Konfrontasi dengan Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel, 5 Warga Palestina Dilaporkan Terluka di Ramallah Tepi Barat

Ket. Foto: 5 Orang Warga Palestina Terluka di Ramallah, Tepi Barat, Karena Konfrontasi dengan Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: 5 Orang Warga Palestina Terluka di Ramallah, Tepi Barat, Karena Konfrontasi dengan Pemukim dan Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, setidaknya 5 orang warga Palestina terluka akibat konfrontasi dengan pasukan dan pemukim penjajah Israel.

Laporan yang sama menyatakan jika peristiwa tersebut terjadi di kamp pengungsi Jalazoun dan juga Desa al-Mazraa Asharqiya, yang terletak di Ramallah, Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya kemarin, 14 April 2024, waktu Palestina, mengungkapkan jika kru mereka memindahkan 3 orang yang terluka di kamp Jalazoun ke RS Istishari.

Baca Juga:
Serangan Iran, Warga Penjajah Israel Dilaporkan Tidak Perlu Lagi Tinggal di Dekat Tempat Perlindungan Bom

Disebutkan jika ketiga orang tersebut terluka dalam konfrontasi dengan pemukim dari pemukiman Beit El, yang berusaha melakukan penyerbuan ke kamp tersebut.

“2 orang lainnya cedera di al-Mazraa Asharqiya, yang disebabkan peluru dari tentara penjajah Israel selama konfrontasi yang terjadi di desa tersebut,” kata mereka.

Salah satu korban diantara 5 orang tersebut adalah seorang pemuda Palestina yang terluka parah setelah ditembak dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel dan pemukim di dekat pintu masuk kamp pengungsi.

Baca Juga:
Puluhan Pemukim Penjajah Israel Menyerbu Sejumlah Desa, Seorang Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan yang Dilakukan di Tepi Barat

Dia dilaporkan ditembak di bagian dada ketika penduduk kamp berusaha menangkis serangan pemukim terhadap salah satu rumah di pintu masuk kamp.

Para pemukim tersebut, yang didukung oleh tentara penjajah Israel, juga berkumpul di persimpangan jalan yang dekat dengan Desa Taybeh.

Mereka juga memblokir pergerakan warga Palestina.

Baca Juga:
Sebut Akan Lakukan Segalanya yang Mereka Bisa, Sejumlah Legislator AS Dilaporkan Telah Nyatakan Dukungan terhadap Penjajah Israel

Di sisi lain, penarikan pasukan penjajah Israel dari Jalur Gaza bagian utara membuat sejumlah mayat yang berada di wilayah tersebut terungkap.

Diketahui jika warga Palestina menemukan beberapa mayat di bawah gundukan pasir di Beit Lahia, Jalur Gaza utara.

Dalam video yang beredar, beberapa warga Palestina terlihat menggali jenazah dari bawah pasir dan menempatkannya di atas kain kafan berwarna putih.

Baca Juga:
Jika Memungkinkan untuk Dilakukan, AS Dilaporkan Akan Berusaha Mencegat Senjata yang Diluncurkan ke Penjajah Israel

Salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika tanah tersebut berfungsi sebagai kuburan sementara.

“Pasukan penjajah Israel membangun markas mereka dengan menggali tanah dan memasang penghalang pasir di atas jenazah,” ujarnya.

Di pihak lain, sekitar 33.729 warga Palestina telah tewas dan juga sebanyak 76.371 luka-luka dalam seranganyang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tegaskan Pekerja Kemanusiaan Tidak Boleh Lagi Menjadi Target, Komjen UNRWA Serukan Penjajah Israel Izinkan Lebih Banyak Bantuan ke Gaza

Komisaris Jenderal UNRWA menyerukan penjajah Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan masuk ke Jalur Gaza.

Salah Satunya Harus Diamputasi 3 Orang Jurnalis Dilaporkan Terluka dalam Serangan yang Dilakukan terhadap Kamp Pengungsi di Gaza Tengah

3 orang jurnalis terluka dalam serangan yang dilakukan penjajah Israel terhadap Kamp Nuseirat yang berada di Jalur Gaza tengah.

Mengenai Keanggotaan Palestina di PBB, AS Diperkirakan Kemungkinan Besar Akan Menggunakan Hak Veto Mereka Kembali

AS diprediksi kemungkinan besar akan menggunakan hak veto mereka kembali mengenai keanggotaan Palestina secara penuh di PBB.

Mendapat Tekanan, Sekretaris Pers Gedung Putih Sebut AS Akan Terus Mendorong Penjajah Israel untuk Meningkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Sekretaris Pers Gedung Putih menyampaikan jika AS akan terus mendorong penjajah Israel agar bantuan kemanusiaan ke Gaza lebih meningkat.

Tidak Ada Bangunan dan Jalan yang Utuh, WHO Sebut Khan Younis di Jalur Gaza Selatan kini Hanya Tinggal Puing serta Tanah

WHO menyampaikan jika Khan Younis sekarang ini hanya tinggal puing dan tanah, serta tidak ada bangunan dan jalan yang utuh.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;