23 Orang Jadi Korban Kasus Penipuan Kredit Rumah di Palopo

<p>(Ilustrasi Foto)</p>
(Ilustrasi Foto)

Hukum, gemasulawesi – Sebanyak 23 orang jadi korban kasus penipuan dan penggelapan kredit rumah di Palopo, Sulawesi Selatan.

Salah satu korban kasus penipuan kredit rumah di palopo bernama Muh Ilham, dia mengaku tertipu saat akan membeli rumah secara kredit. Dia juga sudah menyerahkan sejumlah uang pada pelaku dengan harapan rencananya untuk membeli rumah bisa dipercepat.

Terduga penipu adalah tetangga korban dan pengembang rumah yang akan dibelinya. Namun, setelah uang tersebut disumbangkan, ternyata digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Ia mengaku pernah dimintai uang untuk membantu membayar petugas polisi yang akan pergi menangkap tersangka di Mataram. Permintaan itu diajukan tiga kali. Baik diminta secara langsung atau melalui telepon.

Baca: Penyelundupan Sabu Dalam Botol Sampo ke Rutan Jeneponto Digagalkan

“Tapi kami tidak merespon karena tidak punya uang. Kami juga memberikan informasi terkait keberadaan terduga penipu, tetapi tidak ada tindak lanjut,” jelas Muh Ilham.

Sementara itu, Penyidik ​​dari Satuan Reserse Kriminal Palopo Unit Polda Sulawesi Selatan berinisial Brigpol DS yang diduga meminta uang membantah tudingan tersebut.

“Kami tidak pernah meminta uang. Sebenarnya, kami meminta bantuan, tetapi kami tidak meminta uang, dibantu itu maknanya luas, minta untuk didoakan juga termasuk bantuan,” ucap Brigpol DS saat dimintai keterangan.

Brigpol DS kemudian menjelaskan bahwa pengaduan korban sudah ditangani. Urusan ini tidak dilewatkan begitu saja. Polisi juga mengatakan saat ini brigpol DS masih mengumpulkan informasi tentang keberadaan tersangka. (*)

Baca: Pemerintah Indonesia Sudah Memberangkatkan 5.945 Jemaah Haji

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Penyelundupan Sabu Dalam Botol Sampo ke Rutan Jeneponto Digagalkan

Penyelundupan narkoba jenis sabu dalam botol sampo ke dalam Rutan Kelas II B Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Urusan Harta Gono-Gini, Pria Asal Kendari Bacok Mantan Istri Berkali-Kali

Urusan harta gono-gini, seorang pria berinisial SR (40) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, ditangkap oleh Polisi karena telah melakukan

Polres Poso Ringkus Dua Pelaku Kasus Pembobolan ATM Dan Pencurian

Polres Poso, Sulawesi Tengah, berhasil ringkus pelaku dan ungkap dua kasus tindak pidana pencurian oleh karyawan Alfamidi Tentena

Korupsi Honor Satpol PP Makassar, Kejati Segera Tetapkan Tersangka

Korupsi Honor Satpol PP di 14 Kecamatan se Kota Makassar di tahun 2017-2020, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan akan segera

Dituding Belum Bayar Arisan Artis Krisna Mukti Dilaporkan ke Polisi

Dituding belum bayar arisan, artis Krisna Mukti dan beberapa orang lainnya dilaporkan ke Polisi, pengaduan terhadap

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;