Rayakan Idul Fitri, Perempuan di Jalur Gaza Dilaporkan Membuat Kue Tradisional dengan Menggunakan Persediaan Bantuan Kemanusiaan

Ket. Foto: Perempuan di Jalur Gaza Membuat Kue Tradisional dengan Menggunakan Persediaan Bantuan Kemanusiaan untuk Merayakan Idul Fitri
Ket. Foto: Perempuan di Jalur Gaza Membuat Kue Tradisional dengan Menggunakan Persediaan Bantuan Kemanusiaan untuk Merayakan Idul Fitri Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Merayakan Idul Fitri di saat perang membuat sekelompok perempuan Palestina di Jalur Gaza membuat kue-kue tradisional di dalam tenda-tenda tempat mereka mengungsi, yang salah satunya terletak di Deir el-Balah, yang terletak di pusat Jalur Gaza.

Para perempuan Palestina tersebut membuat kue-kue tradisional khas Palestina dengan menggunakan persediaan bantuan kemanusiaan yang disediakan oleh beberapa organisasi amal.

Salah satu pengungsi Palestina, Ahlam Saleh, mengatakan jika tidak ada rumah Palestina tanpa kue.

Baca Juga:
Sejak Perang Dimulai, Penjajah Israel Dilaporkan Menerima Sumbangan Lebih dari 1,4 Miliar USD dari Komunitas Global

Menurutnya, suasana Idul Fitri telah ada sebelum perang.

“Dan sekarang, tidak ada kegembiraan untuk Idul Fitri mengingat adanya perang yang hingga kini masih berlangsung,” katanya.

Namun, terlepas dari kenyataan pahit tersebut, Ahlam Saleh mengungkapkan jika melalui inisiatif ini, kelompok perempuan Palestina tersebut berusaha untuk menciptakan suasana kegembiraan Idul Fitri untuk anak-anak.

Baca Juga:
Demi Menjamin Akses Bantuan Kemanusiaan, Human Rights Watch Serukan Sanksi dan Penangguhan Transfer Senjata untuk Menekan Penjajah Israel

Saleh mengakui jika dia telah kehilangan banyak anggota keluarga selama perang berlangsung.

“Saya kehilangan anak-anak, sepupu, seorang paman saya dan juga saudara ipar,” ujarnya.

Saleh menambahkan jika beberapa tetangganya juga terbunuh.

Baca Juga:
Ungkapkan Keterkejutan Melihat Rumahnya di Khan Younis Hancur, Seorang Warga Palestina Akui Impian dan Kenangannya Selama Ini Hilang

“Saya akan merindukan banyak orang di saat malam Idul Fitri,” ungkapnya.

Sementara itu, anak-anak pengungsi di Deir el-Balah menyatakan jika mereka menghargai upaya kelompok perempuan tersebut.

Salah satu gadis muda yang tinggal di tempat penampungan sementara di Deir el-Balah, Rama Kassab, menyampaikan jika mereka berusaha untuk membuat anak-anak bahagia di sekolah dengan menciptakan suasana di bulan Ramadhan dan juga Idul Fitri.

Baca Juga:
Dijadwalkan Bertemu dengan Menlu AS, David Cameron Dikabarkan Akan Mendorong Penyelidikan atas Kematian 7 Pekerja Bantuan di Gaza

Di sisi lain, UNRWA, yang merupakan organisasi bantuan paling besar yang beroperasi di Jalur Gaza, menyatakan jika mereka telah mengirimkan lebih dari 10 juta unit makanan sejak perang dimulai.

“Kami juga mengirimkan lebih dari 24 juta liter air kepada warga Palestina di wilayah Jalur Gaza, namun, semua bantuan ini belum mencukupi kebutuhan masyarakat Gaza,” terang mereka.

UNRWA melanjutkan jika setiap hari adalah perjuangan untuk bertahan hidup.

Baca Juga:
Keluarkan Pernyataan Pers, Hamas Sebut sedang Mempertimbangkan Proposal Gencatan Senjata namun Penjajah Israel Tetap Keras Kepala

“Kami membutuhkan lebih banyak akses sekarang,” tegas mereka.

Diketahui jika wilayah utara Jalur Gaza adalah daerah yang paling parah dilanda kelaparan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Dilakukan dalam 2 Hari, ICJ Akan Memulai Sidang Publik tentang Dukungan Jerman terhadap Penjajah Israel dalam Perang di Jalur Gaza

ICJ akan memulai sidang publik tentang dukungan yang diberikan Jerman terhadap penjajah Israel dalam perang yang terjadi di Jalur Gaza.

Membawa Berbagai Macam Kebutuhan Pokok, 322 Truk Bantuan yang Memasuki Wilayah Selatan Dikabarkan Tidak Memiliki Akses ke Jalur Gaza Utara

: 322 truk bantuan yang telah memasuki wilayah selatan Jalur Gaza tidak memiliki akses untuk menuju ke Jalur Gaza bagian utara.

Nyatakan Keprihatinan Serius, Partai Buruh Inggris Sebut Terlalu Banyak Orang yang Meninggal di Jalur Gaza

Partai Buruh Inggris menyatakan keprihatinannya dengan menyampaikan jika terlalu banyak orang yang meninggal di Jalur Gaza.

Militer Penjajah Israel Umumkan 4 Tentara Tewas, 3 Helikopter Dilaporkan Mendarat di Bagian Timur Khan Younis untuk Mengevakuasi Korban

3 helikopter mendarat di bagian timur Khan Younis untuk mengevakuasi para tentara yang tewas dalam pertempuran dengan Brigade Al Qassam.

Tanggapan atas Undangan Mesir, Delegasi Hamas Berangkat ke Kairo pada Hari Minggu untuk Membahas Perkembangan Gencatan Senjata

Delegasi Hamas berangkat ke Kairo, Mesir, untuk melakukan pembahasan mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;