Diharapkan Berakhir, Kepala Bantuan PBB Sebut Perang Gaza di Luar Imajinasi dan Belum Setengah Selesai

Ket. Foto: Kepala Bantuan PBB Menyatakan Jika Perang Gaza di Luar Imajinasinya Selama Ini (Foto/X/@UNRWAPartners)
Ket. Foto: Kepala Bantuan PBB Menyatakan Jika Perang Gaza di Luar Imajinasinya Selama Ini (Foto/X/@UNRWAPartners) Source: (Foto/X/@UNRWAPartners)

Internasional, gemasulawesi – Dalam wawancara terbarunya, Kepala Bantuan PBB, Martin Griffiths, menyatakan jika perang yang sedang berlangsung di Palestina terutama di Jalur Gaza masih jauh dari selesai.

Kepala Bantuan PBB Martin Griffiths juga menyebutkan perang Palestina dapat memburuk dalam beberapa minggu mendatang.

Martin Griffiths menyampaikan jika perang belum berakhir dan belum berakhir setengahnya.

Baca Juga: Baru Dirilis, Jajak Pendapat Terbaru Laporkan Mayoritas Warga Amerika Tidak Setuju dengan Manajemen Biden Atas Agresi

Martin Griffiths yang dikenal dengan keahliannya dalam mediasi dan kemanusiaan, menggambarkan situasi di Jalur Gaza sebagai krisis kemanusiaan yang terburuk yang pernah dia saksikan selama ini.

Diketahui jika Israel juga terus menuntut agar Sekjen PBB Antonio Guterres mengundurkan diri menyusul pernyataannya tentang Hamas.

Griffiths juga menghadapi tantangan saat melakukan kunjungan ke Israel setelah pernyataannya di sebuah media.

Baca Juga: Tembak 3 Warga Negara Sendiri, Budaya Impunitas Dikhawatirkan Meningkat dalam Budaya Militer Penjajah Israel

Martin Griffiths dilaporkan mengeluarkan statement jika situasi di Gaza sebagai yang terburuk yang pernah ada.

“Tidak seperti krisis global lainnya dimana orang dapat melarikan diri, di Gaza, semua orang terjebak tidak dapat pergi kemanapun,” katanya menjelaskan pernyataannya tersebut.

Dia menambahkan rakyat Palestina sekarang ini tidak memiliki rencana untuk masa depan mereka.

Baca Juga: Nilai Telah Kecewakan Gaza, Ketua ICRC Sebut Perang Palestina Adalah Kegagalan Moral Dunia

“Krisis di Gaza di luar imajinasi saya,” ujarnya.

Laporan lain juga menyampaikan bencana kemanusiaan di Gaza juga ditandai dengan penyakit dan juga kelaparan yang mengakibatkan semakin banyak rakyat Palestina yang mengalami kematian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bantuan PBB tersebut menyiratkan jika jumlah korban tewas yang diumumkan pihak Palestina sekarang ini adalah angka yang terlalu rendah.

Baca Juga: Ibu dan Anak Perempuannya Ditembak Mati, Ini tentang Gereja Katolik Keluarga Kudus yang Diserang Penjajah Israel

Dia membandingkannya dengan gempa bumi Turki yang terjadi beberapa waktu yang lalu dimana jumlah korban jiwa meningkat 2 kali lipat setelah puing-puing reruntuhan dibersihkan.

“Saya tidak melihat bukti bahwa perang Israel akan dilakukan dengan kekerasan yang lebih sedikit di Khan Younis dan wilayah selatan Gaza mengingat Israel menjanjikan ini sebelumnya,” jelasnya.

Martin Griffiths mengungkapkan jika kenyataan di lapangan sangat berbeda dengan konflik yang lebih intens dibandingkan berkurang seperti yang dijanjikan.

Baca Juga: Dipindahkan ke Lokasi yang Anonim, Penjajah Israel Dituduh Hilangkan Paksa Pemimpin Palestina Marwan Barghouthi

“Sebelum perang, sekitar 500 truk melintasi Gaza setiap harinya melalui berbagai pos pemeriksaan, namun kini jumlahnya jauh lebih sedikit,” akunya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Berjuang Bertahan Hidup, Pasar Gelap Berkembang di Palestina Karena Perang

Laporan menyebutkan jika pasar gelap berkembang di Palestina karena perang dan itu semakin menyulitkan keadaan para pengungsi.

Korban Jiwa Tembus 20 Ribu, Ini Bagaimana Aparat Intelijen dan Keamanan Penjajah Israel Gagal Antisipasi Operasi Hamas

Berikut ini adalah bagaimana intelijen dan aparat keamanan Israel gagal untuk mengantisipasi operasi yang dilakukan Hamas awal Oktober lalu.

Hamas Lakukan Perekrutan di Lebanon, Apa Dampaknya untuk Hizbullah?

Ini dampak untuk Hizbullah dari perekrutan yang dilakukan oleh Hamas di Lebanon untuk mendapatkan anggota-anggota baru.

Aksi Solidaritas, Aktivis Serukan Masyarakat Dunia Berhenti Gunakan Kartu Kredit hingga Seminggu

Para aktivis pro-Palestina menyerukan kepada masyarakat dunia untuk berhenti menggunakan kartu kredit selama 24 jam hingga 1 minggu.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;