2 Warga Palestina Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka dalam Pemboman Penjajah Israel di Barat Laut Kota Gaza

Ket. Foto: Pemboman Penjajah Israel di Sebelah Barat Laut Kota Gaza Menyebabkan 2 Warga Palestina Tewas
Ket. Foto: Pemboman Penjajah Israel di Sebelah Barat Laut Kota Gaza Menyebabkan 2 Warga Palestina Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebanyak 2 warga Palestina tewas dan yang lainnya terluka akibat pemboman penjajah Israel yang menargetkan pekerja bantuan kemanusiaan di wilayah Dinas Intelijen yang terletak di barat laut Kota Gaza.

Sumber-sumber medis menyampaikan pemboman itu menyebabkan kematian dan cedera di kalangan pekerja bantuan serta rekan-rekan mereka.

“Sementara itu, serangan terus berlanjut di Jalur Gaza di mana mereka bahkan menargetkan upaya bantuan di tengah runtuhnya sistem kemanusiaan di Jalur Gaza,” kata mereka.

Raafat Hussein al-Arja yang merupakan seorang pekerja di pusat bantuan al-Tina di sebelah barat laut Rafah tewas akibat serangan langsung terhadap pusat yang diawasinya.

Baca Juga:
Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Kota Hebron

Peningkatan ini terjadi ketika jumlah korban tewas akibat agresi penjajah Israel di Jalur Gaza telah melampaui 209.000 orang sejak agresi dimulai sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Mayoritas di antaranya adalah anak-anak dan perempuan.

Di sisi lain, sejak hari Minggu dini hari, tanggal 3 Agustus 2025, setidaknya 70 warga Palestina meninggal, termasuk dengan 37 pencari bantuan serta puluhan warga Palestina lainnya terluka dalam agresi penjajah Israel yang sedang berlangsung di wilayah Jalur Gaza.

Menurut sumber-sumber medis dan saksi mata, pasukan penjajah Israel menargetkan kelompok-kelompok warga Palestina ketika menunggu untuk menerima bantuan makanan.

Baca Juga:
Presiden Finlandia Siap Akui Palestina, Tunggu Usulan Resmi Pemerintah

Ini menyebabkan 37 orang terbunuh di berbagai daerah, termasuk dengan sedikitnya 7 orang di daerah selatan dekat dengan Khan Younis, tempat tembakan langsung dilepaskan di dekat koridor Morag yang dikuasai oleh penjajah Israel.

Sumber mengatakan jumlah korban diperkirakan meningkat karena adanya luka kritis di tengah hampir runtuhnya sistem kesehatan dan pengepungan.

Ini menyebabkan pasokan medis terhambat.

Jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah mencapai 60.389 orang dan jumlah ini masih belum lengkap karena masih banyak korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemuda Palestina Terluka oleh Peluru Tajam dalam Konfrontasi dengan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Kota Hebron

Dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel di pusat kota Hebron, seorang pemuda Palestina terluka karena peluru tajam.

Presiden Finlandia Siap Akui Palestina, Tunggu Usulan Resmi Pemerintah

Presiden Finlandia siap akui Palestina jika ada usulan resmi, sambil mengkritik serangan Israel di Gaza dan mendorong solusi dua negara.

Rumah-Rumah Palestina di Daerah Wadi Ubayyan Tenggara Bethlehem Diserang Penjajah Israel

Para penjajah Israel menyerang rumah-rumah Palestina di daerah Wadi Ubayyan yang terletak di sebelah tenggara Bethlehem.

Tembakan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan Sejumlah Wilayah Gaza Menyebabkan 30 Orang Terluka Parah

Dalam tembakan penjajah Israel yang terjadi di dekat pusat bantuan kemanusiaan di beberapa wilayah Gaza, 30 orang terluka parah.

Pasukan Penjajah Menahan Beberapa Warga Kamp Jenin saat Berusaha Kembali ke Rumah

Saat sedang berusaha untuk kembali ke rumah masing-masing, pasukan pendudukan penjajah Israel menahan sejumlah warga kamp Jenin.

Berita Terkini

wave

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.

Sodorkan Kontrak Komitmen, Candra Setiawan Bidik Kursi Ketua PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan sodorkan kontrak komitmen satu periode saat UKK calon Ketua DPC PKB Parigi Moutong. Ia bersaing ketat dengan tiga kader lain

Alarm Digital AMSI, Celah cPanel Menganga, Redaksi Diminta Audit Server Segera

AMSI ingatkan bahaya otomatisasi serangan AI pasca temuan celah cPanel. Segera update patch, aktifkan 2FA, dan audit server media Anda sekar


See All
; ;