2 Warga Palestina Lansia Meninggal saat Menunggu di Pos Pemeriksaan Penjajah Israel Jalur Gaza Utara

Ket. Foto: 2 Warga Palestina Lansia Meninggal di Pos Pemeriksaan Penjajah Israel Jalur Gaza Utara
Ket. Foto: 2 Warga Palestina Lansia Meninggal di Pos Pemeriksaan Penjajah Israel Jalur Gaza Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 2 warga Palestina lansia atau lanjut usia meninggal saat menunggu di pos pemeriksaan penjajah Israel di sebelah timur Jabalia di Jalur Gaza utara.

Hal tersebut disampaikan oleh saksi mata pada hari Selasa, tanggal 5 November 2024, waktu Palestina.

Para saksi mata menyampaikan kedua orang lansia, keduanya sakit dan menggunakan kursi roda, meninggal pada sore hari saat mereka menunggu selama beberapa jam di pos pemeriksaan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Tulkarem di Tepi Barat dan Meratakan Jalan-Jalannya

“Mereka telah mencoba melintasi pos pemeriksaan penjajah Israel bersama dengan keluarga mereka dan warga Palestina yang terlantar lainnya dari kota Beit Lahia,” kata mereka.

Kedua tetua tersebut ditahan oleh pasukan penjajah Israel di pos pemeriksaan dekat dengan wilayah Administrasi Sipil di sebelah timur Kamp Pengungsi Jabalia dan mengalami penundaan selama berjam-jam sejak dini hari.

Para saksi mata menyatakan bahwa orang-orang yang mengungsi, termasuk dengan kedua orang tua, terpaksa menunggu selama berjam-jam di bawah terik matahari dalam kondisi yang keras di pos pemeriksaan penjajah Israel, ketika mereka mencari jalan keluar menyusul peringatan penjajah Israel untuk penduduk untuk mengungsi dari daerah itu.

Baca Juga:
Perdana Menteri Netanyahu Dilaporkan Memecat Menteri Pertahanan Penjajah Israel Yoav Gallant

Pada hari Selasa pagi, tentara penjajah Israel menyebarkan selebaran di beberapa lingkungan di Beit Lahia.

Mereka memerintahkan penduduk dan orang-orang terlantar untuk mengungsi dari daerah itu dan menuju ke selatan lewat Jalan Salah Al-Din, di sebelah timur Kamp Pengungsi Jabalia.

Tentara penjajah Israel mengepung Jalur Gaza utara bulan lalu dengan alasan ingin menghentikan Hamas untuk berkumpul kembali.

Baca Juga:
Hizbullah Luncurkan Fasilitas Rudal Bawah Tanah Baru Imad 5 dengan Komitmen untuk Terus Berkonfrontasi Melawan Penjajah Israel

Tetapi Palestina menuduh penjajah Israel berusaha menduduki wilayah itu dan menggusur paksa penduduknya.

Di sisi lain, serangan penjajah Israel menargetkan kawasan industri dan sejumlah bangunan perumahan di kota Qusayr di Provinsi Homs di Suriah tengah pada hari Selasa, tanggal 5 November 2024, waktu setempat.

Media Suriah, mengutip Direktur Kesehatan Provinsi Homs, yang mengatakan tidak ada korban luka akibat serangan tersebut.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Membakar 20 Mobil selama Serangan terhadap Properti Palestina di Pinggiran Ramallah

Agresi penjajah Israel sebelumnya di Qusayr pada hari Kamis lalu melukai sejumlah warga sipil dan juga menyebabkan kerusakan material. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Tulkarem di Tepi Barat dan Meratakan Jalan-Jalannya

Kamp Tulkarem yang terletak di Tepi Barat diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel dan meratakan jalan-jalannya.

Perdana Menteri Netanyahu Dilaporkan Memecat Menteri Pertahanan Penjajah Israel Yoav Gallant

Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, dilaporkan dipecat oleh Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu.

Hizbullah Luncurkan Fasilitas Rudal Bawah Tanah Baru Imad 5 dengan Komitmen untuk Terus Berkonfrontasi Melawan Penjajah Israel

Fasilitas rudal bawah tanah baru, Imad 5, diluncurkan oleh Hizbullah dengan komitmen untuk terus melakukan konfrontasi.

Pemukim Penjajah Israel Membakar 20 Mobil selama Serangan terhadap Properti Palestina di Pinggiran Ramallah

Sebanyak 20 mobil dibakar oleh pemukim Yahudi selama serangan terhadap properti Palestina di pinggiran Ramallah, Tepi Barat.

Otopsi Mengungkap Yahya Sinwar Tidak Makan selama 3 Hari sebelum Pembunuhannya

Otopsi yang dilakukan oleh penjajah Israel mengungkapkan bahwa Yahya Sinwar tidak makan selama 3 hari sebelum pembunuhannya.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;