Tewaskan Sejumlah Warga Palestina, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Melancarkan Beberapa Serangan Udara yang Mematikan di Jalur Gaza

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dikabarkan Melancarkan Sejumlah Serangan Udara yang Mematikan di Jalur Gaza
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Dikabarkan Melancarkan Sejumlah Serangan Udara yang Mematikan di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, militer penjajah Israel telah melancarkan beberapa serangan udara yang mematikan di Jalur Gaza pada dini hari tadi.

Laporan yang sama menyebutkan jika sebuah bom yang diluncurkan oleh pasukan penjajah Israel menghantam sebuah rumah di lingkungan as-Saftawi di sebelah utara Kota Gaza dan menewaskan sejumlah warga Palestina pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, dini hari.

Serangan itu juga menyebabkan beberapa warga Palestina lainnya hilang di bawah reruntuhan bangunan.

Baca Juga:
Memenuhi Tuntutan Rakyat Palestina, Hamas Sebut Akan Pergi ke Kairo dengan Semangat Positif untuk Mencapai Kesepakatan Gencatan Senjata

Sebuah bom penjajah Israel juga menghantam sebuah rumah di lingkungan Janina, yang berada di sebelah timur Rafah dan menewaskan banyak orang, termasuk dengan anak-anak.

Di sisi lain, terdapat laporan yang menyampaikan jika serangan rudal penjajah Israel menghantam tenda-tenda tempat pengungsi Palestina berlindung di Rafah.

Namun, disebutkan jika jumlah korban jiwa dari serangan tersebut tidak diketahui.

Baca Juga:
Sebut Harus Bergabung dengan yang Lain, Kepala UNRWA Nyatakan Saatnya Memberikan Gaza Akses ke Media Internasional

Setidaknya 34.622 warga Palestina telah tewas dan 77.867 lainnya luka-luka dalam serangan yang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza sejak perang dimulai di tanggal 7 Oktober 2023.

Di sisi lain, pihak berwenang penjajah Israel dilaporkan telah memaksa sebuah keluarga Palestina untuk menghancurkan 3 toko yang mereka miliki selama beberapa dekade di Silwan, yang berada di Yerusalem Timur.

Pemerintah kota penjajah Israel di wilayah tersebut memutuskan toko-toko tersebut harus dihancurkan karena dibangun tanpa izin.

Baca Juga:
Sentimen Pro Palestina Meningkat di Seluruh Dunia, Benjamin Netanyahu Tegaskan Penjajah Israel Akan Berdiri Sendiri Jika Diperlukan

Diketahui jika ketiga toko telah berdiri disana selama lebih dari 30 tahun.

“Kami harus menghancurkan bisnis kami untuk menghindari pembayaran denda yang besar kepada pemerintah kota jika mereka melakukan proses tersebut,” kata Yassin Qaraeen, yang merupakan salah satu anggota keluarga.

Pasukan penjajah Israel juga melakukan pengepungan terhadap sebuah rumah di kota Deir al-Ghusun di Tepi Barat, yang terletak di utara kota Tulkarem.

Baca Juga:
Salah Satunya Adalah Dokter, Masyarakat Tahanan Palestina Ungkap 2 Orang Tawanan Asal Gaza Meninggal di Penjara Penjajah Israel

Dalam pengepungan ini, pasukan penjajah Israel menyerang rumah tersebut dengan granat berpeluncur roket anti tank.

Dikabarkan pasukan penjajah Israel dalam jumlah yang besar telah menyerbu kota dan menggunakan pengeras suara untuk memerintahkan orang-orang yang berada di dalam rumah agar menyerah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Alasan Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza, Turki Dikabarkan Telah Menghentikan Perdagangan dengan Penjajah Israel

Turki telah menghentikan perdagangan dengan penjajah Israel dengan alasan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina.

Mengenai Rencana Invasi Darat ke Rafah, Kepala UNICEF Memperingatkan Akan Terjadi Kehancuran Lebih Lanjut untuk Kaum Anak Palestina

Kepala UNICEF memperingatkan akan terjadi kehancuran lebih lanjut untuk kaum anak Palestina jika invasi darat ke Rafah dilakukan.

Tegaskan Akan Selalu Mendukung Palestina, Turki Dilaporkan Akan Bergabung dalam Kasus Genosida Afrika Selatan di ICJ

Turki akan bergabung dalam kasus genosida Afrika Selatan terhadap pasukan penjajah Israel di ICJ atau Mahkamah Internasional.

Untuk Memberikan Layanan Medis, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina Dikabarkan Akan Mendirikan Rumah Sakit Lapangan di Jalur Gaza

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina akan mendirikan rumah sakit lapangan di daerah Mawasi, Jalur Gaza.

Perang Penjajah Israel dengan Palestina, Pertahanan Sipil Gaza Kembali Menemukan 9 Jenazah dari Bawah Reruntuhan di Khan Younis

Kru Pertahanan Sipil Gaza kembali menemukan 9 jenazah dari bawah puing reruntuhan yang berada di Khan Younis.

Berita Terkini

wave

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.


See All
; ;