Tembakan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan Sejumlah Wilayah Gaza Menyebabkan 30 Orang Terluka Parah

Ket. Foto: 30 Orang Terluka Parah dalam Serangan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan di Beberapa Wilayah Gaza
Ket. Foto: 30 Orang Terluka Parah dalam Serangan Penjajah Israel di Dekat Pusat Bantuan Kemanusiaan di Beberapa Wilayah Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut sumber, sejumlah warga Palestina dikabarkan tewas dan sebanyak 30 warga Palestina lainnya mengalami luka parah disebabkan tembakan penjajah Israel yang dilakukan di dekat pusat bantuan kemanusiaan di sejumlah wilayah di Jalur Gaza.

Dalam keterangannya, sumber menyampaikan banyak orang Palestina yang sedang menunggu bantuan meninggal dan yang lainnya mengalami luka-luka di dekat pusat Khan Younis, kota selatan.

Sementara itu, Rumah Sakit Lapangan Saraya yang merupakan milik Bulan Sabit Merah Palestina mengabarkan mereka menerima 30 orang yang terluka yang menunggu bantuan di wilayah barat laut Beit Lahia.

Dikutip dari situs english.wafa.ps, Beit Lahia diketahui terletak di Jalur Gaza utara.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Menahan Beberapa Warga Kamp Jenin saat Berusaha Kembali ke Rumah

“Jumlah korban tewas telah mencapai 60,” ujar sumber medis.

Menurutnya, itu adalah jumlah korban tewas akibat serangan penjajah Israel yang menargetkan pencari bantuan selama 24 jam terakhir.

Sebanyak lebih dari 195 orang lainnya terluka.

Jumlah tersebut menjadikan jumlah total orang yang terbunuh ketika mencari nafkah menjadi sebanyak 1.239 orang

Baca Juga:
UNRWA: Kelaparan di Gaza Bukan Bencana Alami, Tapi Akibat Kebijakan yang Disengaja

Lebih dari 8.152 orang lainnya mengalami luka-luka.

Di sisi lain, Kejaksaan Umum Belgia telah memutuskan untuk menyerahkan 2 tentara penjajah Israel ke ICC atau Mahkaman Kriminal Internasional atas tuduhan kejahatan perang yang dilakukan di Jalur Gaza.

Dalam keterangannya pada hari Rabu, tanggal 30 Juli 2025 waktu setempat, Kantor Kejaksaan Umum menyampaikan Yayasan Hind Rajab yang diketahui berpusat di Brussel, Belgia, telah mengajukan 2 pengaduan terhadap 2 tentara penjajah Israel yang pergi ke Kota Boom.

Tujuan mereka adalah menghadiri festival musik Tomorrowland yang diadakan pada tanggal 18 dan 19 Juli 2025.

Baca Juga:
4 Orang Tewas dalam Penembakan Penjajah Israel terhadap Warga Sipil Palestina di Kota Gaza dan Khan Younis

Menurut mereka, setelah melakukan pemeriksaan terhadap pengaduan itu, pihaknya memutuskan untuk merujuk kasus kedua tentara itu ke ICC.

Ini sejalan dengan kewajiban internasional Belgia serta untuk memastikan administrasi peradilan yang tepat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Menahan Beberapa Warga Kamp Jenin saat Berusaha Kembali ke Rumah

Saat sedang berusaha untuk kembali ke rumah masing-masing, pasukan pendudukan penjajah Israel menahan sejumlah warga kamp Jenin.

UNRWA: Kelaparan di Gaza Bukan Bencana Alami, Tapi Akibat Kebijakan yang Disengaja

UNRWA menuduh Israel dan AS menciptakan kelaparan di Gaza lewat sistem bantuan yang memprioritaskan agenda politik.

4 Orang Tewas dalam Penembakan Penjajah Israel terhadap Warga Sipil Palestina di Kota Gaza dan Khan Younis

Dalam penembakan penjajah Israel yang terjadi di Kota Gaza dan Khan Younis, sebanyak 4 warga Palestina meninggal dan yang lainnya terluka.

Otoritas Pendudukan Penjajah Israel telah Menyetujui 3 Rencana Besar untuk Koloni Ma’ale Adumim di Tanah Palestina

3 rencana besar untuk koloni Ma’ale Adumim yang dibangun di tanah Palestina telah disetujui oleh otoritas penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Menahan 14 Pekerja Palestina di Kawasan Jabal al-Mukaber Yerusalem Timur

Sebanyak 14 pekerja Palestina di kawasan Jabal al-Mukaber yang terletak di Yerusalem Timur ditahan pasukan pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;