Perdana Menteri Netanyahu Dilaporkan Memecat Menteri Pertahanan Penjajah Israel Yoav Gallant

Ket. Foto: Benjamin Netanyahu Memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant
Ket. Foto: Benjamin Netanyahu Memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant Source: (Foto/X/@yoavgallant)

Internasional, gemasulawesi – Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, dikabarkan telah memecat Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, dan menunjuk Israel Katz untuk menggantikannya.

Dalam pengumuman pada hari Selasa, tanggal 5 November 2024, waktu setempat, Benjamin Netanyahu menyampaikan dia telah kehilangan kepercayaan pada Gallant atas pengelolaan perang penjajah Israel di Jalur Gaza dan Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Benjamin Netanyahu mengatakan selama beberapa bulan terakhir, kepercayaan itu telah terkikis.

Baca Juga:
Hizbullah Luncurkan Fasilitas Rudal Bawah Tanah Baru Imad 5 dengan Komitmen untuk Terus Berkonfrontasi Melawan Penjajah Israel

“Mengingat hal ini, saya memutuskan hari ini untuk mengakhiri masa jabatan dari Menteri Pertahanan,” ujarnya.

Pernyataan itu menambahkan bahwa perbedaan pendapat antara Benjamin Netanyahu dan Gallant semakin melebar dan diketahui oleh publik dengan cara yang tidak biasa dan lebih buruk lagi, diketahui oleh musuh-musuh yang menikmatinya dan mendapatkan keuntungan besar darinya.

Dia menunjuk Menteri Luar Negeri Israel Katz untuk menggantikan Gallant sebagai Menteri Pertahanan, sementara Gideon Saar menjadi menteri luar negeri yang baru.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Membakar 20 Mobil selama Serangan terhadap Properti Palestina di Pinggiran Ramallah

Tidak lama kemudian, Gallant dalam sebuah unggahan di media sosial X menyebutkan bahwa bekerja untuk memastikan keamanan penjajah Israel akan selalu menjadi misi hidupnya.

Media penjajah Israel telah melaporkan protes di Haifa, Netanya, Tel Aviv, Beersheba, dan Yerusalem terhadap pemecatan Yoav Gallant.

Selama berbulan-bulan, telah terjadi perselisihan terbuka antara Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant, yang mencerminkan perpecahan yang lebih luas antara koalisi pemerintahan sayap kanan penjajah Israel dan militer, yang telah lama mendukung tercapainya kesepakatan untuk menghentikan serangan terhadap Jalur Gaza dan membawa pulang puluhan tawanan yang ditahan oleh Hamas.

Baca Juga:
Otopsi Mengungkap Yahya Sinwar Tidak Makan selama 3 Hari sebelum Pembunuhannya

Gallant menyatakan perang itu tidak mempunyai arah yang jelas, sementara Netanyahu menegaskan pertempuran tidak akan berhenti hingga Hamas dihancurkan sebagai entitas pemerintahan dan kekuatan militer di Jalur Gaza.

Menurut otoritas kesehatan Palestina, setidaknya 43.391 orang tewas dan 102.347 lainnya terluka dalam serangan penjajah Israel di Jalur Gaza sejak bulan Oktober 2023. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Hizbullah Luncurkan Fasilitas Rudal Bawah Tanah Baru Imad 5 dengan Komitmen untuk Terus Berkonfrontasi Melawan Penjajah Israel

Fasilitas rudal bawah tanah baru, Imad 5, diluncurkan oleh Hizbullah dengan komitmen untuk terus melakukan konfrontasi.

Pemukim Penjajah Israel Membakar 20 Mobil selama Serangan terhadap Properti Palestina di Pinggiran Ramallah

Sebanyak 20 mobil dibakar oleh pemukim Yahudi selama serangan terhadap properti Palestina di pinggiran Ramallah, Tepi Barat.

Otopsi Mengungkap Yahya Sinwar Tidak Makan selama 3 Hari sebelum Pembunuhannya

Otopsi yang dilakukan oleh penjajah Israel mengungkapkan bahwa Yahya Sinwar tidak makan selama 3 hari sebelum pembunuhannya.

Salah Satu Tempat Penampungan di Gaza Selatan Telah Membuka Sekolah Lapangan Pertama

Sekolah lapangan pertama dikabarkan dibuka oleh salah satu tempat penampungan di Jalur Gaza, Palestina, bagian selatan.

Kepala Staf Tentara Penjajah Israel Memberikan Lebih Banyak Tekanan kepada Netanyahu untuk Mencapai Gencatan Senjata

Kepala staf tentara penjajah Israel lebih menekan Benjamin Netanyahu untuk memcapai kesepakatan gencatan senjata.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;