Mundur Lebih Awal dari Jabatannya sebagai Wali Kota, Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD Solo, Sampaikan Hal Ini untuk Gibran

Ratusan warga Solo berkumpul di depan Gedung DPRD Solo untuk memberikan salam perpisahan kepada Gibran. Source: Foto/Instagram @jimboengbakoelsoto

Solo, gemasulawesi - Ratusan warga membanjiri halaman Kantor DPRD Solo dalam demonstrasi yang memanas.

Kedatangan ratusan warga ini adalah untuk menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap Gibran Rakabuming Raka setelah pengunduran dirinya sebagai Wali Kota Solo.

Demonstrasi ini terjadi hanya beberapa hari setelah Gibran secara resmi menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada pimpinan DPRD Solo.

Kehadiran warga yang memenuhi halaman DPRD Solo itu tidak hanya sekadar ungkapan simpati, tetapi juga diwarnai dengan berbagai poster bertuliskan "Terima Kasih Gibran" serta yel-yel semangat seperti "Mas Gibran Sakjose". 

Baca Juga:
Tuai Polemik! 107 Guru Honorer Mendadak Dipecat Sepihak oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Diduga Gegara Jadi Korban Kebijakan Ini

Tidak ketinggalan, sejumlah seniman lukis pun turut ambil bagian dengan melukis hasil pembangunan Kota Solo yang dianggap berhasil selama kepemimpinan Gibran.

Diketahui ratusan warga ini berkumpul untuk menyambut kedatangan Gibran yang akan menggelar rapat di gedung DPRD Solo pada Rabu, 17 Juli 2024 siang.

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung dari Presiden Joko Widodo, telah menjabat sebagai Wali Kota Solo sejak 2018. 

Selama masa jabatannya, ia dikenal aktif menginisiasi berbagai program pembangunan dan pengembangan kota yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Solo. 

Baca Juga:
Tanggapi Viralnya Video Emak-emak Bernyanyi dan Berisik di Kereta hingga Ganggu Kenyamanan Penumpang Lain, Begini Penjelasan PT KAI

Di antara pencapaian yang dicatat adalah pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, serta upaya penanganan masalah lingkungan dan kebersihan kota.

Namun, keputusan Gibran untuk mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo, yang sebelumnya dianggap akan bertugas hingga akhir masa jabatannya, menjadi perhatian besar masyarakat. 

Pengunduran diri ini terjadi dalam konteks persiapan Gibran untuk menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia, sebuah jabatan yang akan dilantik pada Oktober 2024 mendatang. 

Alasan yang dikemukakan Gibran untuk mundur lebih awal adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi tugas baru tersebut, bukan untuk kepentingan kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, seperti yang banyak diperbincangkan.

Baca Juga:
Awas! Sindikat TPPO Scam Pekerjaan Paruh Waktu Kini Marak Terjadi, Polisi Tangkap 4 Tersangka dengan Total Kerugian Capai Ratusan Miliar

Dalam pernyataannya kepada media setelah menyerahkan surat pengunduran dirinya, Gibran menegaskan bahwa langkahnya ini bukanlah untuk kepentingan politik praktis, melainkan untuk fokus pada persiapan mengemban tanggung jawab sebagai Wakil Presiden yang efektif. 

Gibran juga mengkomunikasikan keputusannya kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto, serta meminta izin kepada Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kembali ke demonstrasi di depan DPRD Solo, kehadiran ratusan warga ini mencerminkan dukungan kuat terhadap kepemimpinan Gibran selama ini. 

Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan Gibran dalam memajukan Kota Solo, serta harapan agar pembangunan yang telah dimulai dapat terus berlanjut dengan baik di masa mendatang. (*/Shofia)

Bagikan: