Dyson Baru Saja Meluncurkan Penyedot Debu Genggam Baru yang Canggih: Inilah Informasi yang Telah Diketahui Sejauh Ini

Dyson Car+Boat
Dyson Car+Boat Source: Foto/Instagram/@dyson_anz

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Dyson telah menguasai pasar penyedot debu, dan sekarang, merek tersebut telah meluncurkan penyedot debu genggam baru yang disebut Car+Boat.

Sesuai dengan namanya, produk ini tampaknya dibuat Dyson untuk pemilik kapal dan mobil.

Ada begitu banyak keuntungan dari penyedot debu genggam, terutama dalam hal membersihkan bagian luar rumah anda.

Produk ini ringan, ringkas, dan dapat membersihkan kekacauan dengan cepat, jadi mudah dibawa kemana-mana dalam perjalanan darat maupun air.

Jadi, apa yang ditawarkan Car+Boat ke pasar penyedot debu genggam yang belum ada?

Alat ini dilengkapi dengan berbagai fitur dan juga menawarkan beberapa spesifikasi yang cukup mengesankan.

Dilansir dari Tom’s Guide, alat ini lebih bertenaga daripada penyedot debu genggam lain yang tersedia saat ini dan juga memiliki daya tahan baterai terbaik hingga 50 menit.

Dengan sistem penyaringan yang canggih, alat ini dilaporkan dapat menangkap 99,99 persen partikel di rumah kita, termasuk semua debu yang mengintai.

Selain itu, jika alat genggam kecil masih belum cukup untuk menjangkau tempat-tempat yang sulit dijangkau, alat ini memiliki alat bermotor mini yang akan membersihkan kotoran dan rambut yang membandel.

Ada juga sikat 2-in-1 dan alat dengan nosel lebar, serta alat untuk membersihkan celah, untuk semua remah-remah yang jatuh ke lantai atau di celah-celah jok mobil anda.

Apakah kita membutuhkannya?

Semua itu benar-benar tergantung pada apa yang anda cari dari sebuah penyedot debu.

Contohnya, dari segi harga, Dyson V11 Advanced seharga 469,99 Dolar di Dyson, yang berarti hampir 200 Doar lebih mahal daripada Car+Boat yang seharga 279,99 Dolar.

Namun, alat ini juga dilengkapi dengan enam alat dan sikat tambahan, lebih banyak daripada Car+Boat, dan alat ini dapat bertahan hingga 30 menit.

Pada akhirnya, semuanya kembali pada apa yang benar-benar anda inginkan dan butuhkan dalam sebuah penyedot debu.

Namun, jika anda mencari sesuatu yang kecil namun tangguh, dan dengan harga yang relatif terjangkau, maka versi penyedot debu nirkabel yang lebih kecil ini bisa jadi jawabannya. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Pengguna Mac dan iPhone Harus Hati-hati! Prosesor Apple Dapat Dieksploitasi untuk Mencuri Informasi Sensitif

Peneliti menemukan kerentanan baru pada produk Apple, lebih tepatnya pada chip atau prosesornya, yang bisa dimanfaatkan untuk mencuri inform

Unik dan Menarik! Xiaomi dan Sony Akan Meluncurkan Alat Pelacak Kebugaran Bertema PlayStation

Sony dan Xiaomi menghadirkan pelacak kebugaran baru bertema PlayStation, dengan desain menrik dan spesifikasi mirip Smart Band 9 Pro

Mari Mengenal DeepSeek, Model AI Baru Buatan Tiongkok, Pesaing Besar bagi ChatGPT dan Alat Sejenisnya

Ada model AI baru buatan Tiongkok yang belakangan ini sedang populer, disebut DeepSeek, dan inilah semua informasi tentangnya

Microsoft Edge akan Segera Melindungi Anda dari Penipuan Menakutkan Ini yang Bahkan Tidak Dapat Dilakukan Chrome

Microsoft Edge akan menghadirkan fitur pemblokir scareware, penipuan mengelabui pengguna agar memberikan informasi pribadi atau keuangan

Meta Quest 4 dan Penerus Quest Pro Diperkirakan Akan Segera Hadir: Inilah yang Diketahui Sejauh Ini

Meta dikabarkan akan menghadirkan dua headset VR di masa mendatang, yakni Meta Quest 4 dan "penerus" dari Quest Pro

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;