Penyelundupan Sabu Asal Malaysia, Digagalkan TNI Angkatan Laut

<p>(Foto Istimewa)</p>
(Foto Istimewa)

Berita Hukum, gemasulawesi – Penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 29 kilogram dan 60 ribu butir ekstasi yang dibawa asal Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut, Perairan Asahan, Sumatera Utara, TNI Angkatan Laut (AL) berhasil gagalkan dan mengamankan dua tersangka dalam kejadian tersebut.

Hal itu diungkapkan Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah dalam keterangan tertulis di Medan, pada hari Rabu 22 Juni 2022.

“Kedua tersangka yakni berinisial S dan RS, merupakan warga kota Tanjungbalai,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Rabu 22 Juni 2022.

Arsyad menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi asal Malaysia di Perairan Asahan. Berdasarkan informasi tersebut, Fleet One Rapid Response Team (F1QR) TNI AL melakukan patroli laut di Pangkalan Tanjungbalai Asahan (Lanal TBA) pada 21 Juni dan menemukan sampan Kaluk yang mencurigakan.

Baca: Viral Bacok Belasan Warga, Pria di Sulawesi Utara Diduga Gangguan Jiwa

Arsyad mengatakan dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan 29 bungkus sabu dan 12 bungkus berisi 60 ribu butir ekstasi yang disembunyikan di dalam fiber box ikan bersama dua tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial F untuk menjemput narkoba di tempat yang telah ditentukan di tengah laut.

“Untuk melanjutkan perkara ke pengadilan, kami sudah menyerahkan kasus ini ke BNN Provinsi Sumut,” jelasnya. (*Ikh)

Baca: Pesta Demokrasi Pilkades, Pemda Parigi Moutong Ajak Junjung Sportifitas

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Viral Bacok Belasan Warga, Pria di Sulawesi Utara Diduga Gangguan Jiwa

Viral bacok belasan warga di Kotamobagu, Sulawesi Utara, dihebohkan dengan aksi seorang pria IM yang membacok 12 warga yang tidak bersalah

Tata Kelola Keuangan Desa Bambalemo Parigi Moutong Disebut Buruk

Tata kelola keuangan Desa Bambalemo, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, dinilai masuk dalam kategori buruk setelah

Putra Buya Arrazy Hasyim Tewas Tertembak Pistol Polisi, Keluarga Ikhlas

Putra Buya Arrazy Hasyim Tewas Tertembak Pistol Polisi, Keluarga Ikhlas, AKP Polisi M Ganantha menjelaskan

Diduga Kasus Narkoba, Dua Polisi di Maluku Dibekuk Rekan Sendiri

Diduga terlibat kasus narkoba, dua oknum polisi Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berinisial AS, dan FR, dibekuk rekannya sendiri

Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Bentrok Dengan Warga

Rombongan pengantar jenazah terlibat bentrok dengan warga di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan laporan dari kejadian

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;