Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Infrastruktur di Kota Qabatiya Selatan Jenin

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dan Kios di Kota Qabatiya
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Jalan dan Kios di Kota Qabatiya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Buldozer penjajah Israel menghancurkan infrastruktur di Kota Qabatiya, selatan Jenin, saat fajar pada hari Rabu, tanggal 12 Maret 2025 waktu setempat di tengah pengerahan bala bantuan militer tambahan.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa buldozer pendudukan menghancurkan jalan-jalan di kota itu termasuk Bundaran Yerusalem dan Jalan Kedai Kopi.

“Juga menghancurkan beberapa kios warga sipil di sana di tengah tembakan tabung gas air mata,” ujar mereka.

Buldozer militer juga menghancurkan jaringan pipa air utama yang memasok air ke kota itu.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan Militer di Pintu Masuk Timur Kota Beit Fajjar

Penggerebekan dan penggeledahan rumah-rumah di kota itu terus berlanjut.

Pendudukan terus mengerahkan bala bantuan militer ke Kota Qabatiya dari pos pemeriksaan militer Dotan di tengah pecahnya bentrokan.

Di sisi lain, Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Otoritas Palestina, mengecam Hamas karena ‘memecah belah posisi nasional Palestina dengan membuka jalur komunikasi dengan pihak asing.

Pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Wafa itu tidak menyebutkan secara spesifik pihak asing yang melakukan komunikasi dengan Hamas tetapi pernyataan itu muncul beberapa hari setelah Amerika Serikat mengakui mengadakan pembicaraan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Hamas mengenai pembebasan tawanan yang ditahan di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Beberapa Bagian Rumah di Kota Qalqilya

“Tindakan Hamas melemahkan posisi tegas Arab terhadap Palestina, khususnya rencana rekonstruksi Jalur Gaza yang dipimpin oleh Mesir dan merusak upaya yang ditujukan untuk menghadapi upaya pengusiran warga Palestina dari tanah air mereka,” katanya.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut tetapi menyerukan Hamas untuk kembali ke kewarasan nasional, mengakhiri perpecahan intra-Palestina dan menyerahkan Jalur Gaza kepada Otoritas Palestina sehingga Jalur Gaza dan Tepi Barat akan dipersatukan di bawah 1 hukum di bawah kekuasaan satu otoritas nasional.

PA yang sebagian memerintah Tepi Barat dikendalikan oleh gerakan Fatah. Fatah telah berselisih dengan Hamas sejak kelompok itu menguasai Jalur Gaza setelah perang saudara singkat pada tahun 2007. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Mendirikan Pos Pemeriksaan Militer di Pintu Masuk Timur Kota Beit Fajjar

Pos pemeriksaan militer dilaporkan didirikan oleh pasukan penjajah Israel di pintu masuk timur Kota Beit Fajjar, selatan Betlehem.

Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Beberapa Bagian Rumah di Kota Qalqilya

Beberapa bagian rumah milik warga Palestina yang terletak di Qalqilya dilaporkan diledakkan oleh pasukan penjajah Israel.

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan 2 Ruang Pamer Kendaraan di Dekat Desa Surda Utara Ramallah

2 ruang pamer kendaraan di dekat Desa Surda, utara Ramallah, dihancurkan oleh penjajah Israel menggunakan buldozer.

Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Warga Sipil Palestina di Selatan Hebron

Warga sipil Palestina dan harta benda mereka diserang oleh penjajah Israel di selatan Hebron di bawah perlindungan pasukan.

Seorang Wanita Lansia Palestina Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Jenin Tepi Barat

Pasukan penjajah Israel dilaporkan membunuh seorang wanita tua Palestina dari Jenin yang dipindahkan ke rumah sakit Jenin.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;