Banyak yang Dikebumikan di Pemakaman Massal, Gaza Disebutkan Kini Menjadi Kuburan Terbuka

Ket. Foto: Laporan Menyebutkan Gaza Kini Menjadi Kuburan Terbuka (Foto/X/@MarioNawfal)
Ket. Foto: Laporan Menyebutkan Gaza Kini Menjadi Kuburan Terbuka (Foto/X/@MarioNawfal) Source: (Foto/X/@MarioNawfal)

Internasional, gemasulawesi – Dengan waktu berbulan-bulan agresi yang dilakukan Israel di Jalur Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023 lalu telah menghasilkan kehancuran untuk Jalur Gaza.

Banyak keluarga-keluarga Palestina yang harus menguburkan jenazah orang-orang terdekat mereka di kuburan massal darurat karena tempat pemakaman telah kehabisan ruang.

Human Rights Watch, Euro-Med, mengungkapkan bahwa 125 kuburan massal telah digali di berbagai provinsi di Jalur Gaza, baik itu di lingkungan perumahan, halaman, alun-alun, jalan, pasar, rumah sakit, sekolah, ruang pernikahan dan stasiun olahraga.

Baca Juga:
Jadi Tempat Pembunuhan Wakil Ketua Hamas, Ini tentang Kamp Pengungsi Palestina yang Banyak Terdapat di Lebanon

Dikatakan jika kuburan-kuburan tersebut seharusnya berfungsi sebagai tempat peristirahatan sementara untuk mereka yang menjadi korban agresi.

Dilaporkan jika rencananya adalah memindahkan jenazah-jenazah tersebut ke pemakaman utama dan resmi di kota setelah perang resmi berakhir.

Kepala Observatorium Euro-Med, Ramy Abdu, menyatakan jika operasi pemakaman menghadapi kesulitan besar karena hilangnya sebagian besar atau seluruh anggota keluarga.

Baca Juga:
Hasilkan Banyak Penderitaan, Penulis Penjajah Israel Sebut Hamas Hadirkan Front Persatuan

“Hal ini menyebabkan prosedur penguburan menjadi tidak mungkin karenanya, selain karena rumah sakit juga harus dihadapkan pada kesulitan menerima korban yang meninggal, terlebih dengan penghentian operasi di kota Gaza dan wilayah utara,” jelasnya.

Banyak halaman rumah sakit yang kini telah diubah menjadi komplek kuburan massal.

Salah satu jurnalis Palestina, Adham Al-Sharif, mengungkapkan satu-satunya pilihan untuk warga Palestina adalah menguburkan korban agresi di kuburan massal baru mengingat jumlah korban dan ketidakmampuan menjangkau banyak korban.

Baca Juga:
Disebut Langgar Kode Etik, Wakil Ketua Wanita PBB Akan Hadapi Penyelidikan Karena Postingan Media Sosial

“Gaza telah menjadi kuburan raksasa, dengan orang-orang yang terpaksa untuk menguburkan jenazah mereka di sekolah, rumah sakit, pasar, rumah dan jalan, karena mereka tidak dapat sampai ke kuburan,” ujar Muhammad Shehada, yang merupakan Kepala Komunikasi Observatorium Euro-Med.

Dia menambahkan lusinan jenazah membusuk di jalan-jalan dengan kucing dan anjing yang menggigit beberapa diantaranya.

Yang lebih mengerikan lagi adalah pasukan Israel berulang kali menodai kuburan di Gaza dengan menghancurkan atau merusak kuburan.

Baca Juga:
Tuntutan Hukum dari Afrika Selatan, Penjajah Israel Antisipasi Kemungkinan ICJ Paksa Hentikan Agresi

Disebutkan juga jika Israel menahan sisa-sisa puluhan warga Palestina yang terbunuh di Gaza sejak Oktober.

Laporan menyampaikan terdapat indikasi adanya penggalian dan pencemaran jenazah yang telah dikuburkan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Hamas Disebut Lakukan Penyerangan Seksual, Polisi Penjajah Israel Dilaporkan sedang Berjuang Menemukan Korban

Menurut laporan, saat ini polisi Israel sedang berusaha untuk menemukan korban penyerangan seksual oleh Hamas.

Banyak yang Meninggal, Penduduk Beirut Melihat Sejarah Terulang Kembali di Gaza

Beberapa penduduk Beirut mengakui jika mereka seperti terulang kembali di Gaza dengan genosida yang sekarang sedang dilakukan Israel.

Penderitaan Gaza, Sejumlah Pakar Akui Kaum Lelaki Palestina Dianggap Teroris yang sedang Berkembang

3 orang pakar menyebutkan jika kaum laki-laki Palestina seringkali dianggap sebagai teroris yang sedang berkembang, baik tua ataupun muda.

Afrika Selatan Ajukan Penjajah Israel ke ICJ untuk Tuduhan Genosida, Yordania Dilaporkan Akan Mendukung

Menurut laporan, Yordania mendukung langkah dari Afrika Selatan yang mengajukan Israel ke ICJ untuk tuduhan genosida terhadap Palestina.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;