Monster of the Racetrack: Keunggulan Tersembunyi Ducati Panigale V4 R, Motor Tak Terkalahkan Juara Dunia WSBK

<p>Ducati Panigale V4 R, motor juara dunia WSBK yang misterius  ( Foto/Ducati) </p>
Ducati Panigale V4 R, motor juara dunia WSBK yang misterius ( Foto/Ducati)

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Ducati Panigale V4 R, motor juara dunia WSBK yang misterius ini, menyimpan keunggulan yang tak terlihat oleh mata biasa.

Bautista meraih keunggulan mutlak dan menjadi juara dunia WSBK untuk Ducati tahun ini.

Baca Juga : Harley-Davidson CVO Street Glide 121: Menyuguhkan Touring Klasik dengan Fitur Kekinian yang Tak Terduga

Ducati, setelah sepuluh tahun berlalu, kembali mempersembahkan mahkota juara dunia WSBK, menorehkan prestasi yang langka sejak tahun 2011 lewat jasa pembalap asal Spanyol, Carlos Checa.

Bautista meraih keunggulan tak terbantahkan dan mengukuhkan supremasi Ducati Panigale V4 R di panggung dunia.

Baca Juga : XCR 250R: Memadukan Kekuatan Harley Davidson dan Efisiensi Honda BeAT untuk Sensasi Berkendara Tak Terlupakan

Dalam pertarungan sengit, ia menghadapi tantangan dari Yamaha YZF-R1 dan Kawasaki Ninja ZX-10RR, tetapi berhasil menaklukkan kedua rivalnya dengan gemilang.

Prestasi ini juga menjadi bukti nyata Ducati masih menjadi kekuatan yang tangguh dalam dunia balap, tidak hanya di MotoGP di mana mereka terakhir kali meraih gelar pada tahun 2007, tetapi juga di ajang WSBK yang penuh dengan persaingan ketat.

Baca Juga : Punya Darah Multirasial, Harley-Davidson X500 Siap Menerjang Jalan Raya dengan Harga Terjangkau

Ducati Panigale V4 R mengusung mesin berkekuatan 955 cc yang menarik perhatian dengan konfigurasi Desmodromic, 4 katup per silinder, mesin 4 langkah berkonfigurasi L-twin 90° yang memukau.

Dengan perbandingan diameter x langkah sebesar 100 mm x 60,8 mm, mesin ini mampu menghasilkan tenaga puncak yang mengesankan sebesar 240,5 Tk pada putaran mesin 16.500 rpm yang begitu tinggi.

Baca Juga : Ini Dia Spek Moge Listrik Harley Davidson LiveWire yang Dijual Seharga Toyota bZ4X

Menggambarkan keganasan motor ini, kecepatan maksimum yang bisa dicapai adalah mencapai 270 kpj.

Tidak hanya itu, Ducati Panigale V4 R juga dibekali dengan transmisi manual 6-percepatan yang memperkuat pengalaman berkendara yang sesungguhnya.

Sistem pengereman pada Ducati V4 R juga menawarkan performa luar biasa.

Baca Juga : Sayang Anak! Keeway EV Mini X Diluncurkan di PEVS 2023, Motor Trail Mini Listrik Cuma Rp15 Jutaan

Dibekali dengan rem depan Brembo radial Kaliper dan cakram semi-floating berukuran 320 mm, serta sistem pengereman belakang dengan radial Kaliper dan cakram berukuran 245 mm, motor ini dapat memberikan keandalan pengereman yang tak tertandingi.

Ducati telah menggabungkan teknologi rem yang canggih ini untuk memberikan kendali optimal kepada para pengendara yang menginginkan pengalaman berkendara yang aman dan menarik.

Ducati Panigale V4 R juga menampilkan profil ban yang impresif.

Menghadirkan keandalan di bagian depan, menggunakan ban Pirelli Diablo Rosso Corsa II berdimensi 120/70-R17, sementara bagian belakang dipercayakan pada ban Pirelli Diablo Rosso Corsa II berukuran 180/60-R17.

Dengan kombinasi ban ini, motor ini siap memberikan traksi yang luar biasa dan stabilitas yang optimal di berbagai kondisi jalan.

Untuk menangani suspensi, Ducati Panigale V4 R menggunakan garpu depan upside-down Showa berukuran 43 mm yang menawarkan kekakuan dan respons yang luar biasa.

Di bagian belakang, motor ini dilengkapi dengan lengan ayun tunggal aluminium dan peredam kejut Sachs.

Kombinasi ini memberikan keseimbangan yang sempurna antara kenyamanan dan kestabilan, serta keandalan dalam menangani berbagai jenis permukaan jalan.

Ducati Panigale V4 R menampilkan dimensi yang mencakup panjang keseluruhan sekitar 2.090 mm, lebar sekitar 760 mm, dan jarak sumbu roda sekitar 1.436 mm.

Dalam hal struktur, motor ini mengadopsi rangka tipe monokok yang terbuat dari bahan aluminium ringan, mengutamakan kekuatan dan bobot yang optimal.

Rangka ini dirancang dengan presisi untuk memberikan kekakuan yang optimal dan pengendalian yang tajam, sambil menjaga berat motor tetap ringan untuk meningkatkan performa secara keseluruhan. (*/YN) 

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

...

Artikel Terkait

wave

Menemukan Keajaiban Alam di Tumpak Pare: Nikmati Pesona Alam Ponorogo dari Atas Ketinggian

Berikut merupakan pesona dari Tumpak Pare yang ada di Ponorogo, wisata ini tidak pernah sepi oleh pengunjung.

Yuk Intip Resep Udang dengan Madu dan Cabai yang Menggugah Selera Berikut Ini

Perpaduan antara rasa nikmat udang, manisnya madu dan pedasnya cabai memberikan kenikmatan yang susah dilupakan seperti resep berikut.

Brownies Kukus Coklat Pandan Camilan Enak dan Bergizi, Yuk Pelajari Resepnya

Kupas Tuntas, gemasulawesi &#8211; Berikut adalah resep Brownies Kukus Coklat Pandan yang dapat anda coba sebagai alternatif camilan di berbagai suasana. Bahan yang diperlukan adalah dua ratus gram tepung terigu, lima puluh gram bubuk coklat, dan seratus lima puluh gram gula pasir.  Seratus lima puluh mililiter air, tiga butir telur, seratus gram mentega cair, satu [&hellip;]

Jadikan Makan Kamu Semakin Lezat Dengan Resep Ayam Goreng Madu Berikut

Jadikan makan kamu semakin nikmat dan lahap ditemani dengan resep ayam goreng madu yang super sederhana seperti berikut.

Teaser Drama Korea My Perfect Stranger Episode 8: Tak Disangka, Ternyata Baek Yu Seop yang Menjadi Tersangka

Inilah Teaser Drama Korea My Perfect Stranger Episode 8, Apakah benar Baek yu seop seorang pembunuh yang Harus anda Simak di bawah ini

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;