Menteri Luar Negeri Mengkonfirmasi Terdapat 4 Orang WNI Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi Turki

<p>Ket. Foto: Menteri Luar Negeri Mengkonfirmasi Terdapat 4 Orang WNI Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi Turki (Foto/Pinterest)</p>
Ket. Foto: Menteri Luar Negeri Mengkonfirmasi Terdapat 4 Orang WNI Meninggal Dunia Akibat Gempa Bumi Turki (Foto/Pinterest)

Internasional, gemasulawesi – Pada hari Senin, pada tanggal 20 Februari 2023 Menteri Luar Negeri mengkonfirmasikan terdapat orang WNI meninggal dunia akibat gempa bumi Turki tepatnya Provinsi Gaziantep.

Menteri Luar Negeri mengkonfirmasi terdapat 4 orang WNI meninggal dunia akibat gempa bumi Turki bernama Retno Mursadi.

Menteri Luar Negeri mengkonfirmasi terdapat 4 orang WNI meninggal dunia akibat gempa bumi Turki tersebut sudah teridentifikasi secara keseluruhan.

Baca: Kasus Ijazah Palsu Parimo, Polda Sulteng Tetapkan Anleg Wayan Tersangka

Saat itu Menteri Luar Negeri Retno Mursadi sedang berada di sebuah Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta pada hari Senin, 20 Februari 2023.

Menteri Luar Negeri Retno Mursadi juga menjelaskan secara rinci namun singkat bahwa dua korban sebelumnya yang ditemukan pertama kali adalah seorang ibu dan anak.

Kedua korban yang merupakan seorang ibu dan anak yang meninggal dunia ini kemudian dimakamkan bersama dengan makam suaminya sendiri di Turki.

Baca: DPRD Parigi Moutong Desak UNDP Selesaikan Pekerjaan 7 Sekolah

Suami atau ayah dari korban gempa bumi Turki ini merupakan warga negara Turki.

Kemudian Menteri Luar Negeri Retno Mursadi juga mengatakan terdapat dua korban lagi yang telah meninggal dunia akibat gempa bumi Turki akibat tertimbun reruntuhan bangunan apartemen.

Dua korban gempa bumi yang meninggal dunia akibat gempa bumi Turki ini ditemukan oleh Tim Disaster Victim Identification atau disingkat DVI.

Baca: KPAI Minta Pemerintah Memvaksin Sedikitnya 70 Persen Populasi Sekolah

Identitas dua korban gempa bumi yang meninggal dunia terakhir ini diketahui merupakan perempuan.

Korban yang meninggal dunia itu bernama Ni Wayan Supini yang merupakan warga Bali usianya 45 tahun.

Kemudian korban perempuan yang meninggal dunia tersebut bernama Irma Lestari berusia 33 tahun.

Baca: Terpilih, I Wayan Sugita Ikrarkan Wujudkan Visi Misi

Upaya untuk mencari korban jiwa atas nama Irma Lestari serta Ni Wayan Supini ini sudah dilakukan sealam 2 minggu yang lalu ketika gempa bumi Turki terjadi pada 6 Februari 2023 lalu.

Kedua korban bernama Irma Lestari dan Ni Wayan ini ketika ditemukan oleh Tim DVI sudah tidak bernyawa di antara puing-puing bangunan apartemen yang sudah runtuh.

Irma Lestari dan Ni Wayan Supini saat ditemukan sudah meninggal dunia di bawah reruntuhan sebuah gedung apartemen bernama Galeria di kota bernama Dyarbakir.

Baca: Disdikbud Sulawesi Tengah: Pentingnya Melestarikan Kearifan Lokal

Menteri Luar Negeri Retno Mursadi juga menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas dua korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi Turki tersebut.

Profesi yang sedang ditekuni oleh Irma Lestari dan Ni Wayan Supini sampai membawa mereka ke Turki sebagai terapis spa.

Irma Lestari dan Ni Wayan Supini saat ini sedang dijadwalkan untuk diterbangkan ke Indonesia pada tanggal 22 Februari 2023. (*/Wulandari)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Blinken Bertemu Dengan Diplomat China Setelah AS Menembak Jatuh Balon China

Internasional, gemasulawesi &#8211; Antony Blinken, menteri luar negeri AS, bertemu dengan diplomat China, Wang Yi, pada hari Sabtu di Munich dalam kontak tingkat senior pertama antara kedua negara sejak militer Amerika menembak jatuh balon mata-mata China yang dicurigai di lepas pantai Carolina Selatan pada 4 Februari. Dalam sebuah tweet pada hari Sabtu, Blinken mengatakan, &#8220;Baru [&hellip;]

Setidaknya 39 Migran Tewas Dalam Kecelakaan Bus Panama Setelah Melintasi Darién Gap

Internasional, gemasulawesi &#8211; Setidaknya 39 migran telah tewas dalam kecelakaan bus yang mengerikan di Panama setelah melakukan perjalanan selama berhari-hari melalui hutan selatan negara Amerika Tengah itu dalam perjalanan mereka menuju kehidupan baru di AS. Kecelakaan itu terjadi pada dini hari Jum’at ketika konvoi bus melakukan perjalanan dari perbatasan Panama dengan Kolombia menuju pusat penerimaan [&hellip;]

Lebih Dari 100 Anak Dipekerjakan Secara Ilegal Oleh Perusahaan Pembersih Rumah di AS

Internasional, gemasulawesi &#8211; Lebih dari 100 anak telah ditemukan dipekerjakan secara ilegal oleh perusahaan pembersih rumah di seluruh negeri, kata otoritas federal. Departemen Tenaga Kerja mengumumkan bahwa penyelidikan federal menemukan Packers Sanitation Services Inc (PSSI) yang berbasis di Wisconsin mempekerjakan setidaknya 102 anak, mulai dari 13 hingga 17 tahun, untuk bekerja shift semalam di 13 [&hellip;]

Kerusuhan Meletus di Nigeria Karena Kebijakan Bank Menyebabkan Kelangkaan Uang Tunai

Internasional, gemasulawesi &#8211; Perusuh telah menyerang ATM bank dan memblokir jalan di tiga kota Nigeria ketika kemarahan tumpah di jalan-jalan karena kelangkaan uang tunai, hanya beberapa hari sebelum pemilihan umum negara itu. Nigeria telah berjuang dengan kekurangan uang tunai fisik sejak bank sentral mulai menukar tagihan lama mata uang naira lokal dengan yang baru, yang [&hellip;]

Italia Menghadapi Satu Tahun Lagi Kekeringan Parah Setelah Sedikit Hujan Musim Dingin Atau Salju

Internasional, gemasulawesi &#8211; Sungai dan danau Italia menghadapi satu tahun lagi kekeringan parah setelah musim dingin dengan sedikit hujan dan salju, meningkatkan kekhawatiran akan implikasinya terhadap pertanian, tenaga air, dan akses ke air minum. Wilayah Po yang luas sungai terpanjang di negara itu yang menyuburkan beberapa wilayah utara dan tengah sudah kering, sementara permukaan air [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;