Tak Ada Anak-anaknya yang Datang, Visum hingga Pemakaman Pasutri Lansia di Bogor yang Ditemukan Meninggal Ditanggung Jemaat GPIB Cipeucang

Penemuan jenazah sepasang suami istri lanjut usia di rumah mereka di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan.
Penemuan jenazah sepasang suami istri lanjut usia di rumah mereka di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

 

Bogor, gemasulawesi - Kisah tragis yang menimpa pasangan suami istri lanjut usia, Hans D. C. Tomasoa dan Rita Tomasoa-Wattimena, di Bogor, telah menarik perhatian publik setempat.

Kedua lansia ini ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan, tanpa kehadiran anak-anak mereka yang seharusnya menjadi penopang dan penghormatan terakhir mereka.

Bahkan sampai acara pemakaman berlangsung, anak-anak kedua lansia di Bogor ini tak juga datang.

Sehingga seluruh proses visum, peti jenazah hingga pemakaman kedua lansia ini ditanggung sepenuhnya oleh jemaat GPIB Cipeucang.

Baca Juga:
Kontroversi Pemecatan Ratusan Guru Honorer di Jakarta, Plt Kepala Dinas Pendidikan Buka Suara, Singgung Sejumlah Kejanggalan dalam Dapodik

Pemakaman Hans dan Rita dilakukan dengan perhatian dan penghormatan yang layak pada Sabtu, 13 Juli 2024. 

Acara pemakaman dipimpin oleh Pdt. (Em.) J. M. Tambunan, sebagai bentuk penghormatan terakhir dari jemaat dan komunitas sekitar.

Kronologi penemuan jenazah kedua lansia ini bermula dari kekhawatiran tetangga dan jemaat gereja setempat. 

Pada Jumat malam dan Sabtu pagi, Ketua RT setempat mencoba menghubungi anak-anak almarhum, namun tidak mendapat tanggapan. 

Baca Juga:
Teka-teki Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati yang Belum Juga Terkuak, Ternyata Ada Kendala Besar Ini yang Dihadapi Polisi

Pintu rumah mereka tertutup rapat, dan Hans, yang biasanya aktif di komunitas gereja, tidak terlihat keluar rumah dalam beberapa waktu. Kondisi ini memicu kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Pintu rumah pasangan ini tertutup rapat, dan kekhawatiran semakin bertambah ketika Opa Hans, yang biasanya aktif di komunitas gereja, tidak terlihat keluar rumah. Ketidakpastian semakin terasa saat upaya untuk menghubungi mereka terus gagal.

Pada Sabtu pagi, 13 Juli 2024, anggota SP3 (Sungguh Pelayan Tuhan) datang ke rumah pasutri tersebut dengan maksud mengajak mereka untuk menghadiri perjamuan kudus dan membersihkan rumah menjelang acara keluarga yang dijadwalkan. 

Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada jawaban dari dalam rumah, meskipun pintu telah diketuk berkali-kali. 

Baca Juga:
Detik-detik Penjaga Toko Aksesoris Motor di Cikarang Utara Bekasi Ditodong Celurit oleh Perampok Shockbeaker Viral, Begini Kronologinya

Dengan bantuan RT/RW setempat, mereka akhirnya memutuskan untuk membongkar pintu rumah setelah mencium bau yang tidak sedap dari dalam.

Ketika pintu dibuka, ditemukanlah Hans dan Rita telah meninggal dunia di dalam kamar.

Tim visum yang tiba di tempat menentukan bahwa keduanya meninggal sekitar 4-5 hari sebelumnya, pada Selasa atau Rabu, 9 atau 10 Juli 2024. 

Rita, yang menderita strok, diduga meninggal lebih dulu, diikuti oleh Hans.

Baca Juga:
Tuai Kecaman! Sopir Ambulans RSUD AM Djoen Sintang yang Turunkan Jenazah di SPBU Buka Suara, Bantah Tuduhan Pungli dengan Bukti Ini

Masyarakat sekitar, terutama jemaat GPIB Cipeucang di mana pasangan ini aktif beribadah, langsung memberikan dukungan dan perhatian. 

Mereka secara rutin mengunjungi Hans dan Rita, mengadakan perjamuan kudus di rumah mereka, serta membantu membersihkan rumah. 

Setelah kasus ini viral, belakangan diketahui jika satu dari tiga anak almarhum berziarah ke makam dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu kedua orang tuanya. (*/Shofia)

 

...

Artikel Terkait

wave
Hanya Tinggal Berdua, Begini Kronologi Penemuan Pasutri Lansia Tak Bernyawa di Bogor, Ditemukan Berdampingan dalam Kamar Rumahnya

Jenazah pasutri lansia di Kecamatan Jonggol, Bogor, ditemukan telah membusuk di rumahnya oleh warga, berikut kronologi penemuannya.

Terungkap! Pasutri Lansia yang Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya di Bogor Ternyata Dulunya Punya Profesi Mentereng, Ini Sosoknya

Berikut merupakan sosok pasutri lansia yang ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di dalam kamar rumahnya di Bogor.

Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan, Polisi Beberkan Dugaan Sementara Penyebab Pasutri Lansia di Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya

Begini penjelasan polisi soal dugaan sementara penyebab pasutri lansia di Bogor ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya.

Innalillahi! Lama Tak Pernah Dijenguk Anak-anaknya, Pasutri Lansia di Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah dalam Kondisi Membusuk

Pasangan suami istri lansia ditemukan meninggal dalam rumah yang terkunci dengan kondisi sudah membusuk di daerah Jonggol, Bogor.

Pria Lansia Tukang Jahit Sepatu di Mojokerto Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Alami Banyak Luka di Wajah, Begini Kronologinya

Seorang pria lansia yang berprofesi sebagai penjahit sepatu menjadi korban salah tangkap anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;