Selain Kongo, Chad dan Rwanda Bantah Telah Lakukan Diskusi dengan Penjajah Israel tentang Penerimaan Pengungsi Palestina

Ket. Foto: Chad dan Rwanda Membantah Melakukan Diskusi untuk Menampung Pengungsi Palestina dengan Israel (Foto/X/@UNRWA)
Ket. Foto: Chad dan Rwanda Membantah Melakukan Diskusi untuk Menampung Pengungsi Palestina dengan Israel (Foto/X/@UNRWA) Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Selain Republik Demokratik Kongo, Chad dan Rwanda juga telah membantah laporan yang menyebutkan mereka telah melakukan diskusi dengan Israel mengenai penerimaan pengungsi Palestina di wilayah negara mereka.

Sama halnya dengan Republik Demokratik Kongo yang telah menampik kabar tersebut dengan merilis pernyataan resmi beberapa waktu yang lalu, Rwanda dan Chad, kedua negara Afrika tersebut mengatakan bahwa mereka belum melakukan diskusi dengan pejabat Israel seperti yang dilaporkan media Israel di awal pekan.

Juru bicara Chad pada akhir pekan menegaskan pemerintah Chad dengan tegas menyangkal tuduhan baru-baru ini yang disiarkan oleh salah satu saluran televisi Israel, yang mengklaim bahwa pembicaraan antara Israel dengan Chad berlangsung dengan tujuan menerima ribuan warga Palestina dari Gaza.

Baca Juga:
Dengar Pendapat Sebentar Lagi, Ini Pengacara yang Akan Wakili Afrika Selatan dan Penjajah Israel di ICJ

“Komitmen kami terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional melarang perjanjian dalam bentuk apapun untuk mengusir warga dari Gaza, ataupun berpartisipasi dalam tindakan tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Rwanda di waktu yang sama, melalui Kementerian Luar Negeri mengeluarkan peringatan disinformasi atas laporan tersebut

“Pihak Rwanda tidak berdiskusi dengan Israel mengenai pemindahan warga Palestina dari Gaza,” ujarnya.

Baca Juga:
Banyak yang Dikebumikan di Pemakaman Massal, Gaza Disebutkan Kini Menjadi Kuburan Terbuka

Menurut laporan, sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi akibat agresi yang terus menerus terjadi yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 20 ribu orang. 

Beberapa menteri Israel menuai kecaman dari sejumlah negara di dunia akibat menyerukan Gaza dibersihkan secara etnis dari warga Palestina.

Sementara itu, menteri yang lain menyatakan Jalur Gaza akan tetap berada di bawah kendali sipil Palestina.

Baca Juga:
Jadi Tempat Pembunuhan Wakil Ketua Hamas, Ini tentang Kamp Pengungsi Palestina yang Banyak Terdapat di Lebanon

Semenanjung Sinai di Mesir disebut-sebut oleh beberapa politisi Israel sebagai tempat yang memungkinkan untuk warga Palestina untuk dipaksa masuk kesana.

Namun, Kairo telah berulang kali menolak rencana Israel tersebut.

Pakar hukum dan kelompok hak asasi manusia menegaskan jika pengungsian paksa permanen warga Palestina merupakan kejahatan perang.

Baca Juga:
Hasilkan Banyak Penderitaan, Penulis Penjajah Israel Sebut Hamas Hadirkan Front Persatuan

Di sisi lain, PBB dalam sebuah pernyataan perang membuat Gaza tidak dapat dihuni dengan kehancuran yang masif di berbagai wilayah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Disebut Langgar Kode Etik, Wakil Ketua Wanita PBB Akan Hadapi Penyelidikan Karena Postingan Media Sosial

Menurut laporan, Wakil Ketua Wanita PBB, dilaporkan akan menghadapi penyelidikan karena postingan media sosial yang dilakukannya.

Tuntutan Hukum dari Afrika Selatan, Penjajah Israel Antisipasi Kemungkinan ICJ Paksa Hentikan Agresi

Dalam laporan terbaru, Israel dikabarkan sedang mengantisipasi kemungkinan ICJ memaksa mereka menghentikan agresi ke Palestina.

Hamas Disebut Lakukan Penyerangan Seksual, Polisi Penjajah Israel Dilaporkan sedang Berjuang Menemukan Korban

Menurut laporan, saat ini polisi Israel sedang berusaha untuk menemukan korban penyerangan seksual oleh Hamas.

Banyak yang Meninggal, Penduduk Beirut Melihat Sejarah Terulang Kembali di Gaza

Beberapa penduduk Beirut mengakui jika mereka seperti terulang kembali di Gaza dengan genosida yang sekarang sedang dilakukan Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;