Sebabkan 2 Orang Tewas, Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel Hantam Kawasan Remal di Kota Gaza

Ket. Foto: Serangan Pesawat Nirawak Terjadi di Kawasan Remal di Kota Gaza
Ket. Foto: Serangan Pesawat Nirawak Terjadi di Kawasan Remal di Kota Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Serangan pesawat nirawak atau tak berawak penjajah Israel terjadi di kawasan Remal Kota Gaza yang menyebabkan 2 orang tewas dan 8 orang mengalami luka parah pada tanggal 2 Januari 2025, waktu setempat.

Seorang penduduk setempat, Ahmed Mansour, menyampaikan kepada media bahwa dia sedang duduk di persimpangan jalan saat serangan tersebut terjadi.

“Pria ini sedang menelepon keluarganya dan tiba-tiba dia ditabrak oleh pesawat penjajah Israel,” katanya.

Dia menambahkan dia sendirian di sini dan seluruh keluarganya ada di selatan.

Baca Juga:
Puluhan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al Aqsa dan Melakukan Ritual Talmud di Halamannya

“Dia tidak punya keluarga atau kerabat di sini,” tandasnya.

Ahmed Gabin, saksi mata lainnya, menggambarkan salah satu korban tewas, yang dia sebut sebagai Alaa al-Zaaneen, ‘tercabik-cabik’.

“Tubuhnya terpotong menjadi potongan-potongan kecil daging manusia,” ungkapnya.

Sebelum perang, kawasan Remal dianggap sebagai jantung Kota Gaza. Tetapi kota itu terus-menerus dibombardir selama 14 bulan yang terakhir dan sebagian besar berubah menjadi puing-puing.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel Pertimbangkan Perintahkan Tentara Menduduki Kota Gaza

Di sisi lain, direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus telah menyatakan kekhawatirannya tentang lambatnya langkah evakuasi medis mendesak untuk pasien Gaza.

“Evakuasi 12.000 pasien yang membutuhkan perawatan mungkin memakan waktu 5 hingga 10 tahun dengan kecepatan saat ini,” katanya.

Dia menambahkan hanya 5.383 pasien yang telah dievakuasi sejak bulan Oktober 2023, termasuk hanya 436 sejak penutupan penyeberangan Rafah.

Dia melanjutkan pihaknya memberikan desakan kepada penjajah Israel untuk mempercepat dan memperluas persetujuan untuk evakuasi medis warga Palestina dan membuka semua penyeberangan.

Baca Juga:
WHO Evakuasi 55 Pasien Palestina dari Gaza untuk Dirawat di Uni Emirat Arab

Dia juga meminta semua negara untuk menerima pasien dan menawarkan perawatan medis yang diperlukan.

Sementara itu, Ketua Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Jagan Chapagain, telah mendesak akses kemanusiaan segera ke Jalur Gaza di tengah laporan kematian bayi baru lahir dan bayi terkait hipotermia.

Dia melanjutkan tanpa akses yang aman, anak-anak akan mati kedinginan dan keluarga akan kelaparan.

“Tanpa akses yang aman, pekerja kemanusiaan tidak dapat menyelamatkan nyawa,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

Rumah seorang warga Palestina yang menjadi tahanan penjajah Israel dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Puluhan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al Aqsa dan Melakukan Ritual Talmud di Halamannya

Masjid Al Aqsa diserbu oleh puluhan pemukim Yahudi dan mereka diketahui melakukan ritual Talmud di halamannya.

Pemerintah Penjajah Israel Pertimbangkan Perintahkan Tentara Menduduki Kota Gaza

Tentara pendudukan penjajah Israel sedang dipertimbangkan untuk menduduki Kota Gaza oleh pemerintah penjajah Israel.

WHO Evakuasi 55 Pasien Palestina dari Gaza untuk Dirawat di Uni Emirat Arab

WHO menyampaikan sebanyak 55 pasien dari Jalur Gaza dan juga 72 pengasuh telah dievakuasi dari Jalur Gaza untuk dirawat di UEA.

Militer Penjajah Israel Menahan Jenazah 198 Warga Palestina yang Terbunuh pada Tahun 2024

Sebanyak jenazah 198 warga Palestina yang terbunuh di tahun 2024 dilaporkan ditahan oleh militer pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;