Masih Lancarkan Agresi, Hampir 66 Persen Pekerjaan di Gaza Hilang Sejak Perang Dimulai

Ket. Foto: Laporan Menyebutkan Jika Hampir 66 Persen Pekerjaan di Jalur Gaza Hilang Sejak Agresi Dimulai (Foto/X/@DrTedros)
Ket. Foto: Laporan Menyebutkan Jika Hampir 66 Persen Pekerjaan di Jalur Gaza Hilang Sejak Agresi Dimulai (Foto/X/@DrTedros) Source: (Foto/X/@DrTedros)

Internasional, gemasulawesi – Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan kantor statistik Palestina merilis data terbaru mereka baru-baru ini yang menyatakan jika hampir 66% pekerjaan telah hilang di Jalur Gaza sejak perang dimulai tanggal 7 Oktober 2023 lalu.

Data yang sama menyebutkan jika pekerjaan warga Palestina berkurang dua pertiganya di Jalur Gaza dari biasanya, yang menjadi sasaran utama perang.

Ini berarti setara dengan 192.000 pekerjaan sejak agresi Israel dimulai.

Baca Juga: Hasilnya Dikatakan Mengejutkan, Separuh Pemilih AS Usia Muda Lebih Memilih Mendukung Hamas Dibandingkan Penjajah Israel

Selain itu, berdasarkan data tersebut, dampak limpahan perang terhadap perekonomian wilayah Tepi Barat yang diduduki juga signifikan.

Di Tepi Barat, terdapat pengurangan sepertiga lapangan kerja yang tersedia yang setara dengan 276.000 lapangan kerja.

Fakta lain adalah hilangnya pasar kerja di Jalur Gaza dilaporkan memperburuk kondisi yang telah mengerikan yang terjadi di wilayah yang diblokade yang bahkan sebelum konflik ini terjadi.

Baca Juga: Diharapkan Berakhir, Kepala Bantuan PBB Sebut Perang Gaza di Luar Imajinasi dan Belum Setengah Selesai

Laporan yang sama menyampaikan warga Palestina di Jalur Gaza telah lama bergulat dengan tingginya tingkat kemiskinan, kerentanan dan juga menjadi salah satu tempat dengan tingkat pengangguran yang paling tinggi di dunia.

Presiden Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS), Ola Awad, menuturkan krisis karena perang ini telah menyebabkan apa yang dinamakan distorsi besar dalam struktur ekonomi Palestina.

“Tingkat pengangguran di Jalur Gaza kini setelah perang telah melebihi lebih dari tiga perempat angkatan kerja yang ada jik dihitung dan ini jika dihitung sekitar sepertiga angkatan kerja di Tepi Barat merupakan pengangguran,” katanya.

Baca Juga: Baru Dirilis, Jajak Pendapat Terbaru Laporkan Mayoritas Warga Amerika Tidak Setuju dengan Manajemen Biden Atas Agresi

Awad menegaskan jika ini mencapai tingkat pengangguran tertinggi dalam beberapa dekade.

PCBS memaparkan bahwa ini adalah bencana kemanusiaan dalam skala besar yang telah mendatangkan malapetaka pada pasar tenaga kerja akan mengakibatkan kesulitan seumur hidup bagi penduduk Palestina.

Selain itu, juga menyebabkan ketergantungan sepenuhnya pada bantuan dari komunitas internasional.

Baca Juga: Tembak 3 Warga Negara Sendiri, Budaya Impunitas Dikhawatirkan Meningkat dalam Budaya Militer Penjajah Israel

Wakil Direktur  Regional ILO, Peter Rademaker, mengatakan bahwa warga Palestina di Jalur Gaza akan berada dalam kemiskinan selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun mendatang karena perang ini.

Rademaker menyampaikan pasar tenaga kerja telah sangat membuat rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza di Palestina bahkan sebelum perang ini dimulai.

“Tidak ada seorang pun yang akan memberikan uang kepada mereka secara gratis atau cuma-cuma begitu saja di dunia ini dan para pengungsi itu akan semakin bergantung pada bantuan internasional,” jelasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Nilai Telah Kecewakan Gaza, Ketua ICRC Sebut Perang Palestina Adalah Kegagalan Moral Dunia

Baru-baru ini, Ketua ICRC menegaskan jika perang Palestina yang belum berakhir merupakan kegagalan moral dari komunitas internasional.

Ibu dan Anak Perempuannya Ditembak Mati, Ini tentang Gereja Katolik Keluarga Kudus yang Diserang Penjajah Israel

Ini tentang Gereja Katolik Keluarga Kudus yang menjadi tempat tewasnya ibu dan anak perempuan Palestina yang dibunuh penembak jitu Israel.

Dipindahkan ke Lokasi yang Anonim, Penjajah Israel Dituduh Hilangkan Paksa Pemimpin Palestina Marwan Barghouthi

Israel dituduh menghilangkan paksa pemimpin Palestina Marwan Barghouthi yang telah dipindahkan paksa ke lokasi penahanan anonim.

Berjuang Bertahan Hidup, Pasar Gelap Berkembang di Palestina Karena Perang

Laporan menyebutkan jika pasar gelap berkembang di Palestina karena perang dan itu semakin menyulitkan keadaan para pengungsi.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;