Cegah Politik Identitas, KPU Sulteng Gencarkan Sosialisasi

<p>Ket Foto: Anggota KPU Provinsi Sulteng Bidang Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Sahran Raden (Foto/Facebook Sahran Raden)</p>
Ket Foto: Anggota KPU Provinsi Sulteng Bidang Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM Sahran Raden (Foto/Facebook Sahran Raden)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Cegah politik identitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), gencarkan sosialisasi ke masyarakat sehingga tidak terjebak pada konteks identitas dalam menentukan pilihan dan menyalurkan hak pilih di Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan Anggota KPU Sulteng Bidang Sosialisasi, partisipasi Masyarakat dan SDM, Sahran Raden, di Palu, Kamis 8 Desember 2022.

“Politik identitas adalah memanfaatkan manusia dengan mengutamakan kepentingan suatu kelompok,” ucap Sahran Raden.

Ia menjelaskan bahwa sosialisasi bahaya politik identitas kepada KPU menjadi prioritas utama dalam sosialisasi pemilu dan pendidikan pemilih di masyarakat.

Baca: Sambut Pemilu 2024, KPU Sulteng Upayakan DPT Berkualitas

Ia mengatakan politik identitas menjadi tantangan bagi KPU karena menyelenggarakan pemilu dan pemilihan serentak kepala daerah.

“Politik identitas masih digunakan oleh individu dan kelompok tertentu dalam kontestasi pada momentum pemilu dan juga pemilihan,” katanya.

Kelompok atau pihak yang terlibat dalam politik identitas cenderung mengeksploitasi orang secara politis berdasarkan kesamaan identitas seperti ras, etnis, dan jenis kelamin atau agama tertentu.

Baca: Komisioner KPU Sulteng Tinjau PPS Kampal

Ia mengatakan, di Indonesia, politik identitas lebih terkait dengan etnis, agama, ideologi dan kepentingan lokal, yang biasanya diwakili oleh elit politik dengan artikulasinya masing-masing.

Selain itu, ia menggambarkan masalah keadilan dan pembangunan daerah sebagai pusat wacana politiknya dan karena itu lebih dipengaruhi oleh ambisi elit lokal untuk tampil sebagai pemimpin, sebuah masalah yang tidak selalu mudah untuk dijelaskan.

Sementara itu, katanya, pemilih terlibat dalam perilaku sosiologis dan psikologis yang terkait langsung dengan politik identitas.

Baca: Tujuh Pasang Calon Diusung PDI-P Provinsi Sulteng Kalah Versi Hitungan Sementara KPU

Misalnya, terangnya, karakter sosiologi, preferensi keputusan terkait dengan individu berupa nilai-nilai agama, kelas sosial, etnis, wilayah, tradisi keluarga.

Karakter psikologis adalah adanya koneksi psikologis yang membentuk orientasi politik seseorang dengan kandidat dan partai politik.

“Padahal pemilih rasional memilih berdasarkan visi, misi dan program, pemilih rasional mengevaluasi latar belakang caleg dan partai politik,” katanya.

Baca: Lantik Pengurus Parpol Jadi Komisioner, KPU Provinsi Sulteng Tabrak PKPU

Oleh karena itu KPU Sulteng gencarkan sosialisasi, harus ada upaya pendidikan untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan bahaya politik identitas yang mengarah pada disharmoni dan fragmentasi sosial. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Enam Parpol di Parigi Moutong Memenuhi Syarat Verifikasi Faktual

Enam partai politik (Parpol) di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah dinyatakan lolos dan memenuhi syarat perbaikan verifikasi faktual

TP PKK Sulsel Dorong Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Tim Penggerak PKK (TP PKK) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mendorong pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas.

Disperindag Morowali Bagikan 3850 Paket Sembako Murah ke Warga Kurang Mampu

Disperindag Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, bagikan 3850 paket sembako murah bagi warga kurang mampu.

Bagian Perekonomian dan SDA Morowali Gelar Pasar Murah Isi Ulang Tabung LPG

Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali menggelar pasar murah isi ulang tabung gas LPG.

Pemkot Makassar Bentuk Unit Layanan Pekerja Disabilitas

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Disnaker membentuk unit layanan untuk pekerja disabilitas. Layanan itu bermanfaat.

Berita Terkini

wave

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana


See All
; ;