Nelayan Gaza Membuat Rakit dari Pintu Kulkas Lama agar Dapat Kembali Melaut

Ket. Foto: Nelayan Gaza Dilaporkan Membuat Rakit dari Pintu Kulkas Lama
Ket. Foto: Nelayan Gaza Dilaporkan Membuat Rakit dari Pintu Kulkas Lama Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Selama lebih dari 15 bulan perang, pasukan penjajah Israel telah menghancurkan sebagian besar kapal nelayan di pelabuhan Kota Gaza.

Tetapi hal itu tidak menghalangi nelayan Jalur Gaza, Palestina, Khaled Habib, yang membuat rakit dari pintu kulkas lama sehingga dia dapat kembali ke laut dan terus memberi makan keluarganya.

“Kami berada dalam situasi yang sangat sulit saat ini dan berjuang keras dalam penangkapan ikan,” ujarnya kepada media.

Dia melanjutkan tidak ada perahu nelayan yang tersisa.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Mendirikan Tenda di Tanah Kota Hawara Selatan Nablus

“Semuanya hancur dan dibuang ke tanah. Saya membuat perahu ini dari pintu kulkas dan gabus, untungnya berhasil,” katanya.

Habib memasukkan gabus ke dalam pintu kulkas lama agar mengapung dan melapisi satu sisi dengan kayu dan sisi lainnya dengan lembaran plastik agar kedap air.

Dia juga membuat keramba pancing dari kawat karena minimnya jaring tetapi mengaku hasil tangkapannya sedikit.

“Saya menggunakan adonan sebagai umpan dan sekarang memancing terutama di dalam area pelabuhan kecil,” ungkapnya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan dan Menyita Sejumlah Kios Kaki Lima di Timur Laut Yerusalem

Dia menambahkan jika mereka keluar dari pelabuhan nelayan, kapal-kapal penjajah Israel akan menembaki mereka dan itu masalah yang sering mereka alami.

Di sisi lain, warga Palestina di Jalur Gaza telah mengantre selama berjam-jam di toko roti setelah penjajah Israel memutus semua pasokan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Antrean panjang terbentuk sebelum fajar di luar sebuah toko roti di Khan Younis tempat warga Palestina mengantre, berharap mendapatkan sepotong roti saja untuk bertahan hari itu.

Salah satu warga Khan Younis mengatakan mereka hanya bisa mendapatkan 1 karung roti, perbatasan ditutup.

Baca Juga:
6 Toko Roti di Khan Younis Jalur Gaza Dilaporkan Tutup Karena Kekurangan Bahan Bakar

“Apa yang bisa kita lakukan? Untuk setiap orang, hanya ada setengah roti tawar dan setengah roti pita. Saya berangkat dari rumah pukul 6 pagi dan kembali pukul 1 siang hanya dengan 1 roti tawar,” tuturnya.

Warga Khan Younis lainnya, Samah Sahloul, menyatakan dulu mereka punya listrik untuk memasak tetapi sekarang tidak ada listrik dan tidak ada kayu bakar untuk memanggang di oven. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Dilaporkan Mendirikan Tenda di Tanah Kota Hawara Selatan Nablus

Tenda dan rumah plastik didirikan oleh para penjajah Israel di tanah kota Hawara di sebelah selatan Nablus tepatnya di Cekungan Za’tara.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan dan Menyita Sejumlah Kios Kaki Lima di Timur Laut Yerusalem

Sejumlah kios kaki lima milik warga Palestina dilaporkan dihancurkan dan disita oleh pasukan penjajah Israel di timur laut Yerusalem.

6 Toko Roti di Khan Younis Jalur Gaza Dilaporkan Tutup Karena Kekurangan Bahan Bakar

Karena mengalami kekurangan bahan bakar, sebanyak 6 toko roti yang terletak di Khan Younis, Jalur Gaza, dilaporkan tutup.

Seorang Pemuda Palestina Terluka setelah Terkena Tabung Gas Air Mata selama Serangan Militer di Al-Ram

Terkena tabung gas air mata penjajah Israel selama serangan di kota Al-Ram, seorang pemuda Palestina dilaporkan terluka.

Seorang Warga Palestina Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Lingkungan Shujaiya Timur Kota Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel di lingkungan Shujaiya, timur Kota Gaza, menyebabkan seorang warga Palestina tewas.

Berita Terkini

wave

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren


See All
; ;