Pemukim Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Desa Palestina di Dekat Ramallah Tepi Barat

Ket. Foto: Desa Palestina yang Berada di Dekat Ramalllah, Tepi Barat, Diserang oleh Pemukim Ekstremis Penjajah Israel
Ket. Foto: Desa Palestina yang Berada di Dekat Ramalllah, Tepi Barat, Diserang oleh Pemukim Ekstremis Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim ekstremis penjajah Israel menyerang Desa Umm Safa yang berada di sebelah barat laut Ramallah, Tepi Barat, Palestina

Sumber-sumber lokal melaporkan para pemukim penjajah Israel menyerang rumah-rumah warga di pinggiran desa, melemparkan batu ke arah mereka dan juga membakar daerah ke sekitarnya.

Desa Umm Safa diketahui telah menjadi sasaran serangan berulang kali oleh para pemukim penjajah Israel yang datang dari pemukiman ilegal yang dibangun di tanah desa tersebut dan desa-desa tetangga, mengingat adanya perluasan pemukiman, perusakan tanah, dan juga perampasan wilayah luas tanah Palestina yang sedang berlangsung.

Baca Juga:
Warga Palestina Sebut Tank-Tank Penjajah Israel Semakin Maju ke Jabalya di Jalur Gaza Utara

Di sisi lain, laporan media mengindikasikan bahwa kunjungan dari Menteri Pertahanan penjajah Israel Yoav Gallant ke Amerika Serikat telah ditunda.

Media penjajah Israel melaporkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu meminta Gallant untuk menunda perjalanannya ke Washington.

Mereka menambahkan Benjamin Netanyahu memberitahu Gallant bahwa dia tidak akan melakukan perjalanan ke Washington sebelum dia menghubungi Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dan Kabinet Keamanan menyetujui sifat tanggapan terhadap Iran.

Baca Juga:
Seorang Guru Palestina di Penjajah Isarel Telah Ditangkap Karena Unggah Video Menari

Surat kabar penjajah Israel menyampaikan pihak Amerika Serikat terkejut dengan penundaan kunjungan Gallant oleh Benjamin Netanyahu.

“Pembatalan kunjungan Gallant ke Washington oleh Netanyahu ‘merugikan keamanan penjajah Israel di masa kritis ini’,” ungkap Benny Gantz yang merupakan mantan anggota Dewan Perang penjajah Israel.

Sementara itu, Euro-Med Human Rights Monitor dalam sebuah pernyataan mengatakan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya akan segera terjadi saat rezim pendudukan penjajah Israel memperketat pengepungannya di Kamp Pengungsi Jabalia dan proyek Beit Lahia di Jalur Gaza bagian utara selama 4 hari berturut-turut.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Nyatakan 5 Kota di Dekat Perbatasan dengan Lebanon Sebagai Zona Militer Tertutup

“Penjajah Israel mempercepat laju genosida terhadap warga Palestina di sana dengan melakukan pembunuhan massal dan terencana, juga pemindahan paksa yang meluas,” ujar mereka.

Euro-Med menambahkan masyarakat internasional yang dipimpin oleh PBB harus bertindak cepat dan tegas untuk menyelamatkan puluhan ribu penduduk yang menjadi sasaran salah satu kampanye genosida paling kejam yang pernah disaksikan di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Warga Palestina Sebut Tank-Tank Penjajah Israel Semakin Maju ke Jabalya di Jalur Gaza Utara

Tank-tank milik penjajah Israel semakin maju ke Jabalya di Jalur Gaza bagian utara dan menyarankan orang-orang untuk pergi.

Seorang Guru Palestina di Penjajah Isarel Telah Ditangkap Karena Unggah Video Menari

Atas perintah Menteri Keamanan Nasional, seorang guru Palestina di penjajah Israel ditangkap karena mengunggah video menari.

Tentara Penjajah Israel Nyatakan 5 Kota di Dekat Perbatasan dengan Lebanon Sebagai Zona Militer Tertutup

5 kota di dekat perbatasan dengan Lebanon dinyatakan oleh tentara penjajah Israel sebagai zona militer tertutup dan dilarang masuk.

Kepala UNRWA Menggambarkan Situasi di Jalur Gaza sebagai Jatuh Bebas Menuju Barbarisme

Kepala UNRWA menggambarkan situasi di Gaza sebagai jatuh bebas menuju berbarisme, menggarisbawahi perlunya diplomasi.

Aktivis Palestina Berusia 66 Tahun Terbunuh setelah Dipukuli Secara Brutal oleh Pasukan Penjajah Israel

Seorang pria yang merupakan aktivis Palestina berusia 66 tahun terbunuh setelah dipukuli secara brutal oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;