Teror Pembusuran di Salah Satu Jalan di Makassar Memakan Korban

<p>Ket. Foto: Ilustrasi/Pixabay</p>
Ket. Foto: Ilustrasi/Pixabay

Sulawesi Selatan, Gemasulawesi – Teror pembusuran di Makassar yang dilakukan oleh sekelompok remaja di Jl Abdullah Dg Sirua, Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 28 November 2022. Memakan korban jiwa seorang anak laki -laki.

Kronologi pembusuran dan penyerangan ini diceritakan oleh akun @Arsy Citron melalui Derect Massage (DM) ke akun Instagram lambe_turah_Makassar. DM itu kemudian di screnshoot dan diunggah.

Diketahui anak laki – laki tersebut baru saja pulang dari rumah temannya. Dia bersama keenam temanya melintasi jalan Abdullah Dg Sirua.

“Anak – anak ini kemudian singgah untuk membeli rokok di salah satu warung di sekitar Abdesir,” terang akun @Arsy Citron .

Baca: Sekelompok Pemuda di Makassar Serang Pengendara Menggunakan Busur

Lanjutnuya, tiba – tiba saja beberapa gerombolan anak motor-motor kurang lebih 18 orang menyerang secara membabi buta terhadap anak tersebut dan juga teman – temannya.

Teman – teman dari anak itu behasil kabur menyelamatkan diri. Tidak hanya mengalami luka busur anak ini juga diserang menggunakan parang.

“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit Hermina di Jl Toddopuli. Akan tetapi pihak rumah sakit mengatakan untuk pengangkatan anak busur harus dilakukan operasi,” terangnya .

@Arsy Citron menyebutkan, bila keluarga korban pembusuran tidak memiliki cukup biaya. Anak ini kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin.

Baca: Puluhan Ribu Warga Makassar Ikuti Gerak Jalan Sulsel Anti Mager

Namun pihak Rumah Sakit Wahidin juga mengatakan, mesti ada pembayaran diawal sebelum tindakan oprasi.

“Semalam sampai sekarang “anak busur” ini masih tertancap di lutut. Sebagai informasi tambahan: kalau anak busur ini memiliki racun,” ujarnya.

Akun @Arsy Citron menerangkan, karena tidak memiliki biaya, sehingga pihak keluarga akan membawanya pulang dan menjalani perawatan ala kadarnya di rumah.

Akun @Arsy Citron berharap akan ada yang membantu anak tersebut, agar mampu menjalani perawatan yang intensif.

“Atas dasar terkendala biaya inilah maka saya berinisiatif untuk membuatkan postingan ini. Selain itu, saya juga yakin kalau masih banyak orang baik di kota ini. Setidaknya di kota ini,” tuturnya. (*/NRU)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Perumahan Guru SMA Negeri 1 Distrik Ilaga Hangus Dibakar KKB

Perumahan guru SMA Negeri 1 Distrik Ilaga hangus terbakar akibat ulah dari kelompok teroris KKB Papua, pada Jumat 13 Mei 2022 malam

KKB Papua Kembali Buat Aksi Keributan Kini Seorang Supir Jadi Korban

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kembali membuat aksi keributan di Kabupaten Puncak, Papua, seorang supir.

Beredar Video Viral Pria Menginjak Al Quran di Tangkap, MUI Apresiasi

Beredar sebuah video yang viral menayangkan seorang pria asal Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang sedang menginjak Kitab Suci Umat Islam Al Quran.

Polisi Selidiki Aliran Dana Pinjol Ilegal Libatkan WN China di Kalsel

Kepolisian  lakukan penyelidikan aliran dana kasus pinjaman online atau Pinjol ilegal, libatkan Warga Negara Asing asal China berinisial SM.

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Sulawesi Utara, Tiga Masih Dikejar

Tim Resmob Polres Minahasa Utara menangkap pria berinisial SM (46) warga Batuputih Bawah, Ranowulu, Kota Bitung, pengedar uang palsu.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;