Masih Agresi, Pegawai Sipil Hamas Dilaporkan Kembali Beroperasi di Gaza

Ket. Foto: Pegawai Sipil Hamas Dikabarkan Kembali Beroperasi di Gaza Meskipun Agresi Masih Dilakukan
Ket. Foto: Pegawai Sipil Hamas Dikabarkan Kembali Beroperasi di Gaza Meskipun Agresi Masih Dilakukan Source: (Foto/Pinterest/@white_beez)

Internasional, gemasulawesi – Laporan menyatakan jika kelompok Hamas sebagian telah pindah kembali ke Gaza meskipun hingga kini agresi masih berlangsung.

Laporan yang sama menyebutkan jika pegawai negeri sipil Hamas di Gaza dipindahkan kembali kesana.

Sumber yang tidak disebutkan namanya menyatakan jika tanda-tanda kebangkitan Hamas di kota terbesar di Gaza seolah menggarisbawahi ketahanan mereka meskipun penjajah Israel masih melakukan serangan udara dan juga darat yang mematikan.

Baca Juga:
Digambarkan Mengerikan, Seorang Pria Palestina Ditembak Mati Penembak Jitu Penjajah Israel saat Mencari Makanan

Dilaporkan jika Hamas mengambil keuntungan dari penarikan pasukan penjajah Israel dari bagian utara Gaza yang dilakukan baru-baru ini.

Saksi-saksi yang terdiri dari 4 warga Gaza menyatakan jika mereka melihat para petugas polisi yang berseragam dan juga berpakaian sipil di dekat kantor-kantor pemerintah dan juga markas polisi yang sebagian besar di antaranya telah hancur dan juga rusak parah.

“Kembalinya para personel polisi tersebut bertujuan untuk memulihkan ketertiban,” kata salah satu pejabat Hamas yang tidak mau disebutkan namanya yang dimintai keterangannya.

Baca Juga:
Banyak Nyawa Melayang Akibat Perang, Ini Tentang Firing Zone 1918 yang Juga Dikenal Sebagai Zona Tembak Penjajah Israel

Diketahui jika polisi terpisah dari aparat militer Hamas.

“Para pemimpin Hamas telah memberikan arahan untuk mengembalikan ketertiban di wilayah utara Gaza dengan membantu mencegah kemungkinan kejahatan yang terjadi, seperti penjarahan,” tambahnya.

Hingga kini, serangan yang dilakukan penjajah Israel telah membunuh sekitar 27 ribu orang dan juga membuat sebagian besar dari wilayah tersebut tidak dapat dihuni.

Baca Juga:
Terbuka Tolak Gagasan Palestina Merdeka, Ini Tentang Penjajah Israel Raya

Sebelumnya, meskipun penjajah Israel telah menyatakan akan menghancurkan Hamas, para ahli menyebutkan jika merupakan hal yang mustahil untuk sepenuhnya membubarkan Hamas.

Beberapa orang yang lain juga telah memperingatkan jika perang semacam itu dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.

Di pihak lain, para pejabat AS mengungkapkan jika Hamas memiliki amunisi dan juga tenaga yang cukup untuk melawan penjajah Israel selama berbulan-bulan lamanya.

Baca Juga:
Banyak Korban Jiwa, Penjajah Israel Disebut Gunakan Pemukim Sebagai Pion untuk Membenarkan Peningkatan Kekerasan

“Penjajah Israel hanya berhasil membunuh sekitar 20 hingga 30% pejuang Hamas sejak agresi yang dimulai di awal Oktober,” ujar mereka.

Para pejabat AS tersebut juga menerangkan jika Hamas tampaknya telah menyesuaikan taktiknya dalam menghadapi penjajah Israel dalam perang ini. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Lakukan Penggerebekan di Tepi Barat, 3 Warga Palestina Ditangkap Penjajah Israel Dekat Nablus

Sekitar 3 orang warga Palestina ditangkap penjajah Israel dalam penggerebekan yang dilakukan di dekat Nablus, Tepi Barat.

Penjajah Israel Serang TK di Rafah, Beberapa Orang Dilaporkan Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Beberapa orang tewas dan puluhan orang terluka karena serangan yang dilakukan penjajah Israel ke sebuah TK di Rafah, Jalur Gaza.

Kini Sasar Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Banyak Menyerang di Wilayah Timur

Menurut laporan, pasukan penjajah Israel kini melakukan banyak serangan di wilayah timur Rafah di Jalur Gaza.

Sebut Perlu Pendekatan Lain, Pemimpin Partai Oposisi Sayap Kanan Penjajah Israel Serukan Mesir untuk Kendalikan Gaza

Avigdor Lieberman yang merupakan partai oposisi sayap kanan penjajah Israel menyerukan Mesir untuk mengendalikan Jalur Gaza.

Masih Berlanjut, Menteri Keuangan Penjajah Israel Dorong Persetujuan Pembangunan 7000 Unit Pemukiman Baru di Tepi Barat

Menteri Keuangan penjajah Israel dikabarkan mendorong persetujuan pembangunan 7.000 unit pemukiman baru di wilayah Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;