Dalam Keadaan Terborgol dan Mata Ditutup, 30 Jenazah Ditemukan di Sebuah Sekolah Gaza

Ket. Foto: Sekitar 30 Jenazah Ditemukan di Sebuah Sekolah di Jalur Gaza dalam Keadaan Terborgol dan Mata yang Ditutup
Ket. Foto: Sekitar 30 Jenazah Ditemukan di Sebuah Sekolah di Jalur Gaza dalam Keadaan Terborgol dan Mata yang Ditutup Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, sekitar 30 jenazah warga Palestina ditemukan di sebuah sekolah yang terletak di Jalur Gaza utara.

Mayat-mayat tersebut ditemukan setelah penarikan militer penjajah Israel yang dilakukan setelah pertempuran sengit yang terjadi di wilayah tersebut selama berminggu-minggu lamanya.

Pertempuran di Jalur Gaza utara tersebut juga membuat penjajah Israel memutuskan saluran komunikasi dan juga bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Baca Juga:
Hancurkan Mata Pencaharian, UNCTAD Sebut Butuh Waktu Puluhan Tahun untuk Palestina Kembali Pulih

Laporan menyatakan jika ke-30 jenazah ditemukan di sebuah sekolah yang bernama Khalifa Bin Zayed yang terletak di Beit Lahia di Gaza sebelah utara.

Sebelumnya, militer penjajah Israel juga melakukan penangkapan massal terhadap rakyat Palestina di wilayah yang sama.

Dilaporkan jika saat ditemukan, mayat-mayat tersebut ditemukan dalam keadaan yang terborgol.

Baca Juga:
Ikut Serta dalam Pertemuan Kabinet Perang, Kepala Mossad Beri Pengarahan Terkait Negosiasi Terbaru

Selain itu, mata ke-30 jenazah tersebut juga ditutup.

Jenazah-jenazah itu ditemukan dalam kantong plastik yang terkubur di bawah tumpukan tanah dan juga pasir.

Disebutkan jika penemuan 30 jenazah tersebut menimbulkan kecurigaan bahwa mereka adalah sasaran eksekusi mendadak dari para tentara penjajah Israel.

Baca Juga:
Tegaskan Kerja UNRWA Penting, Human Rights Watch Sebut Penangguhan Pendanaan Dapat Mempercepat Kelaparan di Gaza

Saat ditemukan, terlihat label kabel plastik yang dilengkapi dengan teks dalam bahasa Ibrani yang diikatkan di bagian bawah.

Hingga kini, dikabarkan jika masih belum jelas siapa saja korbannya.

“Fakta bahwa ke-30 jenazah tersebut diborgol dan juga ditutup matanya menunjukkan jika mereka telah ditangkap dan kemudian dijadikan sasaran eksekusi para tentara penjajah Israel di lapangan,” kata Klub Tahanan Palestina yang memantu warga Palestina yang dipenjarakan oleh penjajah Israel.

Baca Juga:
Ditangkap dari Berbagai Wilayah, Kelompok Hak Asasi Manusia Ungkap Penjajah Israel Tolak Berikan Informasi tentang Tahanan Palestina

Mengenai penemuan mayat-mayat tersebutm Kementerian Luar Negeri Palestina juga menyerukan penyelidikan internasional.

Mereka menuduh bahwa penjajah Israel telah mengeksekusi tahanan di Jalur Gaza.

“Kementerian percaya bahwa penemuan kuburan massal ini mencerminkan skala tragedi yang dialami oleh masyarakat sipil Palestina,” ucap mereka.

Baca Juga:
Susul Kehancuran Skala Besar di Jalur Gaza, Diamnya Komunitas Internasional Disebut Sulit Dipercaya

Lebih lanjut, Kementerian Luar Negeri Palestina menegaskan jika ini adalah pelanggaran yang berat terhadap hukum internasional yang relevan.

Sejak agresi dimulai, penjajah Israel dilaporkan telah berulang kali menyerang bangunan sipil di Jalur Gaza, seperti masjid, gereja dan juga rumah sakit. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Banyak Nyawa Melayang, Ini Bagaimana Negara Anggota Uni Eropa Terpecah Terkait Perang Palestina

Berikut ini adalah bagaimana negara-negara anggota Uni Eropa terpecah terkait dengan perang Palestina yang masih berlangsung hingga sekarang

Pro Penjajah Israel, Disebut Tidak Heran Melihat Inggris Nyatakan Pemerintahan Baru Palestina Syarat Gencatan Senjata Permanen

Dikatakan jika tidak mengherankan melihat Inggris menyatakan salah satu syarat gencatan senjata permanen adalah pemerintahan baru Palestina.

Alami Berbagai Penderitaan Akibat Perang, Ini yang Membuat Rakyat Palestina Tetap Kuat

Mengalami berbagai penderitaan akibat agresi yang dilakukan penjajah Israel, ini yang membuat masyarakat Palestina tetap kuat.

Tentang Musta’ribeen, Agen Penjajah Israel yang Menyamar Sebagai Warga Palestina dan Membunuh 3 Orang di Jenin

Membunuh 3 orang pejuang Palestina di sebuah rumah sakit, berikut ini tentang Musta’ribeen yang merupakan agen penjajah Israel.

Tetap Lakukan Agresi, Direktur Pusat Penelitian Arab dan Studi Kebijakan Sebut Penghancuran Gaza Adalah Sebuah Strategi

Direktur Pusat Penelitian Arab dan Studi Kebijakan mengatakan jika penghancuran Jalur Gaza yang dilakukan penjajah Israel adalah strategi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;