Banyak Penderitaan, Ahli Sebut Rencana Penjajah Israel di Jalur Gaza Masih Dapat Digagalkan

Ket. Foto: Ahli Berpendapat Jika Rencana Israel di Jalur Gaza Masih Dapat Digagalkan (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto: Ahli Berpendapat Jika Rencana Israel di Jalur Gaza Masih Dapat Digagalkan (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi - Baru-baru ini, ahli sekaligus Direktur Pusat Penelitian dan Studi Kebijakan Arab, Dr Azmi Bishara, dalama wawancara terbarunya menyatakan jika masih terdapat kemungkinan untuk menggagalkan rencana Israel di Jalur Gaza.

Selain itu, Dr Azmi Bishara menyatakan rencana lainnya yang masih dapat digagalkan adalah rencana melawan perlawanan Palestina oleh pemerintah Amerika Serikat yang berkoordinasi dengan beberapa negara Arab untuk membentuk ‘hari setelah perang’.

Dr Azmi Bishara menegaskan hal ini dapat digagalkan dengan melakukannya melalui persatuan, kewaspadaan dan pembangunan koalisi Palestina.

Baca Juga: Banyak Air Mata yang Tumpah, Reaksi Tentara Penjajah Israel terhadap Operasi Hamas Telah Lalui 4 Fase Berbeda

“Namun, Israel mungkin masih mampu untuk menentukan hasil perang yang menguntungkan mereka,” katanya.

Dia menyebutkan sementara itu, sikap Amerika Serikat yang diketahui mendukung Israel tidak berubah meskipun baru-baru ini diketahui terdapat tanda-tanda keretakan yang terjadi antara hubungan Israel dan AS.

“Tidak ada jaminan Israel akan berhasil dalam rencana menjadikan Jalur Gaza di bawah kendali mereka, bahkan dengan persetujuan negara-negara Arab,” tegasnya.

Baca Juga: Israel Katakan Perang Gaza Seperti PD II, Ahli Sebut Hal Ini Membenarkan Kebrutalan

Bishara menyampaikan jika menurut analisisnya, Israel sedang merencanakan sistem apartheid sepenuhnya.

Selain itu, Dr Azmi Bishara menuturkan jika satu-satunya yang membedakan antara Israel dengan AS adalah pendekatan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang disepakati mereka.

“Arah yang dituju adalah transisi yang dimulai dari akhir Januari hingga pertengahan Februari,” jelasnya.

Baca Juga: Korban Terus Berjatuhan, Kemenlu Palestina Tuduh Penjajah Israel Eksploitasi Perang untuk Rebut Kendali Masjid Al Aqsa

Selain itu, arah tujuan yang lainnya adalah dari fase yang terjadi saat ini ke fase baru dimana nantinya tindakan yang diambil akan ditujukan khusus ke sasaran, pemimpin dan terowongan Hamas.

“Saya juga percaya jika tidak ada seorang pun yang tahu fase ini akan terjadi berapa lama, terutama karena puing-puing telah menjadi masalah untuk Israel sebab telah menjadi tempat untuk para pejuang melakukan operasi mereka,” terangnya.

Dr Azmi Bishara memaparkan jika yang diperlukan adalah demonstrasi besar-besaran di seluruh dunia Arab karena hal inilah yang diprediksi akan membuat Amerika Serikat khawatir bahwa tindakan yang sedang dilakukan Israel sekarang akan menimbulkan resiko untuk stabilitas kawasan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Puncak Natal Jatuh di 25 Desember, Tradisi Kristen di Betlehem Diwujudkan dalam Tanggal Perayaan yang Berbeda

Diketahui jika tradisi Kristen di Betlehem diwujudkan di dalam tanggal perayaan yang berbeda, meskipun puncaknya di tanggal 25 Desember.

Sejak Perang Dimulai, Penjajah Israel Dilaporkan Telah Menangkap Hampir 4700 Orang di Tepi Barat

Sebuah laporan baru-baru ini menyatakan jika hampir 4.700 orang telah ditangkap oleh Israel sejak perang Palestina dimulai di awal Oktober.

Definisikan Ulang Natal di Tengah Perang, Umat Kristen Palestina Sebut Yesus Lahir di Reruntuhan

Mendefinikan ulang Natal di tengah perang Palestina, umat Kristen Palestina menyebutkan bahwa bayi Yesus lahir di bawah reruntuhan.

Masih Terus Bombardir, Ahli Sebut Einstein Telah Ramalkan Penjajah Israel 75 Tahun Lalu

Salah seorang ahli menyebutkan jika ilmuwan jenius Albert Einstein telah meramalkan tentang Israel dan Palestina 75 tahun yang lalu.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;