Warga Palestina Kecam Keputusan Penjajah Israel untuk Menyita Pengeras Suara dari Masjid

Ket. Foto: Warga Palestina Mengecam Keputusan Penjajah Israel Terkait Pengeras Suara
Ket. Foto: Warga Palestina Mengecam Keputusan Penjajah Israel Terkait Pengeras Suara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Warga Palestina mengecam keputusan Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, untuk menyita pengeras suara dari masjid di kota-kota Arab di penjajah Israel.

Menteri ekstremis tersebut sebelumnya membanggakan diri tentang penyitaan pengeras suara masjid dengan mengklaim bahwa pengeras suara itu adalah sumber gangguan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, tanggal 1 Desember 2024, Dewan Nasional Palestina, badan pembuat keputusan paling tinggi Palestina, mengecam keputusan itu sebagai kejahatan terhadap masjid.

Baca Juga:
Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

“Ini merupakan serangan terang-terangan terhadap tempat-tempat suci dan praktik keagamaan, yang dijamin oleh hukum internasional dan kemanusiaan, serta upaya mencolok untuk mengakar rasisme,” kata mereka.

Dia menambahkan praktik-praktik ini adalah tindakan intimidasi terhadap pemilik tanah yang sebenarnya, yang ingin dipinggirkan dan diperlakukan sebagai minoritsa oleh pemerintah pendudukan setelah secara paksa menggusur sebagian besar dari mereka dari rumah dan juga tanah mereka.

Hamas mengecam keputusan Itamar Ben-Gvir sebagai kejahatan serius dan serangan terhadap kebebasan beribadah.

Baca Juga:
WFP Umumkan Penutupan Toko Roti di Jalur Gaza Tengah Akibat Penjajah Israel Halangi Pasokan

Hamas menyerukan kepada warga Palestina untuk menolak keputusan kriminal ini dan mengambil tindakan untuk mencegah otoritas pendudukan merusak tempat-tempat suci dan praktik keagamaan mereka.

Hamas juga mendesak Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan organisasi-organisasi internasional untuk mengutuk kejahatan ini, mengambil langkah-langkah untuk menghentikan pelanggaran pendudukan terhadap rakyat mereka, dan juga meminta pertanggungjawaban para pemimpin pendudukan atas kejahatan mereka terhadap tempat-tempat suci mereka dan rakyat Palestina.

Ben-Gvir telah mengintensifkan retorikanya yang menghasut terhadap Palestina di tengah perang genosida penjajah Israel di Jalur Gaza, tempat lebih dari 44.400 orang, mayoritas wanita dan anak-anak, telah terbunuh sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Baca Juga:
Seorang Anggota Pertahanan Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Dia menganjurkan eksekusi tahanan Palestina untuk mengurangi kepadatan penjara dan menggambarkan hukuman mati sebagai solusi parsial untuk masalah itu.

Dia juga menyerukan aneksasi penuh Tepi Barat yang diduduki dan pembangunan kembali pemukiman penjajah Israel di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Anak Meninggal Karena Kekurangan Oksigen dan Pasokan Medis di Jalur Gaza Utara

Karena kekurangn oksigen dan juga pasokan medis di tengah pengepungan, seorang anak meninggal di Jalur Gaza utara.

WFP Umumkan Penutupan Toko Roti di Jalur Gaza Tengah Akibat Penjajah Israel Halangi Pasokan

Penutupan toko roti di Jalur Gaza tengah diumumkan oleh WFP akibat penjajah Israel menghalangi pasokan ke Jalur Gaza.

Seorang Anggota Pertahanan Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Serangan udara penjajah Israel menewaskan seorang anggota Pertahanan Sipil Palestina di Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara.

Militer Penjajah Israel Tewaskan 3 Pekerja Bantuan dalam Serangan Mematikan di Khan Younis

3 pekerja bantuan kemanusiaan World Central Kitchen tewas dalam serangan yang mematikan di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan.

Memalukan! Warga Negara Indonesia Jadi Tersangka Perampokan Rumah Lansia di Jepang, Begini Kronologinya

Perampokan rumah lansia di Jepang melibatkan WNI sebagai pelaku. Polisi berhasil menangkapnya berkat CCTV.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;