Banjir di Buol Sulawesi Tengah Rendam Puluhan Rumah Warga

<p>(Ilustrasi Gambar)</p>
(Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Banjir di Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa 12 Juli 2022 merendam puluhan rumah warga. Peristiwa yang melanda pukul 13.29 WITA terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi sehingga naik ke pemukiman warga.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mengumpulkan laporan dari BPBD setempat, tercatat banjir melanda Desa Bongo dan Bokat 4 di Kecamatan Bokat. Dengan ketinggian banjir 100 sentimeter, total 38 KK atau 74 jiwa terdampak.

“BPBD Kabupaten Buol langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data dan menangani keadaan darurat. Pantauan visual di lokasi menunjukkan kondisi banjir kini telah surut dan warga telah membersihkan rumah mereka dari material yang hanyut saat banjir di Buol,” ucap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu 13 Juli 2022.

Merujuk informasi peringatan dini BMKG saat ini untuk wilayah Sulawesi Tenggara, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada malam dan dini hari meliputi Kota Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Kepulauan Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan Banggai.

Baca: Dukcapil Parigi Moutong Permudah Pengurusan Adminduk

BNPB mengimbau masyarakat dan perangkat daerah setempat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dan perangkat daerah setempat dapat mengambil tindakan pencegahan dengan membersihkan area aliran sungai dari berbagai material yang menghalangi aliran air, memantau peningkatan limpasan air saat hujan dalam waktu lama, dan mengikuti arahan otoritas setempat.

BNPB mengimbau masyarakat dan perangkat daerah setempat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dan perangkat daerah setempat dapat mengambil tindakan pencegahan dengan membersihkan area aliran sungai dari berbagai material yang menghalangi aliran air, memantau peningkatan limpasan air saat hujan dalam waktu lama, dan mengikuti arahan otoritas setempat dalam upaya tanggap darurat banjir. (*/Ikh)

Baca: 17 Sekolah Parigi Moutong Daftar Kurikulum Merdeka Belajar

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Dukcapil Parigi Moutong Permudah Pengurusan Adminduk

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, permudah pengurusan (Adminduk)

Banjir Genangi RSUD Kabelota Donggala, Pasien Dievakuasi

Banjir menggenangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabelota, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala,

17 Sekolah Parigi Moutong Daftar Kurikulum Merdeka Belajar

17 sekolah di Parigi Moutong tercatat melakukan pendaftaran kurikulum merdeka mulai dari jenjang, PAUD, SMP

Polda Sulawesi Tengah Komitmen Berantas PETI Sungai Tabong

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah berkomitmen berantas pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Sungai Tabong,

Pemprov Sulawesi Barat Bakal Tanam 1,2 Juta Mangrove

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat, bakal tanam 1,2 juta mangrove atau bakau sepanjang pesisir pantai Sulawesi Barat upaya untuk

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;