Bawaslu Sulteng Dorong Pemilih Lokal Tolak Praktik Money Politik

<p>Ket Foto: Bawaslu Sulteng (website Bawaslu Sulteng)</p>
Ket Foto: Bawaslu Sulteng (website Bawaslu Sulteng)

Sulawesi tengah, gemasulawesi – Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong pemilih lokal melalui berbagai kegiatan sosialisasi untuk terlibat dalam pemantauan dan sosialisasikan tolak praktik money politik.

“Praktik seperti ini harus secara kolektif melibatkan masyarakat dalam melakukan pengawasan,” ungkap Nasrun, Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Sulteng. 

Bawaslu melihat, permainan money politik telah berkembang menjadi bersifat barter barang dan jasa, baik itu bersumber dari dana pribadi maupun memanfaatkan anggaran publik untuk keuntungan pribadi.

Baca: Bawaslu Parigi Moutong Ingatkan ASN Jaga Netralitas Pemilu

Oleh karena itu, strategi yang ditempuh Bawaslu sebagai pengawas adalah meningkatkan sensitisasi dan pendidikan pemilih dengan melibatkan organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, tokoh agama dan tokoh perempuan. 

Money politik, kampanye bernuansa sarkastik, dan penyebaran berita bohong adalah tindakan yang merusak tatanan demokrasi.

“Untuk mencegah hal seperti itu terjadi, pendidikan pemilih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilu,” kata Nasrun.

Baca: Bawaslu Sulawesi Selatan Usulkan Hoaks Masuk Dalam IKP 2024

Pihak Bawaslu juga semakin gencar mengkampanyekan tolak money politik melalui berbagai sarana sosialisasi, baik itu melalui publikasi media, poster, spanduk maupun baliho yang disebar di beberapa titik ruang publik.

Membangun demokrasi yang kuat dimulai dengan penguatan pendidikan politik, kolaborasi antara penyelenggara, peserta pemilu dan pemilih  untuk menciptakan panggung bersama melawan praktik curang. 

Kedaulatan Demokrasi ditentukan oleh rakyat, sehingga menuju kedaulatan ini, kualitas pemilu dilakukan secara Langsung, umum bebas dan rahasia.

Baca: Bawaslu Kota Palu Usulkan Penempatan ASN di Sekretariat

“Jelas pemilu diselenggarakan dengan prinsip kejujuran dan keadilan, karena semua ini untuk masa depan bangsa, jika dalam prosesnya ada yang mencederai, maka kualitas demokrasi akan rusak,” ungkapnya.

Nasrun menambahkan, setiap tahapan memiliki kemungkinan pelanggaran, termasuk money politik dan penyebaran berita palsu oleh beberapa pihak. (*/dn)

Editor: Muhammad Irfan Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Harkannas Parigi Moutong Momentum Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, optimis agenda Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9 yang bakal

Ratusan Siswa SD Kecewa Batal Tampil di Acara HUT Makassar

Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) kecewa, karena batal tampil di acara HUT Kota Makassar ke-415 padahal sudah dijanjikan.

Kemenkop UKM Gandeng Pemkot Palu Perluas Lapangan Kerja

Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM gandeng Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah untuk membuka lapangan kerja bagi

Pemda Parigi Moutong Bakal Gelar Festival Durian se-Asia

Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, bakal gelar festival durian se-Asia untuk mempromosikan produk unggulan

Staff Khusus Mentan Bekali 75 Orang PPL Sigi Buat Pupuk Organik

Staf khusus Menteri Pertanian (Mentan) bekali 75 orang penyuluh pertanian lapangan (PPL) Sigi dalam soal pembuatan pupuk organik.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan


See All
; ;