Pasca Selingkuhi Istri Rekan, AKP ZA Dimutasi Dari Polres Way Kanan

<p>(Ilustrasi)</p>
(Ilustrasi)

Berita Hukum, gemasulawesi – Pasca selingkuhi istri rekan sendiri, kini Ajun Komisari Polisi (AKP) ZA telah dimutasi dari posisinya sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Way Kanan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Lampung, Komisaris Besar Polisi Zahwani Pandra Arsyad.

“Mantan Kapolres Way Kanan AKP ZA sudah dimutasi,” ucapnya pada awak media, Senin, 27 Juni 2022.

Dia menjelaskan, penyerahan AKP ZA berdasarkan telegram dari Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno. Nomor telegram ST/430/VIKEP./2022 per 26 Juni 2022. Ditambahkannya, posisi AKP ZA kini diduduki AKP Elvis Yani.

Baca: Pemprov Sulawesi Tengah Tingkatkan Komoditas Ekspor Unggulan

Ia mengatakan, yang bersangkutan AKP Elvis Yani lolos uji kompetensi profesional (penilaian) calon Kasat lantas.

Pasca kejadian mutasi AKP ZA sebelumnya diberitakan video seorang polisi yang digeledah oleh warga sekitar yang diduga selingkuhi istri rekan sendiri beredar luas, berdasarkan dari kejadian itu diduga polisi yang digeledah adalah AKP ZA yang merupakan Kasatlantas Polres Way Kanan, Lampung.

Dalam kejadian tersebut, beberapa warga dan polisi terlihat berada di salah satu ruangan rumah tersebut. Tak lama kemudian, AKP ZA yang wajahnya tertutup jaket biru tua, diseret dari ruangan oleh anggota polisi.

Saat AKP ZA dibawa kabur dengan mobil, warga meneriaki polisi dan menuntut agar jaket yang menutupi wajahnya dilepas. Polisi yang mengamankan lokasi meminta warga untuk tenang.

Kapolres Way Kanan, AKBP Teddy Rachesna membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan warga terhadap anggota polisi berpangkat AKP yang bertugas di Polres Way Kanan. Menurut Kapolres, penggerebekan itu terjadi pada Kamis dini hari, 23 Juni 2022.

“Benar ada kejadian, razia dilakukan oleh masyarakat didampingi polisi pada Kamis pagi sekitar pukul 02.00 di Kampung Negeri Baru,” ucap Kapolres Way Kanan AKBP Teddy dalam keterangannya, Jumat, 24 Juni 2022. (*Ikh)

Baca: Berlibur di Pantai Gong Sulawesi Tenggara, Tiga Bocah Terseret Ombak

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Usai Bunuh Bayinya, Seorang Ibu di Jawa Timur Malah Pergi Gathering

Usai bunuh bayinya, diketahui seorang ibu inisial ES malah pergi ikut gathering suami ke Yogyakarta, bayi laki-laki berusia lima bulan

Kuasa Hukum Dito Mahendra Beberkan Alasan Nikita Mirzani Dilaporkan

Kuasa hukum Dito Mahendra, Yafet Rissy beberkan alasan kliennya akhirnya melaporkan Nikita Mirzani ke Polresta Serang

Selingkuhi Istri Rekan, Kasat Lantas Polres Way Kanan Digerebek Warga

Selingkuhi istri rekan, oknum perwira polisi AKP ZA yang menjabat sebagai Kasatlantas Polres Way Kanan, Lampung,

Sakit Hati Ditegur Sang Anak, Ayah Bunuh Anak Sendiri di Makassar

Sakit hati karena ditegur sang anak, seorang ayah Bernama Rahman, ditangkap polisi karena membunuh anaknya sendiri, di Makassar

Penyelundupan Sabu Asal Malaysia, Digagalkan TNI Angkatan Laut

Penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 29 kilogram dan 60 ribu butir ekstasi yang dibawa asal Malaysia menuju Indonesia

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;