Baru 7 Kelompok Peternak yang Mendapatkan Bantuan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parigi Moutong sedang Melakukan Pembangunan Unit Olahan Pakan Silase

Ket. Foto: I Wayan Gede Purna, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Saat ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang melakukan pembangunan unit olahan pakan silase atau pakan ternak dengan kualitas gizi baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi, I Wayan Gede Purna, saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Selasa, tanggal 23 Juli 2024.

Dalam kesempatan itu, I Wayan Gede Purna mengatakana untuk sementara ini, baru 7 kelompok peternak yang mendapatkan bantuan pembangunan unit olahan pakan silase itu.

Baca Juga:
Telah Rutin Dikirim ke Pasar Mancanegara, Rata-Rata Produksi Kopi Kahayya Bulukumba dari Petani Dapat Mencapai 2 Ton per Tahun

“Ketujuh kelompok peternak itu tersebar di 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah,” katanya.

Dia merinci, 7 kecamatan itu, yakni Kecamatan Sausu, Parigi Selatan, Balinggi, Tinombo, Ongka Malino, Bolano Lambunu dan Bolano.

Dia menerangkan untuk olahan bahan baku pakan ternak yang akan diproduksi menjadi silase tersebut adalah seperti jerami padi dan rumput gaja.

Baca Juga:
Untuk Mencegah Terjadinya Perkelahian Antar Kelompok Warga, Polres Sigi Memulai Operasi Bina Kusuma Tinombala 2024

Gede Purna memaparkan silase atau pakan ternak kering itu dapat disimpan hingga bulanan bahkan tahunan.

Bahkan menurutnya, jika semisal produktivitas kelompok telah jalan dan dapat memproduksi dengan jumlah banyak, maka kelompok itu dapat menjual sebagian hasil olahannya untuk dijadikan penghasilan tambahan kelompok.

Dia juga menyampaikan bahwa pembiayaan program pembangunan unit olahan pakan silase itu bersumber dari DAK atau Dana Alokasi Khusus.

Baca Juga:
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Sekda Provinsi Sulteng Sebut Perlu untuk Bekerja Sama dalam Mengatasi Berbagai Tantangan

“Selain itu, pihak kami saat ini juga sedang ada program inovasi baru terhadap hewan ternak, yaitu TE atau Transfer Embrio dengan kualitas baik,” ucapnya.

Dia mengungkapkan untuk di Provinsi Sulawesi Tengah, baru Kabupaten Parigi Moutong yang berani melakukan TE.

I Wayan Gede Purna menyampaikan pihaknya berharap semoga program-program yang dilaksanakan ini dapat memberikan pengetahuan baru untuk para kelompok ternak serta dapat bermanfaat dan memberikan hasil yang maksimal untuk kemajuan kelompok. (*/Abdul Main)

Bagikan: