Pemdes dan Relawan Desa Bonto Tangnga Bantaeng Bagikan Sembako

<p>Pemdes bersama relawan virus corona Desa Bonto Tangnga Kecamatan Uluere Bantaeng bagikan sembako.</p>
Pemdes bersama relawan virus corona Desa Bonto Tangnga Kecamatan Uluere Bantaeng bagikan sembako.

Berita sulawesi selatan, gemasulawesi.comPemdes bersama relawan virus corona Desa Bonto Tangnga Kecamatan Uluere Bantaeng Sulawesi Selatan (Sulsel) bagikan sembako kepada warga.

“Tujuannya, Pemdes bersama relawan Desa Bonto Tangnga Bantaeng ikut berpartisipasi bagikan sembako secara merata, untuk mengatasi beban warga terdampak virus corona,” ungkap Hariati salah satu Relawan Covid-19 Desa Bonto Tangnga, Minggu 26 April 2020.

Ia mengatakan, sebagai relawan virus corona Desa Bonto Tangnga sangat antusias sekali, walaupun belum mampu memberi secara pribadi. Tapi setidaknya dapat ikut membantu membagikan sembako.

“Sekarang kan bulan suci Ramadhan selain bisa mengisi waktu luang dengan ikut berpartisipasi membantu membagikan sembako kepada warga,” katanya.

Pihaknya langsung membagikan sembako di dua dusun Desa Bonto Tangnga Bantaeng yaitu Dusun Talakayya dan Bungung Barua. Paket sembako yang dibagikan adalah beras, telur, minyak dan indomie.

Ia menjelaskan, bantuan sembako dari Pemdes sebanyak 274 paket dan 23 sembako dari Dinas Sosial.

“Semoga, apa yang diberikan kepada warga bisa bermanfaat dan tentunya apapun itu harus disyukuri. Alhamdulillah sembako yang dibagikan tepat sasaran,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bonto Tangnga Mahmuddin saat dihubungi pesan whatsApp mengatakan, bantuan sembako ini dari Dinas Sosial dan melalui APBDESA Dana Desa.

Diberikan kepada warga secara merata yang terdampak virus corona. Kecuali keluarga yang menjadi sasaran PKH dan BPNT.

Pemdes Bonto Tangnga mengucapkan banyak terimakasih kepada relawan virus corona yang telah ikut berpartisipasi membagikan sembako untuk warga yang terdampak. Pihaknya sangat bangga dengan kerja-kerja kerelawanan penuh keikhlasan sehingga kegiatan sosial dapat terlaksana.

“Semoga dengan adanya pembagian sembako ini, agar kebutuhan pokok warga terpenuhi di tengah pandemi virus corona,” harapnya.

Laporan: Andi Alfian

...

Artikel Terkait

wave

Tiga Kasus Baru, Total PDP Corona Sulawesi Tengah 48 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Tiga Kasus Baru, Total PDP Virus Corona Sulteng 48 Orang

Bertambah, Positif Corona Sulawesi Barat Jadi 35 Orang

Bertambah, Positif corona Provinsi Sulawesi barat (Sulbar) menjadi 35 orang. Berdasarkan data website covid19.sulbarprov.go.id per tanggal 26 April 2020.

Bertambah, Satu ODP Baru Asal Desa Pelawa Induk Parigi Moutong

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Bertambah, Satu ODP Baru Asal Desa Pelawa Induk Parimo Sulteng

DLH Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Tagunu Parigi Moutong

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong DLH Angkut Tumpukan Sampah di TPS Pasar Tagunu Parimo Sulteng

Menurut Data Posko Virus Corona Kota Palu, ODP Sudah 215 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Menurut Data Posko Virus Corona Palu Sulteng, ODP Sudah 215 Orang.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;