Serangan Penjajah Israel di Beit Lahiya di Jalur Gaza Utara Tewaskan 8 Warga Palestina

Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel Tewaskan 8 Orang Warga Palestina
Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel Tewaskan 8 Orang Warga Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Kantor berita resmi Wafa melaporkan setidaknya 8 warga Palestina tewas dalam serangan udara penjajah Israel terhadap sebuah bangunan di kota utara Beit Lahiya.

Menurut para saksi, serangan tersebut menargetkan bangunan tempat tinggal yang dihuni oleh anggota keluarga al-Kahlout dan warga sipil yang mengungsi.

“Petugas tanggap darurat berhasil mengeluarkan beberapa korban dan memindahkan mereka ke RS Kamal Adwan,” ujar Wafa.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Serang Staf Palestina setelah Menyerbu Sekolah di Lembah Yordan Utara

Tetapi laporan menunjukkan beberapa orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan tim penyelamat tidak dapat mengakses lokasi karena serangan udara yang sedang berlangsung dan skala kerusakan.

Di sisi lain, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan Turki menolak mengizinkan mitranya dari penjajah Israel, Isaac Herzog, menggunakan wilayah udara negaranya untuk melakukan perjalanan ke Konferensi Perubahan Iklim PBB COP29 di Azerbaijan.

“Kami tidak mengizinkan Presiden penjajah Israel menggunakan wilayah udara kami untuk menghadiri KTT COP,” katanya kepada wartawan di KTT G20 di Brazil.

Baca Juga:
Warga Gaza Menjual Pakaian yang Diambil dari Reruntuhan Karena Sangat Membutuhkan Uang

Dia menyatakan pihaknya mengusulkan rute alternatif dan juga opsi lain.

“Tetapi apakah dia dapat pergi atau tidak, sejujurnya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Turki menarik duta besarnya di penjajah Israel untuk konsultasi setelah penjajah Israel melancarkan perang di Jalur Gaza setahun yang lalu.

Baca Juga:
Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Pendudukan Penuh di Jalur Gaza Utara

Tetapi Turki belum secara resmi memutuskan hubungannya dengan penjajah Israel dan kedutaannya tetap buka dan beroperasi.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan pada hari Selasa, tanggal 19 November 2024, bahwa kantor politik Hamas di Doha, Qatar, belum ditutup secara permanen.

Awal bulan ini, seorang pejabat AS yang mengatakan Washington telah meminta Qatar untuk mengusir Hamas dan bahwa Doha telah menyampaikan pesan ini kepada Hamas.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Sebut Hizbullah Luncurkan Sekitar 100 Roket dari Lebanon ke Penjajah Israel Utara

Al-Ansari menyatakan kantor Hamas didirikan untuk memfasilitasi upaya mediasi untuk mengakhiri perang Jalur Gaza.

“Tentu saja, jika tidak ada proses mediasi, kantor itu sendiri tidak mempunyai fungsi apapun selain menjadi bagian dari proses itu,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Serang Staf Palestina setelah Menyerbu Sekolah di Lembah Yordan Utara

Seorang staf Palestina diserang oleh pasukan penjajah Israel setelah menyerbu sekolah yang berada di Lembah Yordan utara.

Warga Gaza Menjual Pakaian yang Diambil dari Reruntuhan Karena Sangat Membutuhkan Uang

Pakaian yang diambil dari reruntuhan-reruntuhan dilaporkan dijual oleh warga Jalur Gaza karena sangat memerlukan uang.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Pendudukan Penuh di Jalur Gaza Utara

Pendudukan penuh diserukan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel di Jalur Gaza utara untuk memaksa Hamas membebaskan tawanan.

Militer Penjajah Israel Sebut Hizbullah Luncurkan Sekitar 100 Roket dari Lebanon ke Penjajah Israel Utara

Hizbullah dilaporkan oleh militer penjajah Israel meluncurkan sekitar 100 roket dari Lebanon ke penjajah Israel utara.

Italia Kirim Lebih dari 15 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Lebih dari 15 ton bantuan kemanusiaan dikirimkan oleh Italia melalui sebuah pesawat angkatan udara untuk penduduk di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;