Kupas Tuntas, gemasulawesi – Pulau Tidung adalah sebuah permata kecil yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu bagian selatan, telah menarik perhatian ribuan pengunjung dari seluruh penjuru dunia.
Disebut sebagai primadona wisata di kawasan Pulau Seribu, Pulau Tidung memiliki daya tarik unik yang tak tertandingi.
Salah satu yang menjadi ciri khas dari Pulau Tidung ini adalah jembatan yang mempesona, menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil, jembatan yang penuh makna dan dijuluki sebagai Jembatan Cinta.
Kisah di balik pembangunan Jembatan Cinta menjadi sesuatu yang menarik untuk disimak.
Dahulu, Pulau Tidung terdiri dari dua pulau terpisah, dihuni oleh masyarakat nelayan yang hidup sederhana.
Kehidupan mereka didominasi oleh lautan yang mengelilingi pulau-pulau mereka, dan kecintaan mereka terhadap laut dan alam sekitar sangat mendalam.
Baca juga: Menapaki Pasir Putih di Wisata Pantai Panjang Bengkulu, Begitu Memanjakan Mata!
Namun, aksesibilitas antara kedua pulau menjadi kendala utama bagi masyarakat Tidung, terutama dalam menjalin hubungan sosial dan ekonomi.
Hal ini kemudian memunculkan gagasan luar biasa untuk menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil dengan jembatan yang unik.
Ide tersebut tidak hanya akan memberikan kemudahan akses bagi warga pulau, tetapi juga membuka pintu bagi dunia luar untuk menyaksikan kecantikan alam yang luar biasa di Pulau Tidung.
Baca juga: Meneropong Keindahan Wisata Bukit Kandis Bengkulu, Destinasi dengan Batu Raksasa yang Menakjubkan!
Dengan dukungan penuh dari pemerintah setempat dan masyarakat, pembangunan Jembatan Cinta pun dimulai.
Proses pembangunan jembatan ini memerlukan tekad dan kerja keras dari masyarakat setempat.
Bahan-bahan bangunan, seperti kayu, batu dan material alami lainnya, dipilih dengan cermat agar jembatan dapat menyatu secara harmonis dengan lingkungan sekitar.
Baca juga: Refreshing di Deru Air Sentul Bogor, Wisata Keluarga dengan Fasilitas Sungai Jernihnya!
Seiring berjalannya waktu, Jembatan Cinta mulai terbentang megah di atas perairan biru yang membelah Pulau Tidung Besar dan Kecil.
Panjang jembatan yang mencapai beberapa ratus meter ini, memberikan pemandangan spektakuler bagi setiap orang yang berjalan di atasnya.
Pesona laut yang biru dan keajaiban alam yang memukau menjadi hadiah luar biasa bagi para pengunjung.
Baca juga: Refreshing di Deru Air Sentul Bogor, Wisata Keluarga dengan Fasilitas Sungai Jernihnya!
Ketika matahari mulai merunduk di ufuk barat, suasana di Jembatan Cinta menjadi lebih romantis.
Matahari terbenam yang sangat indah menciptakan siluet memukau di langit senja dan warna-warni langit yang memukau mencerminkan diri dalam perairan tenang di bawah jembatan.
Tidak heran jika banyak pasangan yang memilih Jembatan Cinta sebagai destinasi romantis untuk menikmati momen bahagia bersama, sekaligus menyaksikan keindahan alam yang memukau.
Baca juga: Refreshing di Deru Air Sentul Bogor, Wisata Keluarga dengan Fasilitas Sungai Jernihnya!
Tidak hanya Jembatan Cinta, Pulau Tidung menyimpan pesona alam yang tak tergambarkan dengan kata-kata.
Pantai-pantainya yang berpasir putih dan air laut yang jernih memikat setiap mata yang memandang. Keindahan bawah lautnya juga tak tertandingi, menjadikan Pulau Tidung sebagai surga bagi para penyelam dan pecinta snorkeling.
Terumbu karang yang indah dan kehidupan laut yang beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi keindahan bawah laut Pulau Tidung. (*/Riski Endah Setyawati)
Editor: Muhammad Azmi Mursalim
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News