Salah Satu Dukungan pada Sektor Perikanan, Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Nelayan Tolitoli Berada di Kecamatan Baolan

Ket. Foto: Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Nelayan Kabupaten Tolitoli Berada di Kecamatan Baolan Source: (Foto/ANTARA/HO-Humas Pemkab Tolitoli)

Tolitoli, gemasulawesi – Menurut laporan, Pemerintah Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar khusus nelayan sebagai salah satu dukungan pada sektor perikanan di daerah tersebut.

Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar khusus nelayan berada di koperasi konsumen nelayan bagang, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam keterangannya pada hari Kamis, tanggal 18 Juli 2024, Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, mengatakan salah satu sektor unggulan di Tolitoli adalah kelautan dan juga perikanan.

Baca Juga:
Berlangsung di Banggai, Pemprov Sulteng Mengadakan Bimtek Implementasi Perizinan/Pengawasan Berusaha Berbasis Risiko dan LKPM Online

“Sektor perikanan di wilayah tersebut adalah salah satu tulang punggung ekonomi daerah di Tolitoli,” katanya.

Dia mengungkapkan harapannya dengan diresmikan SPBU khusus nelayan ini dapat terus dikelola dengan baik, sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang memiliki profesi nelayan.

Dikutip dari Antara, dia memaparkan manfaat adanya SPBU khusus nelayan di Tolitoli dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk nelayan.

Baca Juga:
Ditandai dengan Penandatanganan Prasasti, Gubernur Sulteng Resmikan Gedung Unit Sekolah Baru SMKN 8 Palu

“Tentunya masyarakat nelayan kebutuhan bahan bakarnya dapat terpenuhi dengan mudah, lebih cepat dan juga efisien serta dapat mengurangi beban operasional nelayan,” ucapnya.

Berdasarkan data BPS Tolitoli untuk jumlah perahu kapal penangkap ikan di daerah tersebut tahun 2023 sebanyak 2.309.

Terdiri dari motor tempel 2.030 unit, perahu tanpa motor 439 unit dan kapal motor 340 unit.

Baca Juga:
Bertambah Lagi! Korban Mabuk Kecubung di RSJ Sambang Lihum Kota Banjarmasin Kini Jadi 56 Orang, Salah Satunya Anak di Bawah Umur

Untuk produksi perikanan darat dan laut di Tolitoli mencapai 22.572 ton selama 2023.

Di sisi lain, Pemkab Sigi meningkatkan program penguatan ketangguhan perempuan dan pemuda dengan melibatkan Karsa Institute dan Care Indonesia untuk kesiapan menghadapi bencana alam di daerah tersebut.

Program tersebut menyasar 6 desa di Kabupaten Sigi, yakni Ngatabaru, Pesaku, Rarapadende, Wisolo dan Ramba, serta Pombewe.

Baca Juga:
Tak Ada Anak-anaknya yang Datang, Visum hingga Pemakaman Pasutri Lansia di Bogor yang Ditemukan Meninggal Ditanggung Jemaat GPIB Cipeucang

Sekda Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, mengatakan pemda melibatkan ormas dan instansi terkait untuk membangun kesiapsiagaan serta mengedukasi masyarakat, khususnya menghadapi bencana alam dan krisis lainnya. (Antara)

Bagikan: