4 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Ramallah Tepi Barat

Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Ramallah
Ket. Foto: Sebanyak 4 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Ramallah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 4 warga Palestina terluka saat fajar pada hari Rabu, tanggal 5 Maret 2025 waktu setempat, ketika pasukan penjajah Israel menembakkan peluru tajam ke arah mereka dan menyerang mereka di Ramallah, Tepi Barat.

Sumber-sumber setempat melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel melepaskan tembakan ke sebuah kendaraan di lingkungan Ein Sabah.

“Ini menyebabkan seorang pemuda terluka akibat peluru tajam di bahu dan kaki, seorang gadis dengan peluru tajam di bahunya, dan 2 gadis lainnya akibat diserang dengan pukulan dan pecahan peluru, dan mereka semua dibawa ke rumah sakit,” ujar mereka.

Di sisi lain, Jalur Gaza kehabisan kebutuhan pokok karena blokade penjajah Israel terus berlanjut. Tidak ada bantuan yang masuk selama 4 hari.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Ledakkan 2 Rumah Warga Palestina di Hebron Tepi Barat

Dampaknya terasa dimana-mana. Pasar diketahui sedang ‘terkuras’ saat ini. Mereka kehabisan kebutuhan pokok dan apapun yang tersedia terlalu mahal untuk dibeli orang.

Ini bukan hanya soal makanan. Rumah sakit berjuang untuk beroperasi dengan persediaan medis yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Para dokter memberitahu mereka kehabisan persediaan dasar, antibiotik, dan obat penghilang rasa sakit.

Hal ini membuat kemampuan mereka untuk menyediakan perawatan medis menjadi cukup sulit.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Terluka setelah Diserang Tentara Penjajah Israel di Wilayah Timur Jenin

Di sisi lain, dalam pembaruan mingguan, OCHA, badan kemanusiaan PBB, menyampaikan lebih dari 150.000 siswa telah mendaftar di 165 sekolah pemerintah di seluruh Jalur Gaza setelah Kementerian Pendidikan meluncurkan tahun ajaran baru yang dipadatkan untuk tahun 2024 hingga 2025 pada tanggal 23 Februari 2025.

Menurut OCHA, lebih dari separuh sekolah ini beroperasi 3 shift sehari, sementara lebih dari 7.000 guru telah dimobilisasi untuk mendukung proses itu.

Sekitar 30 sekolah ini berada di Jalur Gaza utara, 57 di Khan Younis, 26 di Rafah, dan 52 di Deir el-Balah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Ledakkan 2 Rumah Warga Palestina di Hebron Tepi Barat

2 rumah milik warga Palestina yang terletak di Hebron, Tepi Barat, dilaporkan diledakkan oleh pasukan penjajah Israel.

3 Warga Palestina Terluka setelah Diserang Tentara Penjajah Israel di Wilayah Timur Jenin

Dalam serangan yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel, 3 orang warga Palestina terluka di wilayah timur kota Jenin.

Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di kota Beit Hanina, utara Yerusalem, dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Program pembelajaran jarak jauh UNRWA dilaporkan telah didaftar hampir 260.000 anak dari Jalur Gaza sejak bulan Januari lalu.

2 Warga Sipil Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Rafah Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel menyebabkan 2 warga sipil Palestina tewas di pusat Rafah yang terletak di selatan Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;