Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Jam Malam di Kota Tamoun Selatan Tubas

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Mengumumkan Pemberlakuan Jam Malam di Tamoun, Selatan Tubas
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Mengumumkan Pemberlakuan Jam Malam di Tamoun, Selatan Tubas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel mengumumkan pemberlakuan jam malam di kota Tamoun, selatan Tubas, pada tanggal 5 Februari 2025.

Sumber-sumber lokal menyampaikan bahwa pasukan penjajah Israel mengumumkan lewat pengeras suara larangan pergerakan di kota tersebut hingga Jumat malam.

Pendudukan penjajah Israel kembali melanjutkan agresinya terhadap kota Tamoun dan kamp Far’a, selatan Tubas, yang mencakup penahanan puluhan penduduk setempat dan juga penghancuran infrastruktur.

Selain itu, juga penghancuran properti lokal.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Penggembala Palestina di Lembah Jordan Utara

Di sisi lain, sebuah pesawat nirawak penjajah Israel mengebom sebuah wilayah di Tamoun, sebelah selatan Tubas, pada tanggal 5 Februari 2025 pagi waktu setempat.

Tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Sementara itu, pasukan penjajah Israel juga mengisi 2 penampung air di Desa Karma, selatan Hebron, di Tepi Barat selatan.

“Pasukan penjajah Israel menyerbu desa itu dengan alat berat mereka dan menutup sumur penampungan air milik Tawfiq Khalil Awawdeh dan juga menutup sumur lain milik Abdul Rahman Abdul Fattah Awawdeh,” kata Raafat Abu Sheikha, Kepala Dewan Desa.

Baca Juga:
Seorang Anak Palestina Ditembak Mati oleh Pasukan Penjajah Israel di Khan Younis Jalur Gaza

Di sisi lain, Ephraim Halevy, mantan Kepala Badan Mata-Mata penjajah Israel, Mossad, telah meminta agar anggota parlemen Palestina, Marwan Barghouti, segera dibebaskan dari penjara sehingga pemerintah penjajah Israel dapat berunding dengannya.

Dia menyampaikan komentarnya itu dalam sebuah wawancar di radio penjajah Israel.

Ketika ditanya nasihat apa yang akan diberikannya kepada Benjamin Netanyahu, dia menyatakan dia akan menegaskan kembali seurannya untuk membebaskan Barghuti dan menerangkan bahwa penjajah Israel membebaskan banyak tahanan Palestina setiap hari ‘yang tangannya berlumuran darah’ dan merupakan anggota Hamas.

“Rekam jejak Barghouti sangat buruk tetapi ada orang-orang yang lebih buruk darinya dan sedang dibebaskan,” ujarnya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menembaki Seorang Pemuda Palestina di Dekat Pos Pemeriksaan Militer Tayasir

Dia menambahkan Barghouti populer di kalangan rakyatnya, dia mempunyai posisi yang jelas, berbicara bahasa Ibrani dengan baik dan dapat bernegosiasi yang semuanya membuatnya memenuhi syarat untuk memimpin jalan baru. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Menyerang Penggembala Palestina di Lembah Jordan Utara

Penggembala Palestina diserang oleh para penjajah Israel saat sedang menggembalakan ternak milik mereka di Lembah Jordan utara.

Seorang Anak Palestina Ditembak Mati oleh Pasukan Penjajah Israel di Khan Younis Jalur Gaza

Pasukan penjajah Israel menembak mati seorang anak Palestina di bawah umur di Khan Younis, Jalur Gaza, tepatnya di bagian timur.

Pasukan Penjajah Israel Menembaki Seorang Pemuda Palestina di Dekat Pos Pemeriksaan Militer Tayasir

Seorang pemuda Palestina ditembaki oleh pasukan penjajah Israel di dekat pos pemeriksaan militer Tayasir, timur kota Tubas.

2 Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Mengebom 2 Lokasi di Kota Tamoun Selatan Tubas

2 lokasi di kota Tamoun yang terletak di selatan Tubas dibom oleh 2 pesawat tak berawak yang merupakan milik penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah dan 2 Ruang Pertanian di Kota Kafr al-Dik

Sebuah rumah dan 2 ruang pertanian di kota Kafr al-Dik diketahui dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;