Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan 2 Bangunan Milik Warga Palestina di Yerusalem

Ket. Foto: 2 Bangunan Warga Palestina Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: 2 Bangunan Warga Palestina Dihancurkan oleh Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pusat Informasi Palestina melaporkan pasukan pendudukan penjajah Israel menghancurkan 2 bangunan milik warga Palestina di Yerusalem pada hari Kamis, tanggal 28 November 2024, waktu Palestina.

Pasukan pendudukan juga membagikan perintah pembongkaran rumah kepada keluarga Palestina di pinggiran kota Al-Shuwaikeh, Tulkarem, di Tepi Barat.

Kedua bangunan yang dihancurkan berada di lahan pertanian antara Beit Annan dan Beit Luqia di Yerusalem.

Baca Juga:
Seorang Anak Dilaporkan Terluka saat Serangan Penjajah Israel di Tepi Barat

Bangunan-bangunan itu dimiliki oleh Jamil Rabee dan Enad Hamid.

Pada suatu malam agresi penjajah Israel, pasukan pendudukan juga menyerbu kamp pengungsi Al-Issawiya dan Qalandia di Yerusalem dan menangkap seorang pemuda Palestina setelah menyabotase rumah keluarganya dan memukulinya dengan kejam.

Ayah dan saudara laki-lakinya dipenjara di penjajah Israel.

Baca Juga:
Presiden Otoritas Palestina Umumkan Siapa Penggantinya pada Masa Sementara saat Jabatannya Kosong

Kota Abu Dis, sebelah timur Yerusalem, juga menjadi saksi agresi penjajah Israel, ketika pasukan pendudukan menyerang warga setempat, sambil menembakkan gas air mata dan granat kejut.

Di sisi lain, Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan 17 pasien lainnya dari Jalur Gaza dievakuasi ke Yordania pada hari Rabu, tanggal 27 November 202, untuk perawatan medis khusus.

Pada hari Kamis, tanggal 28 November 2024, dia menyatakan 6 pasien memerlukan perawatan kanker dan 11 pasien membutuhkan perawatan karena cedera perang.

Baca Juga:
Tentara dan Polisi Penjajah Israel Ditangkap Karena Menyerang dan Menculik Pria Palestina di Tepi Barat

“Mereka ditemani oleh 17 orang,” katanya.

Menurutnya, 121 pasien akan terus menerima perawatan di Amerika Serikat.

Mengucapkan terima kasih kepada Yordania dan Amerika Serikat atas dukungan mereka, dia menyampaikan pihaknya mendesak agar semua koridor dari Gaza dimanfaatkan untuk memastikan evakuasi medis dapat berlangsung lancar dan cepat, ribuan pasien masih menunggu perawatan kesehatan spesialis.

Baca Juga:
Penjajah Israel Akan Bekerja Cepat Membangun Pagar Pemisah di Perbatasan dengan Yordania

Pada pekan lalu, Tedros menyebutkan sedikitnya 12.000 orang pasien memerlukan perawatan kesehatan spesialis yang mendesak di luar Gaza karena evakuasi medis jarang mendapatkan tanda hijau, terutama setelah penutupan perbatasan Rafah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Dilaporkan Terluka saat Serangan Penjajah Israel di Tepi Barat

Seorang anak menderita luka pecahan peluru selama serangan yang dilakukan pasukan penjajah Israel ke kota dekat Jenin di Tepi Barat.

Presiden Otoritas Palestina Umumkan Siapa Penggantinya pada Masa Sementara saat Jabatannya Kosong

Siapa penggantinya pada masa sementara ketika jabatannya kosong diumumkan oleh Presiden Otoritas Palestina, Mahmud Abbas.

Tentara dan Polisi Penjajah Israel Ditangkap Karena Menyerang dan Menculik Pria Palestina di Tepi Barat

Karena menyerang dan menculik pria Palestina di Tepi Barat, tentara dan polisi penjajah Israel ditangkap oleh otoritas pendudukan.

Penjajah Israel Akan Bekerja Cepat Membangun Pagar Pemisah di Perbatasan dengan Yordania

Pagar pemisah di perbatasan penjajah Israel dengan Yordania dilaporkan akan dibangun dengan sangat cepat oleh penjajah Israel.

Joe Biden Umumkan Perjanjian Gencatan Senjata antara Penjajah Israel dan Hizbullah

Perjanjian gencatan senjata antara penjajah Israel dan Hizbullah diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;