DLH Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong

<p>DLH Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong, Minggu 26 April 2020, GemasulawesiFoto/Rafii.</p>
DLH Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong, Minggu 26 April 2020, GemasulawesiFoto/Rafii.

Berita parigi moutong, gemasulawesi.comDinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah mengangkut tumpukan sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ungkap Kepala DLH Parigi Moutong Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh. Irfan, Sabtu 25 April 2020.

Sampah itu diketahui sudah seminggu menumpuk di TPS belakang Pasar Tagunu, akibat pemblokiran warga di rute pembuangan sampah di Tempat pembuangan Akhir (TPA) di Desa Jononunu.

Warga memblokir jalur pembuangan sampah di TPA Jononunu karena adanya kesalahpahaman terkait Desa Jononunu yang akan menjadi tempat penguburan jenazah korban virus corona.

Empat armada truk sampah kembali dioperasikan mengangkut sampah itu ke Desa Jononunu. Setelah sempat truk sampah miliki Pemda itu terparkir di halaman Kantor DLH selama sepekan akibatpemblokiran warga.

“Petugas kami akan beroperasi ekstra untuk segera membersihkan dan mengangkut sampah itu. Semoga armadanya selalu dalam kondisi baik, agar tidak menghambat kerja kami di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga: Total 50 Kasus, PDP Corona Sulawesi Tengah Tambah Tiga Orang

Dari pantauan, petugas pengangkut saampah DLH Parigi Moutong Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapat bantuan alat loader dari Dinas PUPRP.

Dikhawatirkan sampah yang menumpuk itu akan mengganggu kesehatan warga. Apalagi ditengah pandemik virus corona yang sedang melanda.

Bukan tidak mungkin sampah bertumpuk itu, menjadi sumber penyebaran virus corona. Akan berdampak pada warga sekitar, pengunjung dan pedagang pasar serta orang yang sedang melintas.

Terpisah, salah satu tokoh warga Desa Jononunu Om Agam mengatakan, angkutan truk sampah Pemda akan dipersilahkan membuang sampah kembali. Dengan catatan Desa Jononunu tidak menjadi tempat penguburan jenazah korban virus corona Parigi Moutong Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Ada sedikit kesalahpahaman akibat terlambatnya sosialisasi kepada warga. Sehingga, muncul pemblokiran rute pembuangan sampah,” urainya.

Pihaknya kata dia, meminta jaminan dari Pemda Parigi Moutong Sulteng agar wilayahnya tidak dijadikan lokasi pemakaman jenazah korban virus corona.

Walaupun, hingga saat ini belum ada korban meninggal akibat virus corona di Parigi Moutong Sulteng.

Tumpukan sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong menjadi perhatian warga selama sepekan. Baik pedagang dan pembeli di pasar maupun pengendara yang melintas.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Menurut Data Posko Virus Corona Kota Palu, ODP Sudah 215 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Menurut Data Posko Virus Corona Palu Sulteng, ODP Sudah 215 Orang.

Berikut Jadwal Imsakiyah 3 Ramadhan 1441 H Parigi Moutong

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Berikut Jadwal Imsakiyah 3 Ramadhan 1441 H Parimo Sulteng.

Semarak Ramadhan, Karang Taruna Desa Taccorong Bagi-Bagi Takjil

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Ramadhan, Karang Taruna Desa Taccorong Bulukumba Sulawesi Selatan Bagi Takjil

Situasi Terkini Corona Parigi Moutong, Satu PDP dan Empat ODP Baru

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Situasi Terkini Corona Parimo Sulteng, Satu PDP dan Empat ODP Baru

Semakin Melonjak, Positif Corona Kota Palu Tembus 14 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Semakin Melonjak, Positif Corona Palu Sulteng Sudah 14 Orang

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;