Fakta Dibalik Penduduk Manado Memiliki Kulit Cerah: Ternyata Faktor Ini Penyebabnya

<p>Ket Foto: Ilustrasi foto orang yang berjalan di pantai (Foto/Pixabay/Manado)</p>
Ket Foto: Ilustrasi foto orang yang berjalan di pantai (Foto/Pixabay/Manado)

Sulawesi Utara, gemasulawesi – Manado merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara yang dikenal sebagai salah satu kota di Indonesia dengan memiliki penduduk dengan kulit cerah.

Fenomena ini sering menjadi perbincangan, dan banyak orang yang penasaran mengapa orang Manado cenderung memiliki kulit putih.

Faktor utama yang mempengaruhi warna kulit manusia dinamakan dengan melanin.

Melanin disni merupakan suatu pigmen pada kulit yang dapat memproduksi sel-sel kulit dan berfungsi sebagai perlindungi pada kulit dari paparan sinar matahari.

Baca juga: Beredar Kabar Bayi di Tolitoli Lahir dengan Kondisi Genetik Super Langka, Begini Penampakannya

Jadi apabila melanin yang diproduksi semakin banyak maka warna kulit juga akan menjadi gelap.

Namun, terdapat beberapa perbedaan genetik dalam sebuah proses produksi melanin antara satu ras dengan ras yang lain.

Genetik ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan seperti sinar matahari, polusi, dan juga diet.

Ketika melihat rakyat Manado, banyak di antara mereka memiliki campuran darah dari berbagai ras dan juga etnis.

Baca juga: Cuaca Sumatera Barat di Prediksi Cerah Berawan pada Awal Februari

Orang Manado memiliki sebuah sejarah yang panjang dalam perdagangan, dan terdapat banyak budaya yang datang dan pergi dari kota ini.

Oleh karena itu, tidak heran jika orang Manado memiliki banyak pengaruh genetik dari berbagai belahan dunia.

Selain faktor genetik, kondisi lingkungan di Manado juga berperan penting dalam warna kulit manusia.

Sebagai kota yang berada di pesisir laut, suhu udara di Manado cenderung sejuk dan basah sepanjang tahun.

Baca juga: Ini Prakiraan Cuaca Parigi Moutong Sulawesi Tengah 23 November 2019

Hal ini membuat kulit manusia tidak terlalu sering terpapar sinar matahari, sehingga produksi melanin berkurang dan kulit menjadi lebih cerah.

Terakhir, diet juga berpengaruh pada warna kulit manusia.

Orang Manado dikenal dengan makanan khasnya yang banyak mengandung bahan alami seperti ikan, sayuran, dan buah-buahan.

Makanan ini kaya akan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan kulit, sehingga kulit menjadi lebih cerah dan sehat.

Baca juga: Prakiraan Cuaca 7 Februari 2023 di Sulawesi Tengah: Morowali Cerah!

Dalam kesimpulannya, warna kulit orang Manado yang cenderung cerah dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan diet.

Namun, keberagaman dan keragaman manusia adalah hal yang indah, dan kita harus merayakan perbedaan di antara kita sebagai kekayaan budaya yang luar biasa. (*/Riski Endah Setyawati)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

BPPID Sulteng Melakukan Perubahan Nama Menjadi BRIDA Sulteng

Sulawesi Tengah, gemasulawesi &#8211; Pada Selasa 21 Maret 2023 Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (BPPID) Sulawesi Tengah telah merubah nama menjadi Badan Penelitian dan Inovasi Daerah (BRIDA). Menurut Farida Lamarauna Direktur Pusat Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah menjelaskan jika perubahan nomenklatur tersebut sesuai Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang pembentukan BRIDA di daerah. [&hellip;]

Pansus II DPRD Sulawesi Tengah Menggelar Rapat Membahas Raperda Tentang Penyandang Disabilitas di Sulteng

Sulawesi Tengah, gemasulawesi &#8211; Pada Selasa 21 Maret 2023 panitia khusus atau pansus II DPRD Sulawesi Tengah telah menggelar rapat meninjau Peraturan Daerah bagi Penyandang Disabilitas Sulteng di Ruang Baruga Lantai 2 DPRD Prov. Sulawesi Tengah. Dalam keterangan Staf Ahli Gubernur, Nur Salam mengatakan UU No 8 Tahun 2016 8 tentang Disabilitas menjadi acuan penyusunan [&hellip;]

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Baznas Award 2023

Sulawesi Tengah, gemasulawesi &#8211; Provinsi Sulawesi Tengah telah meraih Anugrah Baznas Awarad 2023 di Puri Agung Hotel Sahid Jakarta pada hari Selasa 21 Maret 2023. Wakil Presiden Ma&#8217;ruf Amin yang hadir dalam acara tersebut mengatakan seluruh bagian dari ekosistem zakat harus ditata agar perannya dalam optimalisasi zakat lebih selaras dan saling mendukung.  “Seluruh komponen penyelengaraan [&hellip;]

Resmi Buka Pelatihan Literasi dan Teknik Menulis Rilis Kepala DKIPS Sulawesi Berharap Humas Mampu Bekerja Cepat dan Tepat

Sulawesi Tengah, gemasulawesi &#8211; Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistika (DKIPS) Sudaryano Lamangkona resmi membuka Pelatihan Literasi dan Teknik Menulis Rilis untuk Pegawai Kominfo dan Humas di Restoran Kampung Nelayan Palu pada hari selasa 21 Maret 2023. Sudaryano Lamangkona mengatakan kecepatan dan ketepatan menjadi yang sangat penting saat menyusun rilis suatu peristiwa. “Karena jika [&hellip;]

Mendapatkan Anugerah Desa Wisata 2023 Kakaskasen II Mewakili Sulawesi Utara Masuk Top 75

Kelurahan Kakaskasn II adalah salah satu daerah di Sulawesi Utara yang telah mendapatkan sebuah penghargaan Desa Wisata 2023

Berita Terkini

wave

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana


See All
; ;