OCHA Sebut Orang Tua di Jalur Gaza Berjuang untuk Memberi Makan Anak-Anak Mereka Lagi

Ket. Foto: Orang Tua di Gaza Kembali Berjuang untuk Memberi Makan Anak-Anak Mereka
Ket. Foto: Orang Tua di Gaza Kembali Berjuang untuk Memberi Makan Anak-Anak Mereka Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – OCHA atau badan kemanusiaan PBB menyerukan aliran pasokan segera ke Jalur Gaza.

Menurut OCHA, orang tua di Jalur Gaza kesulitan memberi makan anak-anak mereka dan rumah sakit kehabisan persediaan lagi.

“Sangat penting untuk segera membuka Jalur Gaza,” kata mereka pada tanggal 17 Maret 2025 waktu setempat.

Seorang ibu yang diidentifikasi sebagai Reem menceritakan situasinya.

Baca Juga:
Dapur Umum Terpaksa Ditutup Karena Blokade Penjajah Israel terhadap Jalur Gaza Terus Berlanjut

“Kami kehabisan makanan, air, popok untuk anak-anak, serta deterjen. Apa yang kami miliki hanya cukup untuk bertahan hidup paling lama 2 hingga 3 hari. Apa yang akan terjadi pada kami nanti?” ungkapnya.

Di sisi lain, pendudukan penjajah Israel melanjutkan agresinya terhadap Jenin dan kampnya selama 56 hari berturut-turut di tengah penghancuran, pembakaran rumah-rumah, dan pengubahan bangunan lainnya menjadi barak militer.

Sumber melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel terus mengirim bala bantuan militer ke kamp Jenin dan lingkungan sekitar di kota tersebut sejak pagi hari disertai dengan tangki air di tengah-tengah putaran pesawat tempur di atas kota tersebut.

Tank-tank pendudukan dan kendaraan lapis bajar diposisikan di sekitar kamp sementara buldozer terus meratakan jalan-jalan dan memperlebar jalan-jalan lain untuk memungkinkan masuknya kendaraan militer.

Baca Juga:
Sekelompok Penjajah Israel Menyerang Penduduk Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Suara tembakan tank terdengar di sekitar Bundaran Pulang sementara pergerakan kendaraan pendudukan dipantau di wilayah Jabriyat.

Dalam sebuah pernyataan pers, Wali Kota Jenin, Mohammad Jarrar, mengatakan jumlah orang yang mengungsi dari kamp tersebut telah meningkat menjadi 21.000 dengan 25 persen dari populasi Jenin saat ini mengungsi.

“Tingkat kerusakan yang disebabkan oleh agresi di Kota Jenin sangat besar terutama secara ekonomi dan juga terjadi peningkatan angka kemiskinan,” tuturnya.

Mamdouh Assaf menyatakan pasukan penjajah Israel telah menghancurkan 100 persen kamp Jenin, 85 persen jalan-jalan di kota itu, dan hampir 8.000 tempat usaha telah ditutup sepenuhnya.

Baca Juga:
Seorang Pemuda Palestina Terluka oleh Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Utara Yerusalem

Warga di seluruh lingkungan di kamp itu telah dipindahkan secara paksa. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Dapur Umum Terpaksa Ditutup Karena Blokade Penjajah Israel terhadap Jalur Gaza Terus Berlanjut

Blokade total penjajah Israel terhadap Jalur Gaza yang terus berlanjut menyebabkan dapur umum terpaksa ditutup.

Sekelompok Penjajah Israel Menyerang Penduduk Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Penduduk Palestina dan rumah mereka yang berada di Masafer Yatta, selatan Hebron, diserang oleh sekelompok penjajah Israel.

Seorang Pemuda Palestina Terluka oleh Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Utara Yerusalem

Tembakan pasukan penjajah Israel diketahui menyebabkan seorang pemuad Palestina di Kota Al-Ram di utara Yerusalem.

Pasukan Penjajah Israel Menahan Seorang Remaja Palestina Berusia 16 Tahun selama Penggerebekan di Sa’ir

Seorang remaja Palestina yang berusia 16 tahun ditahan oleh pasukan penjajah Israel selama penggerebekan di Kota Sa’ir.

Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Jalur Gaza Tengah

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di Jalur Gaza tengah diketahui menewaskan seorang pria warga Palestina.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;