Penjajah Israel Serang TK di Rafah, Beberapa Orang Dilaporkan Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Ket. Foto: Karena Serangan yang Dilakukan Penjajah Israel ke Sebuah TK di Rafah, Beberapa Orang Dilaporkan Tewas
Ket. Foto: Karena Serangan yang Dilakukan Penjajah Israel ke Sebuah TK di Rafah, Beberapa Orang Dilaporkan Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pada tanggal 4 Februari, penjajah Israel dilaporkan melakukan  pemboman terhadap sebuah taman kanak-kanak atau TK di saat fajar.

Taman kanak-kanak tersebut diketahui berada di Rafah yang dijadikan tempat para pengungsi berlindung, tepatnya di sebelah timur Rafah.

Karena serangan tersebut, dikabarkan jika beberapa orang tewas dan menyebabkan puluhan lainnya terluka.

Baca Juga:
Kini Sasar Rafah, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Banyak Menyerang di Wilayah Timur

Sebelumnya, dilaporkan jika penjajah Israel semakin mengintensifkan serangannya di Rafah, terutama di lingkungan Al-Salam yang berada di sebelah timur Rafah di sebelah selatan Jalur Gaza.

Terdapat kekhawatiran jika penjajah Israel akan memperluas invasi daratnya ke Rafah yang menjadi tempat dimana sekitar 1 juta warga Palestina berlindung.

Sementara itu, masyarakat juga dilaporkan mengalami kondisi kemanusiaan yang drastis di Rafah.

Baca Juga:
Sebut Perlu Pendekatan Lain, Pemimpin Partai Oposisi Sayap Kanan Penjajah Israel Serukan Mesir untuk Kendalikan Gaza

Kondisi tersebut harus mereka hadapi di tengah kekurangan makanan dan juga air minum yang parah karena perang yang hingga kini belum berhenti.

Sebelumnya, penjajah Israel menyebutkan jika Rafah merupakan zona aman.

Banyak warga Palestina yang mendadak menjadi pengungsi karena perang tinggal di kamp-kamp penampungan sementara.

Baca Juga:
Masih Berlanjut, Menteri Keuangan Penjajah Israel Dorong Persetujuan Pembangunan 7000 Unit Pemukiman Baru di Tepi Barat

Beberapa di antara mereka juga memilih untuk hidup di alam terbuka karena kondisi kamp penampungan yang penuh sesak.

Hal tersebut terutama dilakukan oleh rakyat Palestina yang baru tiba dari Khan Younis yang melarikan diri dari agresi yang dilakukan penjajah Israel.

Laporan menyampaikan jika masyarakat Palestina di Rafah kesulitan untuk mendapatkan perawatan medis yang mereka perlukan dikarenakan serangan yang terus menerus terjadi.

Baca Juga:
Diakibatkan Perang, UNOSAT Sebut Citra Satelit Tunjukkan 30 Persen Wilayah Jalur Gaza Hancur

“Rumah sakit disini juga harus bekerja melebihi kapasitasnya,” kata salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya.

Dia menambahkan karena serangan skala besar yang dilakukan penjajah Israel di wilayah selatan Jalur Gaza, korban luka yang datang dari Khan Younis dan meningkatnya jumlah pengungsi, terdapa tekanan medis yang terus menerus terhadap fasilitas-fasilitas medis di Rafah.

Salah satu warga Palestina di Rafah, Adel Abu Mahmoud, mengatakan dia masih shock karena sebelumnya diberitahu jika Rafah aman mengingat pasukan penjajah Israel memerintahkan rakyat Palestina untuk pergi kesana.

Baca Juga:
Dukung Warga Palestina yang Terdampak Konflik, Pemerintah Guyana Janjikan 150 Ribu USD untuk UNRWA

“Ibu saya terbunuh karena serangan yang dilakukan mereka,” akunya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Penjajah Israel Serang 2 Rumah, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas di Rafah

Laporan menyebutkan jika sejumlah orang dilaporkan tewas di Rafah akibat serangan yang dilakukan penjajah Israel terhadap 2 rumah.

Agresi Terus Dilakukan, WHO Sebut Lebih dari 8000 Orang di Jalur Gaza Membutuhkan Evakuasi Medis

WHO menyampaikan bahwa lebih dari 8.000 orang di Jalur Gaza membutuhkan evakuasi medis dengan berbagai kondisi yang mereka derita.

Masih Terus Agresi, UNICEF Perkirakan 17 Ribu Anak di Gaza Tidak Didampingi atau Terpisah dari Keluarga

UNICEF memperkirakan jika sekitar 17 ribu anak di Jalur Gaza kini terpisah atau tidak didampingi oleh keluarga mereka.

Sebut Misi Selesai di Khan Younis, Menteri Pertahanan Penjajah Israel Nyatakan Akan Alihkan Perhatian ke Rafah

Menteri Pertahanan penjajah Israel mengatakan jika kini militer penjajah Israel akan mengalihkan perhatian mereka ke Rafah.

Menyamar untuk Membunuh di Rumah Sakit, Serangan Penjajah Israel terhadap Layanan Kesehatan Palestina Disebut Sistematis

Disebutkan jika berbagai serangan yang dilakukan penjajah Israel kepada layanan kesehatan warga Palestina bersifat sistematis.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;