Lakukan Penyerbuan, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 17 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Ket. Foto: 17 Rumah Warga Palestina Dikabarkan Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat
Ket. Foto: 17 Rumah Warga Palestina Dikabarkan Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, dalam penyerbuan yang dilakukan, pasukan penjajah Israel menghancurkan 17 rumah di seluruh Tepi Barat.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada tanggal 26 Juni 2024, waktu Palestina.

Rumah-rumah warga Palestina yang dihancurkan tersebut, yakni 4 rumah di sebelah timur Jericho, 11 rumah dan bangunan lainnya di komunitas Massafer Yatta yang berada di sebelah selatan Hebron, 1 rumah di Desa Beitillu di sebelah barat Ramallah dan 1 rumah di lingkungan Silwan yang berada di Yerusalem Timur.

Baca Juga:
Sedang dalam Perjalanan untuk Bekerja, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Membunuh Seorang Fisioterapis MSF di Jalur Gaza

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel juga menyerbu kota Anabta yang berada di sebelah timur Tulkarem, Tepi Barat.

Dalam penyerbuan itu, mereka diketahui melukai seorang pria Palestina.

Sumber lokal yang tidak disebutkan namanya mengatakan tentara penjajah Israel menyerbu kota tersebut dan melepaskan tembakan yang melukai pria tersebut dengan peluru di bagian paha.

Baca Juga:
Tegaskan Tidak Benar, Hamas Bantah Akan Merelokasi Biro Politik dari Qatar ke Irak

Sementara itu, saat Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, dan pemimpin Partai Buruh, Keir Starmer, bersiap untuk berdebat di hari Rabu malam, tanggal 26 Juni 2024, waktu setempat, para pengunjuk rasa berkumpul di luar tempat debat di Nottingham untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina.

Beberapa pengunjuk rasa tersebut mengibarkan bendera Palestina dan yang lainnya mengangkat spanduk dengan tulisan ‘Mengutuk Genosida’.

Di panggung debat, pembawa acara Mishail Husain, menanggapi teriakan yang terdengar dari dalam venue dan menyatakan jika mendengar hadirin atau siapa saja yang sedang berada di rumah, berarti ada protes yang sedang berlangsung di luar.

Baca Juga:
Picu Kebakaran, Drone Militer Penjajah Israel Dilaporkan Menjatuhkan Bom Pembakar di Jalan Abu Arif Deir el Balah

“Yang juga merupakan aspek demokrasi kita dan orang-orang yang menjalankan kebebasan berbicara,” paparnya.

Di sisi lain, tentara penjajah Israel telah menyerbu kompleks medis al-Ahmad yang berada di Jenin, Tepi Barat.

Mereka juga mengerahkan penembak jitu di bangunan tempat tinggal yang berdekatan letaknya.

Baca Juga:
Telah Dikonfirmasi, Serangan Udara Penjajah Israel Dilaporkan Menewaskan 10 Anggota Keluarga Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

Salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya menyampaikan pasukan penjajah Israel juga menutup jalan yang menuju ke RS al-Shifa dan Jenin. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tanpa Ampun, Drone Quadcopter Tentara Penjajah Israel Dikabarkan Menargetkan Siapa Saja yang Berjalan di Jalanan Rafah

Siapa saja yang berjalan di jalanan di Rafah, Jalur Gaza, dikabarkan menjadi target drone quadcopter milik pasukan penjajah Israel.

Dituduh Membantu dan Bersekongkol dengan Hamas, Puluhan Warga Penjajah Israel Menggugat UNRWA

UNRWA dilaporkan digugat oleh puluhan warga penjajah Israel yang menuduh badan tersebut membantu dan bersekongkol dengan Hamas.

Menembak Kaki Salah Satunya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap 10 Pria Palestina di Yerusalem Timur

10 pria Palestina yang salah satunya ditembak kakinya ditangkap oleh pasukan penjajah Israel di Yerusalem Timur, Tepi Barat.

Kembali Melakukan, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menghancurkan 2 Rumah Milik Warga Palestina di Jericho Tepi Barat

2 rumah warga Palestina yang berada di sebelah barat Jericho, Tepi Barat, dihancurkan oleh militer penjajah Israel.

Beberapa Lainnya Terluka, 2 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Penembakan Pasukan Penjajah Israel terhadap Sebuah Klinik di Kota Gaza

Pasukan penjajah Israel melakukan penembakan terhadap sebuah klinik yang berada di Kota Gaza dan menyebabkan 2 personel medis meninggal.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;