Satu Pasien Positif Virus Corona Sulawesi Tengah Meninggal Dunia

<p>Illustrasi pasien positif virus corona meninggal dunia.</p>
Illustrasi pasien positif virus corona meninggal dunia.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi.comSatu lagi pasien positif virus corona di Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggal dunia.

Pasien positif virus corona itu meninggal pada 13 April 2020 pukul 01.11 WITA, setelah melalui perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Kota Palu.

Direktur RSU Anutapura Kota Palu, Dr Hery Mulyadi mengatakan pasien positif virus corona yang meninggal dunia akan langsung dimakamkan sesuai dengan protap dilansir Kementrian Kesehatan RI.

“Pihak Rumah Sakit memakamkannya di lokasi yang telah ditentukan pemerintah setempat,” ungkapnya, Senin 13 April 2020.

Juga sesuai dengan protap Kemenkes RI, tim medis yang melakukan pemakaman sudah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Melalui mobil ambulance beserta sejumlah tenaga medis, pada pukul 07.00 WITA, jenazah pasien diantar menuju lokasi pemakaman di Kelurahan Poboya tepatnya pemakaman khusus penderita virus corona.

Diketahui, pasien yang meninggal dunia itu adalah juga merupakan penderita positif virus corona. Berdasarkan hasil laboratorium RSU Anutapura pada hari Minggu tanggal 13 April 2020.

Baca juga: Jumlah PDP Virus Corona Kota Palu Sulawesi Tengah Berkurang Menjadi Delapan

Kemudian, yang dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSU Anutapura Palu sejak 6 April 2020.

Sehingga, bertambah lagi pasien positif corona meninggal dunia di Sulawesi Tengah. Namun, penambahan data pasien meninggal, masih menunggu update rilis resmi dari gugus tugas pengendalian virus corona Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, data website dinkes.sultengprov.go.id, update virus corona Sulawesi Tengah per 12 April 2020, jumlah positif virus corona meninggal dunia sejumlah dua orang.

Berdasarkan penelusuran, update virus corona Sulawesi Tengah 12 April 2020 pukul 15.45 WIB. Dari 19 terkonfirmasi positif yaitu dua yang dirawat di RSUD Undata, empat di Rumah Sakit Anutapura, dua telah meninggal dunia, satu di RSUD Mokopido, satu RSUD Makassar, tujuh menjalani isolasi mandiri dan dua pasien dinyatakan sembuh.

Dari 24 kasus PDP, 15 diantaranya isolasi mandiri, satu PDP di RSUD Poso, satu di RSU Kabupaten Buol, lima di RSU Anutapura, dan satu di RSUD Undata.

Baca juga: Bertambah 12 ODP Virus Corona Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Positif Corona Sulawesi Barat Menjadi Lima Orang

Update terkini dari website covid19.sulbarprov.go.id, positif corona Sulawesi Barat menjadi lima orang. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Jumlah PDP Virus Corona Kota Palu Berkurang Menjadi Delapan

Data per 12 April 2020, jumlah PDP virus corona Kota Palu berkurang menjadi delapan orang Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai Sulawesi Tengah

Bertambah 12 ODP Virus Corona Sulawesi Tengah

Update virus corona Sulawesi Tengah per 11 April 2020, jumlah ODP virus corona bertambah 12 orang. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

SAR Temukan Nelayan Hilang di Parigi Moutong Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

Tim SAR gabungan temukan nelayan hilang di Parigi Moutong dalam kondisi tidak bernyawa. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai Sulawesi Tengah

Cegah Virus Corona di Parigi Moutong, Ikuti Protokol Kesehatan Berikut

Butuh protokol kesehatan cegah corona di Kabupaten Parigi Moutong.  Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;