Korban Banjir Jeneponto Terima Bantuan Beras 1 Ton

<p>Ket Foto: Bantuan beras bagi korban banjir di Jeneponto (Foto/Screenshoot Facebook Andi Sudirman Sulaiman) </p>
Ket Foto: Bantuan beras bagi korban banjir di Jeneponto (Foto/Screenshoot Facebook Andi Sudirman Sulaiman)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Korban banjir di Kabupaten Jeneponto terima bantuan 1 beras dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu 20 November 2022.

Pemberian bantuan logistik kepada korban banjir di Jeneponto tersebut berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, yang sekaligus berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban banjir.

“Semoga para korban bersabar dan dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Gubernur termuda Indonesia ini.

Ia juga mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah di Sulawesi Selatan terkait kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman bencana pada puncak musim hujan ini.

Baca: Disdik Sulsel Sebut Pembelajaran Sekolah Berjalan Meski Banjir

Dari lembaga/instansi vertikal, dinas di bawah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten/Kota, Kepala Desa/Lurah, Babinkantimbas dan Babinsa.

Sementara itu, Direktur Dinas Sosial Sulsel Andi Irawan Bintang menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa 1 ton beras, serta berbagai perlengkapan logistik lainnya.

“Proses pendistribusian sudah berlangsung sejak kemarin hingga hari ini,” terangnya.

Baca: BPBD Sebut 910 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Makassar

Sementara itu, Sekretaris Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Syarifuddin, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Pemprov Sulsel.

“Atas nama warga desa Pallantikang, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Andi Sudirman atas bantuan yang diberikan. Semoga Pak Gubernur selalu sehat,” katanya.

Menurut data Dinas Ssosial, dua rumah rusak atau dua Kepala Keluarga (KK) terdampak di desa Gunung Silanu, enam rumah rata dengan tanah dan enam rumah rusak parah atau 12 KK terdampak di desa Pallantikang. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Disdik Sulsel Sebut Pembelajaran Sekolah Berjalan Meski Banjir

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebutkan pembelajaran sekolah di 24 kabupaten dan Kota tetap berjalan normal

SAR Gabungan Temukan Serpihan Kepala Korban Longsor Gowa

Search and Rescue (SAR) gabungan temukan serpihan kepala yang diduga korban tanah longsor bernama Muhammad Royan korban longsor Gowa

BPBD Sebut 910 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Makassar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan merilis data sebanyak 910 jiwa yang terkena dampak banjir di

Lomba Memasak Ikan Meriahkan Harkannas ke-9 di Parigi Moutong

Peringatan Harkannas ke-9 di Kabupaten Parigi moutong dimeriahkan dengan lomba memasak serba ikan yang diikuti 30 Provinsi di Indonesia.

Staf Khusus Mentan, Yesiah Ery Tamalagi bersama Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Pantau Ketersediaan Beras di Parigi

Stafsus Mentan, Yesiah Ery Tamalagi melihat langsung ketersediaan beras di Kota Parigi bersama Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;