Pasukan Penjajah Israel Ledakkan 2 Rumah Warga Palestina di Hebron Tepi Barat

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Meledakkan 2 Rumah Warga Palestina yang Terletak di Hebron
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Meledakkan 2 Rumah Warga Palestina yang Terletak di Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel meledakkan 2 rumah di Hebron, Tepi Barat, pada Rabu dini hari, tanggal 5 Maret 2025 waktu setempat.

Media menyampaikan pasukan penjajah Israel meledakkan rumah martir Muhammad Misk di daerah Abu Al-Dajjan di kota tersebut.

“Pasukan penjajah Israel juga meledakkan rumah tahanan yang terluka Ahmed Al-Haimouni di daerah lingkungan Al-Jami’a,” ujar mereka.

Sebelumnya, pasukan penjajah Israel menyerbu sejumlah lingkungan di Hebron dan memberitahu keluarga tahanan Ahmed Al-Haimouni tentang niat mereka untuk menghancurkan apartemennya.

Baca Juga:
3 Warga Palestina Terluka setelah Diserang Tentara Penjajah Israel di Wilayah Timur Jenin

Sumber-sumber keamanan menyebutkan pasukan besar yang didukung oleh kendaraan, truk dan peralatan menyerbu sejumlah lingkungan di Hebron, termasuk daerah Ras Al-Joura, Bir Al-Mahjar, daerah Nimra dan Eizon, serta terkonsentrasi di daerah lingkungan Al-Jami’a.

“Di daerah tersebut, mereka menyerbu rumah keluarga tahanan yang terluka Al-Haimouni dan memberitahu keluarganya tentang niat penjajah Israel untuk menghancurkan apartemen tahanan itu dan menuntut agar mereka mengungsi dan menjauh dari daerah itu,” kata mereka.

Tahanan Ahmad Al-Haimouni telah ditahan sejak tanggal 1 Oktober 2024.

Di sisi lain, pemimpin Hamas Sami Abu Zuhri menyampaikan senjata Hamas merupakan garis merah dan tidak dapat dinegosiasikan.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Dalam pernyataan yang dilaporkan oleh media, dia mengatakan Hamas tidak akan menerima upaya apapun untuk menukar senjatanya dengan upaya rekonstruksi atau bantuan kemanusiaan.

Dia menambahkan senjata perlawanan adalah garis merah dan itu tidak dapat dinegosiasikan.

“Kami tidak akan menerima kesepakatan apapun untuk menukarnya dengan rekonstruksi atau masuknya bantuan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri penjajah Israel, Gideon Sa’ar, menuturkan penjajah Israel menuntut pelucutan senjata lengkap di Jalur Gaza, pembebasan semua tawanan dan pengusiran Hamas sebagai syarat untuk bergerak ke tahap kedua perjanjian gencatan senjata.

Baca Juga:
UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Tahap kedua kesepakatan itu akan mencakup pembebasan tawanan dengan Hamas menyatakan tidak akan ada lagi tawanan yang dibebaskan sampai tahap kedua sebagaimana disepakati karena kekhawatiran meningkat bahwa penjajah Israel akan kembali membombardir Jalur Gaza setelah tawanan dikembalikan untuk menenangkan anggota pemerintah sayap kanan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

3 Warga Palestina Terluka setelah Diserang Tentara Penjajah Israel di Wilayah Timur Jenin

Dalam serangan yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel, 3 orang warga Palestina terluka di wilayah timur kota Jenin.

Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di kota Beit Hanina, utara Yerusalem, dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Program pembelajaran jarak jauh UNRWA dilaporkan telah didaftar hampir 260.000 anak dari Jalur Gaza sejak bulan Januari lalu.

2 Warga Sipil Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Rafah Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel menyebabkan 2 warga sipil Palestina tewas di pusat Rafah yang terletak di selatan Jalur Gaza.

Seorang Warga Penjajah Israel dan 4 Lainnya Terluka dalam Serangan Penusukan di Haifa

Dalam serangan penusukan di Haifa di wilayah Palestina yang diduduki, seorang warga penjajah Israel tewas dan 4 lainnya terluka.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;