Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Warga Sipil Palestina di Selatan Hebron

Ket. Foto: Warga Sipil Palestina Diserang Penjajah Israel di Selatan Hebron
Ket. Foto: Warga Sipil Palestina Diserang Penjajah Israel di Selatan Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel menyerang daerah reruntuhan Haribat al-Nabi di Masafer Yatta di selatan Hebron serta menyerang warga sipil Palestina dan harta benda mereka.

Sumber-sumber lokal menyampaikan sejumlah penjajah di bawah perlindungan pasukan penjajah Israel menyerang daerah itu, menyerang warga dengan pukulan dan batu serta mengacak-acak rumah yang menyebabkan seorang penduduk setempat terluka dengan memar setelah dipukuli.

“Seorang pria dan istrinya disemprot dengan gas merica,” ujar mereka.

Pasukan penjajah Israel juga menahan seorang pria setelah menyerangnya.

Baca Juga:
Seorang Wanita Lansia Palestina Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Jenin Tepi Barat

Di sisi lain, Hamas memperingatkan tentara penjajah Israel agar tidak menunda penarikan pasukannya dari Koridor Philadelphia di Jalur Gaza bagian tengah pada tanggal yang ditetapkan dalam perjanjian gencatan senjata.

Hamas meminta mediator untuk menekan rezim pendudukan agar memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian itu termasuk penarikan pasukan pada hari ke-50 dan melanjutkan negosiasi untuk tahap kedua.

Hamas mengeluarkan pernyataan yang mengutuk pelanggaran penjajah Israel terhadap perjanjian gencatan senjata dengan tidak mematuhi jadwal penarikan diri dari koridor Salah al-Din (Philadelphia) dan mengatakan bahwa pelanggaran ini adalah upaya terang-terangan untuk membatalkan perjanjian.

Menurut Hamas, penjajah Israel tidak mematuhi perjanjian untuk mengurangi pasukannya secara bertahap selama tahap pertama dan tidak memulai penarikan pasukan pada tanggal yang dijadwalkan.

Baca Juga:
Nelayan Gaza Membuat Rakit dari Pintu Kulkas Lama agar Dapat Kembali Melaut

“Penarikan pasukan seharusnya dilakukan pada hari Minggu tetapi belum terjadi,” ucapnya.

Hamas menambahkan pelanggaran terang-terangan ini merupakan pelanggaran yang jelas terhadap perjanjian dan upaya terang-terangan untuk membatalkannya.

Dengan menyerukan kepada para mediator, yakni Mesir, Qatar, dan AS, serta masyarakat internasional untuk segera campur tangan guna menekan penjajah Israel agar memenuhi janjinya, Hamas menegaskan kepatuhan terhadap perjanjian adalah satu-satunya cara untuk memastikan pemulangan para tawanan.

“Berhenti mencampuri nasib mereka. Setiap penundaan adalah campur tangan terhadap nasib mereka dan emosi keluarga mereka,” ungkap Hamas.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Mendirikan Tenda di Tanah Kota Hawara Selatan Nablus

Perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku di Jalur Gaza pada tanggal 19 Januari mencakup kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Wanita Lansia Palestina Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Jenin Tepi Barat

Pasukan penjajah Israel dilaporkan membunuh seorang wanita tua Palestina dari Jenin yang dipindahkan ke rumah sakit Jenin.

Nelayan Gaza Membuat Rakit dari Pintu Kulkas Lama agar Dapat Kembali Melaut

Rakit dari pintu kulkas lama dibuat oleh nelayan Gaza agar dapat kembali ke laut dan juga terus memberi makan keluarganya.

Penjajah Israel Dilaporkan Mendirikan Tenda di Tanah Kota Hawara Selatan Nablus

Tenda dan rumah plastik didirikan oleh para penjajah Israel di tanah kota Hawara di sebelah selatan Nablus tepatnya di Cekungan Za’tara.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan dan Menyita Sejumlah Kios Kaki Lima di Timur Laut Yerusalem

Sejumlah kios kaki lima milik warga Palestina dilaporkan dihancurkan dan disita oleh pasukan penjajah Israel di timur laut Yerusalem.

6 Toko Roti di Khan Younis Jalur Gaza Dilaporkan Tutup Karena Kekurangan Bahan Bakar

Karena mengalami kekurangan bahan bakar, sebanyak 6 toko roti yang terletak di Khan Younis, Jalur Gaza, dilaporkan tutup.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;