Hancurkan Beberapa Mobil, Sejumlah Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Ket. Foto: Para Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Menyerang Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Menghancurkan Beberapa Mobil
Ket. Foto: Para Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Menyerang Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Menghancurkan Beberapa Mobil Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, sejumlah pemukim penjajah Israel telah melakukan serangan terhadap sebuah rumah milik warga Palestina dan beberapa mobil di Desa Burin dan Desa Madama, di selatan Nablus di Tepi Barat.

Salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika pasukan penjajah Israel yang tiba di tempat kejadian tidak melakukan apapun untuk menghentikan serangan tersebut.

Para pemukim penjajah Israel tersebut diketahui berasal dari pemukiman Yitzhar, yang merupakan pemukiman yang didirikan di tanah Palestina di sebelah selatan Nablus, Tepi Barat.

Baca Juga:
Ancaman Kelaparan, Salah Satu Pejabat UNICEF Serukan Pembukaan Semua Penyeberangan ke Jalur Gaza

“Mereka menyerang sebuah rumah milik keluarga Hindi dengan batu dan menghancurkan jendela-jendela rumah tersebut,” katanya.

Sumber tersebut menambahkan jika para pemukim penjajah Israel juga menghancurkan beberapa mobil milik warga Palestina.

Para saksi mata yang juga tidak disebutkan namanya mengatakan jika pasukan penjajah Israel tiba di lokasi serangan untuk memberikan perlindungan untuk para pemukim.

Baca Juga:
Terkait Usulan Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas, 2 Menteri Penjajah Israel Ancam Mundur Jika Tahanan Palestina Dibebaskan

“Pasukan penjajah Israel juga menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata ke arah warga Palestina,” ujar salah satu diantara mereka.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam serangan tersebut.

PBB telah mendokumentasikan lebih dari 650 serangan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat sejak perang dimulai di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga:
Sebut Akan Perdalam Krisis Kemanusiaan, AS Keluarkan Peringatan Publik Terkuatnya kepada Penjajah Israel untuk Tidak Menyerang Rafah

PBB juga menyebutkan jika telah terjadi rata-rata 4 serangan pemukim setiap harinya, yang menjadi tertinggi sejak PBB mulai mencatat insiden yang serupa di tahun 2006.

Di sisi lain, militer penjajah Israel sebelumnya juga dilaporkan melakukan penangkapan kembali kepada 3 orang warga Palestina dari Provinsi Qalqilya di Tepi Barat.

2 pria ditangkap setelah pasukan penjajah Israel menyerbu rumah mereka di Azzun di Tepi Barat.

Baca Juga:
Abaikan Konsekuensi Kemanusiaan yang Berkepanjangan, Strategi Perang Penjajah Israel Dikritik Berpandangan Pendek

Sementara itu, 1 orang lainnya ditangkap di Kafr Thulth, yang terletak di sebelah timur Qalqilya.

Seorang pria lainnya juga ditangkap oleh militer penjajah Israel di daerah Jabal al-Sharif di Hebron, sementara di Kamp Balata yang terletak di sebelah timur Nablus, kelompok-kelompok Palestina menargetkan sebuah buldozer dengan bahan peledak menyusul serangan penjajah Israel di daerah tersebut. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Mantan Tahanan, Penjajah Israel Dikabarkan Menangkap 35 Orang Warga Palestina di Seluruh Tepi Barat

Pasukan penjajah Israel menangkap 35 orang warga Palestina di seluruh Tepi Barat, yang salah satunya merupakan mantan tahanan.

Akibatkan Kematian dan Cedera, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu RS Al Shifa di Jalur Gaza

Pasukan penjajah Israel dilaporkan melakukan penyerbuan terhadap RS Al Shifa dengan menggunakan tank dan juga penembak jitu.

Tempat Lebih dari 1 Juta Rakyat Palestina Berlindung, PM Netanyahu Sebut Penjajah Israel Tidak Akan Biarkan Warga Sipil Terjebak di Rafah

Benjamin Netanyahu menyebutkan penjajah Israel tidak akan membiarkan warga sipil Palestina terjebak di Rafah, Jalur Gaza.

Krisis Kemanusiaan, Benjamin Netanyahu Disebutkan Tidak Ingin Tampil Sebagai Pihak yang Memberikan Kelonggaran kepada Hamas

Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, disebutkan tidak ingin tampil sebagai pihak yang memberikan kelonggaran untuk Hamas.

13 Truk Capai Jalur Gaza Utara, Warga Palestina Dilaporkan Rayakan Kedatangan Bantuan Kemanusiaan

Warga Palestina merayakan kedatangan 13 truk bantuan kemanusiaan yang mencapai wilayah Jalur Gaza sebelah utara.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;