Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Lebih Banyak Rumah Milik Warga Palestina di Yerusalem

Ket. Foto: Rumah Warga Palestina Lebih Banyak Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: Rumah Warga Palestina Lebih Banyak Dihancurkan Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan pendudukan penjajah Israel menghancurkan lebih banyak rumah warga Palestina di Yerusalem.

Pasukan penjajah Israel telah meningkatkan pembongkaran dan penghancuran di Yerusalem yang diduduki, dengan beberapa rumah dirobohkan, pohon-pohon dicabut, dan tembok-tembok diratakan dengan tanah di lingkungan Al-Bustan di Silwan, di sebelah selatan Masjid Al-Aqsa.

Serangan-serangan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Yerusalem dan properti mereka dipandang sebagai bagian dari kampanye Yahudisasi negara pendudukan yang bertujuan untuk mengosongkan lingkungan itu dari penduduk asli dan memaksakan keadaan yang mengancam keberadaan dan stabilitas mereka.

Baca Juga:
Seorang Anak Palestina Berusia 3 Tahun Terluka setelah Diserang Anjing Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat

Sebagaimana dilaporkan, pembongkaran itu meliputi rumah warga Yerusalem, Haitham Ayed Qara’in, dan rumah keluarga Al-Ruwaidi, termasuk dengan anak-anak.

Pembongkaran juga meliputi sisa-sisa rumah aktivis Yerusalem, Fakhri Abu Diab, yang dipugarnya setelah dirobohkan sebelumnya, serta rumah putranya, Mohammad, yang tinggal di sana bersama dengan istri dan juga 2 anaknya.

Menurut Kegubernuran Yerusalem yang dikelola oleh Palestina, negara pendudukan tersebut mengeksploitasi perhatian internasional terhadap genosida yang dilakukan oleh penjajah Israel di Jalur Gaza untuk melaksanakan rencana Yahudisasi di Yerusalem dan sekitar Masjid Al-Aqsa.

Baca Juga:
2 Warga Palestina Lansia Meninggal saat Menunggu di Pos Pemeriksaan Penjajah Israel Jalur Gaza Utara

Tujuannya adalah untuk mengubah demografi di kota yang diduduki dan juga memperluas pemukiman ilegal.

Rezim pendudukan telah menghancurkan dan juga merobohkan sekitar 360 rumah dan fasilitas milik Palestina di Yerusalem  sejak bulan Oktober 2023, sebagai bagian dari kebijakan sistematis yang bertujuan untuk mengusir warga Yerusalem dan merampas hak-hak historis dan nasional mereka.

Di sisi lain, penjajah Israel telah menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada seorang imam Palestina atas tuduhan hasutan terorisme, lebih dari setahun setelah dimulainya konflik antara pasukan pendudukan dan juga kelompok Hamas.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Tulkarem di Tepi Barat dan Meratakan Jalan-Jalannya

“Pengadilan penjajah Israel minggu ini menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada Sheikh Jamal Mustafa yang berusia 70 tahun, imam sebuah masjid di lingkungan Issawiya, Yerusalem, atas tuduhan penghasutan dalam salah satu khotbahnya tahun lalu,” kata media. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Palestina Berusia 3 Tahun Terluka setelah Diserang Anjing Tentara Penjajah Israel di Tepi Barat

Anjing tentara penjajah Israel menyerang seorang anak Palestina berusia 3 tahun di Tepi Barat dan menyebabkannya terluka.

Seorang Jurnalis Foto Palestina Terluka setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel saat sedang Meliput di Tepi Barat

Seorang jurnalis foto Palestina saat sedang melakukan liputan agresi militer yang sedang berlangsung di Tepi Barat yang diduduki.

2 Warga Palestina Lansia Meninggal saat Menunggu di Pos Pemeriksaan Penjajah Israel Jalur Gaza Utara

2 warga Palestina yang lanjut usia meninggal ketika mereka menunggu di pos pemeriksaan penjajah Israel di sebelah timur Jabalia.

Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Tulkarem di Tepi Barat dan Meratakan Jalan-Jalannya

Kamp Tulkarem yang terletak di Tepi Barat diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel dan meratakan jalan-jalannya.

Perdana Menteri Netanyahu Dilaporkan Memecat Menteri Pertahanan Penjajah Israel Yoav Gallant

Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, dilaporkan dipecat oleh Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu.

Berita Terkini

wave

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi


See All
; ;